Kepala BKPSDM Aceh Tenggara Buka Suara Soal Isu PPPK Paruh Waktu “Siluman”, Minta Bukti Disampaikan Secara Resmi

ANALISA NEWS

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:59 WIB

50114 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Aceh Tenggara, Syafaruddin, angkat bicara terkait isu yang beredar mengenai dugaan adanya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang disebut-sebut sebagai “siluman” atau tidak memenuhi ketentuan administrasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Syafaruddin saat dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya, Selasa (02/06/2026).

Menurutnya, BKPSDM tidak mempermasalahkan adanya kritik, masukan, maupun laporan dari masyarakat terkait dugaan pelanggaran dalam proses pengangkatan PPPK Paruh Waktu. Namun, ia menegaskan bahwa setiap tudingan harus disertai bukti yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami pada prinsipnya tidak ada masalah jika ada pihak yang menyampaikan adanya PPPK yang dianggap bodong atau tidak sesuai aturan. Namun kami berharap hal tersebut juga dibuktikan dengan data dan fakta yang valid, serta disampaikan kepada BKPSDM agar dapat ditindaklanjuti,” ujar Syafaruddin.

Syafaruddin menjelaskan, apabila terdapat laporan yang disertai bukti autentik, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara melalui BKPSDM siap melakukan investigasi internal untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Menurutnya, setiap laporan harus didasarkan pada bukti yang kuat dan dapat diverifikasi, bukan sekadar asumsi atau tuduhan tanpa dasar.

“Jika ada bukti yang cukup, tentu akan kami tindak lanjuti. Bupati dapat memerintahkan tim untuk melakukan investigasi internal guna memastikan apakah laporan tersebut benar atau tidak. Yang kami perlukan adalah bukti yang autentik dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar setiap pihak mengedepankan prinsip tabayun atau klarifikasi sebelum menyebarluaskan informasi yang berpotensi menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Syafaruddin menilai tudingan yang tidak disertai bukti berpotensi menimbulkan fitnah dan menciptakan suasana kerja yang kurang kondusif di lingkungan pemerintahan.

Menurutnya, kritik yang membangun sangat dibutuhkan, namun harus dilakukan secara objektif dan berdasarkan fakta.

“Kalau memang ada permasalahan, silakan tunjukkan datanya. Jangan sampai muncul tuduhan tanpa bukti yang jelas. Karena jika terus-menerus ada tudingan yang tidak berdasar, tentu akan menimbulkan keresahan dan mengganggu kinerja,” ujarnya.

Syafaruddin juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang selama ini berperan dalam memberikan informasi serta membantu meluruskan berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama mendukung jalannya pemerintahan dengan menyampaikan kritik dan masukan secara konstruktif.

“Kami mengapresiasi rekan-rekan media dan LSM yang ikut membantu memberikan informasi yang objektif kepada masyarakat. Jika ada hal yang dianggap kurang tepat dalam penyelenggaraan pemerintahan, mari disampaikan secara baik-baik dan berdasarkan data yang valid,” katanya.

Lebih lanjut, Syafaruddin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengutamakan kepentingan umum dibanding kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

Ia menegaskan bahwa BKPSDM terbuka terhadap berbagai masukan dan siap menerima kritik yang bertujuan untuk perbaikan pelayanan publik.

“Pada intinya kami terbuka. Jika ada hal-hal yang dianggap belum sesuai dengan aturan, mari kita komunikasikan bersama demi kepentingan masyarakat. Kami berharap seluruh pihak dapat terus mendukung jalannya pemerintahan demi kemajuan Aceh Tenggara,” pungkasnya(EDY GAYO)

Berita Terkait

Ada Apa dengan Kematian Cepat Ishak Alias Ical Setelah Diamankan Tim Gabungan Lapas dan Polres, Standar Penanganan Medisnya Dipertanyakan
Polisi Bersama Masyarakat, Polres Aceh Tenggara Sentuh Hati Penghuni Rutan Lewat Siraman Rohani
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Seorang Perempuan dengan 34 Paket Sabu
Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas, Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Sambangi Masyarakat Desa Pulonas
HUT Golkar ke-62, Ketua DPD II Aceh Tenggara Sebut, Golkar Harus Dirasakan Masyarakat
Kapolres Aceh Tenggara diwakili oleh Wakapolres Bersama Forkopimda Hadiri Pelantikan Pengurus Cabang PGRI Periode 2024–2029
BUPATI ACEH TENGGARA LANTIK 16 KETUA CABANG PGRI PERIODE 2024–2029, DORONG PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN
Sambut Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Aceh Tenggara Gelar Donor Darah

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:37 WIB

Doni Pa’cek (MPC) PP Tewas Ditembak Ditempat Di Tanjung Morawa Istri Korban Minta Polisi Segera Bertindak Dan Pelaku Dihukum Setimpal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Response Cepat Aduan Masyarakat: Kapolresta Deli Serdang Tingkatkan Patroli Pasca Sikat Aksi Balap Liar di Jalur Bandara Kualanamu kecamatan batang kuis.

Senin, 28 September 2026 - 18:18 WIB

Melodi Azan Merdu M. Atta, Murid Bidayatul Hidayah Deli Serdang, Pikat Perhatian Tokoh masyarakat dan Media

Senin, 28 September 2026 - 18:16 WIB

Yayasan Bidayatul Hidayah Komitmen Cetak Generasi Qur’ani: Rutinitas Praktik Sholat Murid Kelas 4, 5, dan 6 Jadi Teladan

Kamis, 24 September 2026 - 18:31 WIB

Yonif TP 852/ABY Bersama Puskesmas Batang Kuis Wujudkan Generasi Sehat

Selasa, 22 September 2026 - 19:32 WIB

Satukan Langkah, Eratkan Kebersamaan untuk Negeri, Yonif TP 852/ABY Bersama Insan Pers

Senin, 21 September 2026 - 21:38 WIB

Gawat! Janji Tinggal Janji, Jalan Rusak Parah di Dusun 5 Lorong Pertiwi Desa Kolam Tak Kunjung Diperbaiki Sejak 2020 Hingga 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Karang Taruna Buntu Bedimbar Jadi yang Terdepan untuk Penggerak Gebyar AKBAR HUT RI ke 81

Berita Terbaru