LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

REDAKSI AGARA EDI GAYO

- Redaksi

Rabu, 4 November 2026 - 10:04 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​KUTACANE — Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Koalisi Masyarakat Pemantau Korupsi (LSM KOMPAK) Aceh Tenggara, Adnan Kst, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh dalam menangani permasalahan banjir tahunan di ruas jalan nasional Kuning I, Kecamatan Bambel.

​Selama ini, Jembatan Kuning I pada ruas jalan nasional yang menghubungkan Kutacane dengan Sumatera Utara menjadi titik langganan banjir saat hujan deras mengguyur wilayah Aceh Tenggara. Posisi dan ketinggian jembatan yang kurang memadai kerap menyebabkan sisa material kayu serta lumpur menyumbat aliran air, sehingga air meluap dan menggenangi badan jalan nasional hingga pemukiman warga sekitarnya.

​Menanggapi rencana penanganan permanen dari pemerintah, Ketua LSM KOMPAK Aceh Tenggara, Adnan Kst, menyambut baik langkah progresif yang diambil oleh BPJN Aceh.
​”Kami sangat mengapresiasi komitmen BPJN Aceh yang menjadikan penanganan jalan nasional di Kuning I ini sebagai salah satu prioritas utama. Ini adalah langkah nyata dalam menjawab keluhan masyarakat yang selama ini terdampak banjir,” ujar Adnan Kst,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.5 BPJN Aceh, Jaya Juliadi, telah memastikan bahwa penanganan kawasan Kuning I menjadi prioritas pada Tahun Anggaran 2026. Selain pembangunan fisik jembatan baru, BPJN Aceh juga memprioritaskan pelebaran saluran drainase untuk memperlancar arus pembuangan air dan menekan risiko luapan banjir di masa mendatang.

​Adapun tahapan pelaksanaan proyek jembatan senilai Rp18 miliar tersebut dijadwalkan akan segera memasuki masa lelang pada November 2026, dengan target pengerjaan fisik yang dimulai pada Desember 2026 mendatang jika tidak ada kendala teknis.

​Untuk meminimalisir dampak lalu lintas selama masa pengerjaan proyek berlangsung, BPJN Aceh telah menyiapkan skema penanganan lalu lintas dengan membangun jembatan darurat tipe Bailey di samping lokasi jembatan utama. Jembatan sementara tersebut dirancang khusus agar mampu menampung beban kendaraan hingga 10–20 ton, sehingga mobilitas dan arus transportasi masyarakat Kutacane–Sumut tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

​Dengan dimulainya proyek strategis ini, LSM KOMPAK berharap permasalahan banjir di ruas jalan nasional Kuning I dapat teratasi secara tuntas serta mendukung kelancaran akses perekonomian masyarakat Aceh Tenggara.(Red)

Berita Terkait

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026
Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen
Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026
Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026
Cegah Karhutla, Polsek Darul Hasanah Gelar Patroli Dialogis dan Edukasi Warga di Rambung Jaya
Kapolres Aceh Tenggara Hadir di Jalan, Pastikan Pelajar Aman ke Sekolah dan Masyarakat Nyaman
Lewat Polisi Meupep-pep, Satlantas Polres Aceh Tenggara Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas
Polisi Tak Hanya Menjaga Keamanan, Kapolres Agara Tunjukkan Kepedulian terhadap Pendidikan Lewat Polidik

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Diduga Buka Rekam Medis Bayi ke Publik, RSUD Siti Fatimah Disomasi 3 x 24 Jam

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:01 WIB

PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!

Rabu, 29 Maret 2023 - 02:46 WIB

The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation

Berita Terbaru