XTC Sexyroad Indonesia DPC Kabupaten Bekasi Gelar Aksi di Depan Pemkab, Soroti Kinerja DLH

REDAKSI PROV. JAWA BARAT

- Redaksi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:37 WIB

50181 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

XTC Sexyroad Indonesia DPC Kabupaten Bekasi Gelar Aksi di Depan Pemkab, Soroti Kinerja DLH

Bekasi – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) XTC Sexyroad Indonesia Kabupaten Bekasi yang di komandoi langsung oleh Ketua Gilang Kardinan, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait dugaan persoalan lingkungan hidup dan tata kelola administrasi di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi.

Koordinator aksi, Wawan Hermawan, mengaku kecewa terhadap surat balasan yang diterima organisasinya atas permintaan klarifikasi mengenai penggunaan anggaran BBM Tahun Anggaran 2025. Menurutnya, surat tersebut tidak memenuhi kelengkapan administrasi karena pada dokumen yang diterima tidak terlihat adanya tanda tangan pejabat yang berwenang maupun stempel resmi instansi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat kecewa. Surat yang kami terima tidak terlihat adanya tanda tangan maupun stempel resmi. Sebagai instansi pemerintah, seharusnya surat resmi memenuhi kaidah administrasi sehingga tidak menimbulkan pertanyaan di masyarakat,” ujar Wawan.

Selain menyoroti persoalan administrasi, massa aksi juga menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi lingkungan di Kabupaten Bekasi. Menurut Wawan, masih terdapat pencemaran di sejumlah aliran sungai yang diduga berasal dari aktivitas perusahaan, namun penanganannya dinilai belum optimal.

“Kami menilai masih banyak dugaan perusahaan yang melakukan pencemaran lingkungan, khususnya di aliran sungai, namun belum ditindak secara tegas. Kondisi ini menimbulkan kesan seolah-olah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi tutup mata terhadap dugaan pelanggaran yang terjadi. Kami meminta adanya penegakan hukum yang transparan dan tidak tebang pilih,” tegasnya.

Dalam orasinya, DPC XTC Sexyroad Indonesia Kabupaten Bekasi juga mendesak Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi.

“Kami meminta Plt. Bupati Bekasi segera mengambil langkah tegas dengan mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Apabila berdasarkan hasil evaluasi ditemukan adanya kelalaian atau ketidakmampuan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, kami mendesak agar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dicopot dari jabatannya demi perbaikan tata kelola lingkungan di Kabupaten Bekasi,” ujar Wawan.

DPC XTC Sexyroad Indonesia Kabupaten Bekasi menyatakan akan terus mengawal berbagai persoalan lingkungan hidup dan mendorong pemerintah daerah agar meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan yang diduga melanggar ketentuan lingkungan, sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Berita Terkait

Tokoh Masyarakat Bahyudin Ubaydilah Tegaskan Keberatan Namanya Dibawa-bawa dalam Proyek Rekonstruksi Jalan Jarakosta–Kobak Rante
Warga Apresiasi Pengecoran Jalan Raya Sukatani di Depan RS DKH
Dugaan Fiktif,Pemalsuan Tanda Tangan Pengurus SPJ Dana Hibah Golkar Bekasi Rp1,61 Miliar Disorot LSM GANAS
Jeriken BBM di Lokasi Proyek Kali Ciherang Rp14,2 Miliar Picu Sorotan, Asal Pasokan Dipertanyakan
Sempadan Sungai Dilanggar: LSM GANAS Laporkan Yayasan El-Wafa Bekasi ke PJT II
Dituding Usir dan Hina Jurnalis, Kepala DLH Bekasi Buka Suara
Warga Cikarang Surati Kepala Daerah, Minta Penyusunan RDTR Cikarang Timur Tak Korbankan Sawah dan Picu Banjir
Dimediasi BPD, Internal Panitia Pilkades Bantarjaya Kembali Solid Usai Miskomunikasi Anggaran

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:22 WIB

Praktisi Tagih Janji Kapolri: Bongkar Dugaan Pabrik Sabu di Beureueh Dua, Jangan Cuma Tangkap Kurir

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:11 WIB

Minggu Kasih, Kapolres Pidie Sambangi Jemaat Kristiani di Sigli, Perkuat Toleransi dan Kerukunan Antarumat Beragama

Rabu, 30 September 2026 - 05:03 WIB

Penertiban Setengah Hati Di Geumpang, Membakar Tenda Rakyat Untuk Menutupi Pembiaran Pemodal Besar

Rabu, 23 September 2026 - 00:05 WIB

Setoran Alat Berat Diduga Jadi Bagian Rantai Tambang Geumpang, Dugaan Kongkalikong Diminta Dibongkar Tuntas

Selasa, 22 September 2026 - 22:59 WIB

Aliansi Pulo Loih Pertanyakan Penegakan Hukum: Mengapa Rakyat Ditertibkan, Sementara Dugaan Setoran dan Tambang Cina Disorot

Selasa, 22 September 2026 - 07:30 WIB

Negara Turun Menertibkan Tambang Geumpang, Tetapi Publik Menunggu Ketegasan yang Sama terhadap Pemodal dan Pengendali Operasi

Selasa, 22 September 2026 - 02:48 WIB

Penertiban Tambang Geumpang Jadi Sorotan: Warga Lokal Terdesak, Dugaan Pemodal Cina dan Asing Dipertanyakan

Selasa, 22 September 2026 - 00:18 WIB

Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja

Berita Terbaru