
ANALISANEWS.ID
KABUPATEN BANDUNG,– Program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Rescue Pelatihan Peningkatan Kapasitas Relawan Angkatan 1 Tahun 2026 resmi berakhir. Kegiatan yang diinisiasi oleh Disaster Response Project (DRP) Rescue bekerja sama dengan Kampung Bamboo ini ditutup secara khidmat pada Minggu (05/04/2026) di kawasan Kampung Bamboo, Cimenyan, Kabupaten Bandung.
Pendidikan Gratis Tanpa Batasan Biaya
Salah satu poin penting dalam pelaksanaan diklat yang berlangsung selama kurang lebih tiga bulan ini adalah aksesibilitasnya bagi para relawan. Seluruh rangkaian pelatihan diselenggarakan secara gratis tanpa dipungut biaya sedikitpun bagi para peserta.
Meskipun dilaksanakan tanpa membebani peserta, panitia menegaskan bahwa keterbatasan biaya bukan menjadi penghalang untuk memberikan pelatihan yang berkualitas. Semangat kolaborasi antar-lembaga menjadi mesin utama yang menggerakkan kegiatan ini hingga selesai dengan sukses.

Melahirkan Relawan Kompeten dan Terampil
Ketua Pelaksana kegiatan, Ade Kumbang, menekankan bahwa urgensi diklat ini adalah untuk mencetak relawan yang memiliki standar teknis tinggi. Menurutnya, niat baik saja tidak cukup dalam menghadapi situasi darurat yang kompleks.
”Relawan hari ini tidak cukup hanya niat baik. Mereka harus terlatih, paham prosedur, dan siap menghadapi berbagai kondisi darurat di lapangan,” ujar sosok yang akrab disapa Kang Ade tersebut.
Materi yang diberikan meliputi Water Rescue, Penanganan korban longsor, rescue kebakaran, vertical rescue, penanganan reruntuhan (tembok dan pohon tumbang), hingga animal rescue.
Apresiasi untuk Dukungan Sponsor dan Yayasan
Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak. Panitia menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pendukung utama yang memungkinkan pelatihan ini berjalan lancar:
- Yayasan DRP
- Yayasan Little Project
- Kampung Bamboo
- Seluruh jajaran sponsor pendukung

Ketua Umum DRP, Raden Rizki Rukhiyat, menegaskan bahwa sinergi inilah yang membangun ekosistem relawan yang kuat. “Kami ingin menciptakan relawan yang berkualitas dan siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan,” tegasnya.

Kolaborasi Lintas Lembaga
Kegiatan ini turut didukung oleh instruktur berpengalaman dari BPBD Provinsi Jawa Barat, Vertical Rescue Indonesia, Dinas Kesehatan, serta praktisi penyelamatan hewan (Mas Uki).
Acara penutupan juga dihadiri oleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Jabar, Teten Ali Mulku Engkun, serta tokoh budaya Abah Alam dan Abah Soma, yang menunjukkan dukungan kuat terhadap penguatan kapasitas relawan di tingkat daerah Jawa Barat.

Kesan Peserta: Menambah Saudara di Medan Latihan
Oceu, salah satu peserta dari regu Rajawali Arutala, mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga. Ia menyoroti kebersamaan antarunsur yang awalnya tidak saling kenal hingga menjadi keluarga baru.
”Suasana pada acara puncak sangat seru, suka dan duka tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Terima kasih untuk seluruh pemateri dan yayasan pendukung atas terselenggaranya kegiatan ini,” pungkas Oceu.
Dengan berakhirnya angkatan pertama ini, DRP Rescue dan Kampung Bamboo berkomitmen untuk terus melanjutkan program serupa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana.**
Ipung

























