Ironi di Desa Kuning 1 Bambel: Saat Gubernur Aceh Dituding Tak Peduli, Warga Justru Memanggil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

ANALISA NEWS

- Redaksi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:18 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – Jalan nasional lumpuh, warga mengemis pertolongan ke Gubernur Jawa Barat. Inilah potret memalukan yang terjadi di Desa Kuning 1, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara.

Dalam video viral berdurasi 30 menit milik kreator Anton Playdi yang telah ditonton 4,6 ribu kali, terlihat banjir merendam hampir satu kilometer jalan nasional. Air coklat keruh meluap deras, kendaraan mogok, ibu-ibu dan anak sekolah tak berani melintas. Peristiwa yang terekam pada Sabtu, 25 Oktober 2026 itu terjadi saat cuaca tidak hujan. “Ini tidak hujan, Bro. Desa Kuning 1 tidak hujan. Apalagi hujan,” teriak Anton, sebuah kalimat yang meruntuhkan semua alibi pemerintah soal cuaca.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemarahan warga tidak hanya tertuju pada Pemerintah Aceh yang dinilai tidak peduli. Sorotan paling keras kini mengarah kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh. Jalan yang terendam itu adalah jalan nasional Kutacane – Medan, yang menjadi tanggung jawab penuh BPJN Aceh. Namun hingga detik ini, jalan tersebut dibiarkan tanpa sistem drainase yang layak, tanpa peninggian badan jalan, dan tanpa penanganan banjir yang permanen. Setiap tahun anggaran pemeliharaan dikucurkan, namun hasilnya nihil. Desa Kuning 1 selalu menjadi kubangan.

Warga di lapangan membongkar buruknya pekerjaan normalisasi sungai. Eskavator yang diturunkan disebut hanya bekerja tidak sampai dua minggu, dengan pola korek kiri-kanan dan pelebaran yang asal jadi. Material kerukan hanya dibuang di pinggir sungai, hingga akhirnya kembali longsor dan menyumbat aliran. Proyek itu dinilai sekadar formalitas menggugurkan anggaran.

Di tengah dua institusi yang seharusnya bertanggung jawab namun abai, warga melampiaskan kekecewaan dengan kalimat pedas: “Gubernur Aceh tidak peduli dengan nasib kami.” Harapan justru dilempar jauh ke seberang pulau dengan teriakan, “Gubernur KDM, bantu kami, Pak Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat, tolong masyarakat Kuning.”

Ironi semakin lengkap, di saat BPJN Aceh dan BPBD bungkam, yang terlihat bekerja di dalam air adalah Kapolsek Bambel bersama anggotanya. Mereka mendorong motor warga, menggendong anak sekolah, dan mengatur lalu lintas. Polisi yang tugasnya menjaga keamanan terpaksa menjadi petugas kebencanaan.

Kapolsek bahkan harus mengeluarkan imbauan resmi agar roda dua mengambil jalan alternatif memutar lewat Lejo dan Leskepen karena jalan nasional tidak bisa dilintasi. Sebuah imbauan yang seharusnya keluar dari mulut BPJN Aceh, bukan dari kepolisian.

Banjir tanpa hujan di Desa Kuning 1 adalah bukti nyata kegagalan total. Kegagalan Pemerintah Aceh dalam mengelola sungai, dan kegagalan BPJN Aceh dalam merawat jalan nasional. Selama negara hadir hanya lewat eskavator dua mingguan dan tanpa solusi permanen, maka jalan nasional di Desa Kuning 1 akan terus menjadi kolam abadi dan simbol negara yang abai pada rakyatnya sendiri.

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Seberat 1,37 Gram Disita
Respons Cepat di Tengah Banjir, Kapolsek Bambel Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Jalan Nasional Kuning I
Respons Cepat di Tengah Banjir, Kapolsek Bambel Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Jalan Nasional Kuning I
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
Respons Cepat Polsek Bambel, Pantau Luapan Sungai Lawe Tuban dan Tanggul Jebol di Lawe Kisam
Bupati Ngamuk, Bantuan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat Ternyata Rongsokan, Jalan Baru Ditimbun Langsung Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di HKBP Maranatha,, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Investigasi Awak Media: Tidak Ditemukan Gelondongan Kayu, yang ada Gudang Bekas Somel yang Sudah Lama Tidak Beraktivitas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Kemitraan Strategis Bakesbangpol dan Ormas Kota Cimahi: Perkuat Stabilitas Daerah dan Pacu Ekonomi Kreatif

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:45 WIB

PLN Perkuat Sinergi dengan DPRD Kepulauan Anambas untuk Tingkatkan Layanan Kelistrikan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:12 WIB

PPWI Ogan Ilir Resmi Laporkan Dugaan Setoran Kepala Sekolah Ke Polda Sumsel

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Jangan Jadi Stempel Pengusaha THM! Kami Datang Bukan Untuk Didengar, Tapi Untuk Dilaksanakan!

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:06 WIB

APAK Kawal Ketat Program PRAKARSA Rp100 Juta per RW, Tutup Celah Korupsi!

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Kepsek SMAN Plus Riau Luruskan Isu LKBB, Tegaskan Jaga Kepercayaan Sponsor

Jumat, 25 September 2026 - 00:04 WIB

Kapolres Simalungun Sambangi Bupati, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru