Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat Telege Jernih Gayo Lues Senin Pagi, 18 Rumah Hangus dan Satu Petugas Damkar Terluka Jatuh dari Mobil

ANALISA NEWS

- Redaksi

Senin, 2 November 2026 - 16:25 WIB

5024 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLANGKEJEREN – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Desa Telege Jernih, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Senin (2/11/2026) sekitar pukul 09.55 WIB. Peristiwa yang terjadi di wilayah pedalaman itu tidak hanya menghanguskan 18 unit rumah warga hingga rata dengan tanah, tetapi juga menyebabkan seorang personel pemadam kebakaran mengalami luka serius saat berjibaku memadamkan api di lokasi kejadian.

Kebakaran dilaporkan pertama kali muncul dari salah satu rumah warga dan dengan cepat merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Konstruksi rumah yang sebagian besar berbahan kayu dan jarak antar rumah yang rapat membuat api sulit dikendalikan, sehingga warga tidak sempat menyelamatkan harta benda maupun dokumen penting. Kepulan asap tebal membumbung tinggi dan terlihat dari kejauhan, memicu kepanikan warga desa yang berusaha menyelamatkan diri bersama keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi geografis yang jauh dari pusat kabupaten menjadi kendala utama dalam upaya pemadaman. Armada pemadam kebakaran dari pusat Kota Blangkejeren harus menempuh perjalanan darat lebih dari satu jam untuk mencapai Desa Telege Jernih dengan medan jalan yang tidak mudah. Di tengah keterbatasan tersebut, warga setempat tidak tinggal diam. Mereka bergotong royong melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya, seperti ember, selang air, dan alat manual lainnya, untuk mencegah api terus meluas ke permukiman lain.

Kabar terjadinya kebakaran tersebut dibenarkan oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Gayo Lues, Zulfikar, ST. Saat dikonfirmasi, ia mengatakan laporan awal yang diterima menyebutkan api masih berkobar dan proses pemadaman masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur di lapangan.

“Kebakaran hebat terjadi di Desa Telege Jernih. Belum diketahui pasti berapa unit yang hangus terbakar dan proses pemadaman sedang berlangsung,” ujar Zulfikar pada Senin siang, yang kemudian diperkuat oleh laporan petugas relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Gayo Lues yang turut memantau langsung kejadian dari lokasi.

Zulfikar juga berharap tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan api dapat segera dipadamkan sepenuhnya oleh petugas gabungan bersama masyarakat setempat.

Di tengah upaya pemadaman yang berlangsung dramatis itu, sebuah insiden turut menimpa salah satu personel Pemadam Kebakaran Kecamatan Terangun bernama Adri. Korban terjatuh dari atas mobil damkar saat sedang melakukan operasi pemadaman. Peristiwa itu bermula ketika Adri berada di atas mobil untuk mengoperasikan selang dan memegang posisi di dekat pompa air. Diduga karena lalai memegang pegangan pengaman, tubuhnya tersambar semburan pompa air yang tiba-tiba menyala dengan tekanan tinggi, sehingga kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke tanah dengan posisi kepala terlebih dahulu membentur.

Akibat kejadian tersebut, Adri mengalami luka robek cukup serius di bagian kepala dan harus segera dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Terangun untuk mendapatkan perawatan medis darurat. Petugas medis melakukan tindakan penjahitan pada luka di kepalanya sebanyak tujuh jahitan. Beruntung, setelah mendapatkan perawatan intensif, kondisinya dilaporkan telah membaik, stabil, dan telah diperbolehkan pulang untuk menjalani pemulihan di rumah.

Hingga Senin sore, jumlah rumah yang terdampak akhirnya berhasil terdata oleh aparat desa bersama petugas sosial. Berdasarkan hasil pendataan sementara yang dihimpun di lapangan, sedikitnya 18 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dalam musibah ini. Mereka adalah

  1. Amirudin Ama Evan
  2. Sulaiman Ama Siti Rahmah
  3. Amat Ama Santi
  4. Salmi Ama Mursid
  5. Sabil Ama Fitri
  6. Ama Bunaya
  7. Kadri Ama Sirem
  8. Malik Yusup
  9. Baik Ama Insan
  10. Kasim Ama Arif
  11. Buhid Budin Ama Maiti
  12. Seben Ama Santi
  13. Samsir
  14. Jlimah
  15. Jaksa Ama Sakar
  16. Bedus Ama Jul
  17. Mhd. Jlani Ama Sulas
  18. Arif Ama Davin

Seluruh korban saat ini sangat membutuhkan bantuan darurat, mengingat hampir seluruh harta benda, perabot rumah tangga, hingga dokumen kependudukan ikut ludes terbakar dan tidak sempat diselamatkan. Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial bersama Tagana mulai menyiapkan langkah penanganan lanjutan berupa bantuan masa panik, logistik makanan, serta tenda pengungsian sementara bagi para korban.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan dari pemadam kebakaran, Tagana, aparat kecamatan, dan warga masih berada di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak ada lagi sisa bara yang berpotensi menyulut kebakaran susulan, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (RED)

Berita Terkait

Detik-detik Kebakaran Hebat di Gayo Lues, Api Cepat Merambat di Permukiman Padat Telege Jernih Hanguskan 18 Rumah dan Seorang Petugas Damkar Terluka Parah
Dinilai Sengaja Perlambat Tuntaskan Gagal Bayar ,Bupati Diminta Tindak Tegas Pejabat BPKK Gayo Lues
Hampir Setahun Pasca Banjir November 2025, DPRK Gayo Lues Ibnu Hasyim Menilai Penanganan Sungai Teripe Perlu Kajian Teknis yang Lebih Mendalam
GERETEK Empat Juta Bibit Kopi di Gayo Lues Dipertanyakan, Anggota DPRK Abdussalam: Jangan Umumkan Besar-besaran Kalau Petani Tidak Dapat Bukti
Warga Gayo Lues Menjerit, Jembatan Gantung Desa Pasir Tripe Jaya Putus Lama dan BNPB Tak Kunjung Kirim Jembatan Bailey Darurat
Tim Wasev Kunjungi Lokasi TMMD ke-130 TA 2026 Kodim 0113/Gayo Lues
Terpilih Secara Aklamasi, Deddy Yopiansyah Siap Kibarkan Panji Golkar Hingga Pelosok Kampung di Gayo Lues
Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 16:27 WIB

KAPOLRES ACEH TENGGARA DIWAKILI OLEH WAKAPOLRES HADIR DALAM MINGGU KASIH, PERERAT KEBERSAMAAN DENGAN UMAT KATOLIK

Minggu, 1 November 2026 - 11:54 WIB

Cegah Kecelakaan dan Gangguan Kamtibmas, Satlantas Polres Aceh Tenggara Gelar Patroli Malam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Peduli Keselamatan Pengguna Jalan, Kanit Samapta Polsek Bambel Bersama BPJN Perbaiki Jalan Berlubang di Kuning I

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Respons Cepat Pascabanjir, Kapolres Agara Pimpin Pengerahan Personel Polres dan Brimob Bantu Warga Desa Kuning I

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Perkuat Kemitraan dan Serap Aspirasi Warga, Polres Aceh Tenggara Gelar FKPM di Desa Perapat Hulu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Luapan Air Rendam Jalan Lintas Kutacane–Medan, Polres Aceh Tenggara Atur Arus Lalu Lintas Di Desa Kuning I

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Kobarkan Semangat Persatuan, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Tenggara Edukasi Pengguna Jalan Lewat Stiker Keselamatan

Berita Terbaru