Minggu Kasih, Kapolres Pidie Sambangi Jemaat Kristiani di Sigli, Perkuat Toleransi dan Kerukunan Antarumat Beragama

ANALISA NEWS

- Redaksi

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:11 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎SIGLI – Wujud nyata kehadiran Polri dalam merawat keberagaman dan mempererat hubungan dengan masyarakat kembali ditunjukkan Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., melalui kegiatan Minggu Kasih dengan menyambangi jemaat Kristiani di Gampong Blok Bengkel, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Minggu (25/10/2026).
‎
‎Kegiatan Minggu Kasih ini turut dihadiri Kasat Binmas Polres Pidie AKP Junaidi Sulaiman, S.H., M.H., Kapolsek Kota Sigli AKP Junaidi Akbar, S.S.E., KBO Sat Binmas Iptu Muhammad Ayub, S.E., Wakapolsek Kota Sigli Iptu Hermansah, personel Bhabinkamtibmas, personel Sat Binmas dan Polsek Kota Sigli, serta jemaat Kristiani yang berdomisili di Kota Sigli dan sekitarnya.
‎
‎Kunjungan di kediaman Ny. Ernic Simanjuntak, yang biasa digunakan sebagai tempat ibadah umat Kristiani, menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang harmonis antara Polri dan masyarakat lintas agama.
‎
‎Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Kapolres Pidie berdialog langsung dengan jemaat, menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta mendengarkan aspirasi warga. Kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan tali asih sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Polri kepada masyarakat.
‎
‎Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa Polri hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan. Karena itu, toleransi, sikap saling menghormati, dan semangat kebersamaan perlu terus dipelihara demi menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
‎
‎Selain mengajak masyarakat menjaga kerukunan antarumat beragama, Kapolres juga mengingatkan pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial. Warga diimbau agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama kabar yang mengandung isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang berpotensi memicu kesalahpahaman serta mengganggu keharmonisan masyarakat.
‎
‎Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Komunikasi yang baik, kepedulian terhadap lingkungan, serta sikap saling menghargai menjadi kunci dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
‎
‎Kehadiran jajaran Polres Pidie mendapat respons positif dari jemaat. Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi yang memperkuat rasa kebersamaan sekaligus menegaskan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat.
‎
‎Melalui kegiatan Minggu Kasih, Polres Pidie terus mendorong pendekatan yang humanis dan dialogis sebagai bagian dari upaya cooling system, yakni menjaga kesejukan suasana sosial, mencegah potensi konflik, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman.
‎
‎Pelaksanaan ini dalam keadaan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Polres Pidie berharap silaturahmi dan komunikasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga masyarakat merasa aman, nyaman, dan terlindungi dalam menjalankan aktivitas maupun ibadah.
‎
‎Polri hadir untuk semua, merawat toleransi, memperkuat persaudaraan, dan menjaga Pidie tetap aman serta damai.

Berita Terkait

Penertiban Setengah Hati Di Geumpang, Membakar Tenda Rakyat Untuk Menutupi Pembiaran Pemodal Besar
Setoran Alat Berat Diduga Jadi Bagian Rantai Tambang Geumpang, Dugaan Kongkalikong Diminta Dibongkar Tuntas
Aliansi Pulo Loih Pertanyakan Penegakan Hukum: Mengapa Rakyat Ditertibkan, Sementara Dugaan Setoran dan Tambang Cina Disorot
Negara Turun Menertibkan Tambang Geumpang, Tetapi Publik Menunggu Ketegasan yang Sama terhadap Pemodal dan Pengendali Operasi
Penertiban Tambang Geumpang Jadi Sorotan: Warga Lokal Terdesak, Dugaan Pemodal Cina dan Asing Dipertanyakan
Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja
133 Alat Berat Disebut Masih Bergerak di Geumpang, Setelah Ultimatum 23 Juli 2026 Penertiban Kembali Dipertanyakan
Warganet Pertanyakan Tambang Ilegal Aceh, Penertiban Dinilai Perlu Menyasar Pemodal dan Pemilik Alat Berat

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Bupati Ngamuk, Bantuan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat Ternyata Rongsokan, Jalan Baru Ditimbun Langsung Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Ironi di Desa Kuning 1 Bambel: Saat Gubernur Aceh Dituding Tak Peduli, Warga Justru Memanggil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di HKBP Maranatha,, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Alat Berat Bantuan PRR Rusak, Bupati Aceh Tenggara Kecewa Pada Vendor

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:05 WIB

Ada Apa dengan Kematian Cepat Ishak Alias Ical Setelah Diamankan Tim Gabungan Lapas dan Polres, Standar Penanganan Medisnya Dipertanyakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Polres Aceh Tenggara Sentuh Hati Penghuni Rutan Lewat Siraman Rohani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Seorang Perempuan dengan 34 Paket Sabu

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas, Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Sambangi Masyarakat Desa Pulonas

Berita Terbaru