Warga Blangkejeren Resah, Listrik Tak Stabil Ancam Peralatan Elektronik, PLN Pusat Diminta Turun Tangan

ANALISA NEWS

- Redaksi

Rabu, 4 November 2026 - 15:36 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLANGKEJEREN, 4 November 2026 — Pelayanan kelistrikan di Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, kembali menuai keluhan masyarakat. Pasokan listrik yang kerap mati hidup dan tidak stabil memunculkan pertanyaan serius terhadap kualitas pelayanan serta kinerja jajaran PT PLN yang bertanggung jawab atas wilayah tersebut.

Kondisi ini bukan sekadar gangguan teknis biasa. Ketidakstabilan pasokan listrik telah membuat masyarakat resah karena aktivitas rumah tangga maupun pekerjaan sehari-hari ikut terganggu. Bahkan, warga khawatir kondisi listrik yang berulang kali padam dan menyala dapat menyebabkan kerusakan pada peralatan elektronik, seperti televisi, kulkas, komputer, mesin pompa air, dan perangkat elektronik lainnya.

Nurdin, salah seorang warga Blangkejeren, mengeluhkan kondisi kelistrikan yang dinilai belum memberikan kenyamanan kepada pelanggan. Menurutnya, masyarakat membutuhkan pasokan listrik yang stabil, bukan kondisi mati hidup yang terus menimbulkan keresahan dan kekhawatiran terhadap kerusakan barang elektronik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persoalan ini sekaligus memunculkan desakan agar manajemen PLN di tingkat pusat tidak hanya menerima laporan administratif dari jajaran daerah, tetapi turun melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja bawahannya yang bertanggung jawab atas pelayanan kelistrikan di Blangkejeren.

PLN pusat diminta mengevaluasi kinerja pimpinan unit pelayanan, jajaran teknis, hingga petugas operasional yang menangani jaringan distribusi listrik di wilayah Gayo Lues. Evaluasi harus menyentuh persoalan nyata di lapangan, termasuk kualitas pemeliharaan jaringan, kesiapan peralatan, penanganan gangguan, serta kemampuan jajaran terkait menjaga kestabilan pasokan listrik.

Jangan sampai persoalan yang sama terus berulang, sementara masyarakat hanya menjadi pihak yang menanggung dampak buruk dari pelayanan yang tidak stabil. Jabatan dan tanggung jawab dalam struktur organisasi PLN seharusnya sejalan dengan hasil kerja yang dapat dirasakan langsung oleh pelanggan.

Undang-Undang Nomor tiga puluh Tahun dua ribu sembilan tentang Ketenagalistrikan dan ketentuan mengenai tingkat mutu pelayanan tenaga listrik menjadi landasan penting bahwa pelayanan kepada konsumen harus memenuhi standar yang telah ditetapkan. Regulasi tersebut tidak boleh sekadar menjadi dokumen formalitas, tetapi harus diwujudkan melalui pelayanan yang berkualitas dan bertanggung jawab.

Masyarakat juga mempertanyakan bagaimana pengawasan internal PLN terhadap kinerja jajaran di daerah dilakukan. Jika gangguan listrik terus terjadi, sudah sepatutnya manajemen melakukan pemeriksaan dan memastikan apakah persoalan tersebut disebabkan faktor teknis, lemahnya pemeliharaan, keterbatasan infrastruktur, atau persoalan manajemen operasional.

PLN pusat jangan menutup mata terhadap keluhan pelanggan di daerah. Masyarakat Blangkejeren memiliki hak yang sama untuk menikmati pelayanan listrik yang stabil, aman, dan layak sebagaimana pelanggan di wilayah lainnya.

Jangan hanya menuntut pelanggan membayar tagihan tepat waktu, tetapi kualitas pelayanan justru dibiarkan menjadi persoalan berulang. Evaluasi kinerja harus dilakukan secara objektif, transparan, dan disertai langkah perbaikan yang terukur.

Kini masyarakat menunggu tindakan nyata manajemen PLN. Persoalan listrik mati hidup di Blangkejeren harus segera ditangani, bukan dibiarkan menjadi keluhan berkepanjangan. PLN pusat perlu memastikan setiap jajaran di bawahnya benar-benar menjalankan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat. (*)

Berita Terkait

Quick Response Personel Batalyon D Pelopor Bersama Masyarakat Padamkan Kebakaran Rumah di Gayo Lues
Detik-detik Kebakaran Hebat di Gayo Lues, Api Cepat Merambat di Permukiman Padat Telege Jernih Hanguskan 18 Rumah dan Seorang Petugas Damkar Terluka Parah
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat Telege Jernih Gayo Lues Senin Pagi, 18 Rumah Hangus dan Satu Petugas Damkar Terluka Jatuh dari Mobil
Dinilai Sengaja Perlambat Tuntaskan Gagal Bayar ,Bupati Diminta Tindak Tegas Pejabat BPKK Gayo Lues
Hampir Setahun Pasca Banjir November 2025, DPRK Gayo Lues Ibnu Hasyim Menilai Penanganan Sungai Teripe Perlu Kajian Teknis yang Lebih Mendalam
GERETEK Empat Juta Bibit Kopi di Gayo Lues Dipertanyakan, Anggota DPRK Abdussalam: Jangan Umumkan Besar-besaran Kalau Petani Tidak Dapat Bukti
Warga Gayo Lues Menjerit, Jembatan Gantung Desa Pasir Tripe Jaya Putus Lama dan BNPB Tak Kunjung Kirim Jembatan Bailey Darurat
Tim Wasev Kunjungi Lokasi TMMD ke-130 TA 2026 Kodim 0113/Gayo Lues

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:08 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Lawe Alas melalui Program Polres Kuat

Rabu, 4 November 2026 - 14:31 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat

Rabu, 4 November 2026 - 10:04 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Selasa, 3 November 2026 - 18:45 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:27 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 13:15 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Senin, 2 November 2026 - 23:45 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Darul Hasanah Gelar Patroli Dialogis dan Edukasi Warga di Rambung Jaya

Senin, 2 November 2026 - 22:52 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadir di Jalan, Pastikan Pelajar Aman ke Sekolah dan Masyarakat Nyaman

Berita Terbaru