Karo,Analisanews.id– Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Anti Narkotika (DPD LAN) Kabupaten Karo menegaskan komitmennya untuk ikut memberantas peredaran narkoba dan mencegah penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPD LAN Kabupaten Karo, Sitta P Gurning, bersama Sekretaris Debi Aprianto dan Bendahara Hyskia Satria Purba. Mereka menyatakan siap mengambil bagian dalam upaya melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman narkoba.
Ketua DPD LAN Karo, Sitta P Gurning, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin tinggal diam menghadapi persoalan peredaran narkoba yang dikhawatirkan menyasar kalangan remaja, pelajar, hingga pemuda di pedesaan.
Menurutnya, pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan semua pihak. Karena itu, LAN Karo berencana membangun sinergi dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
“Kami siap bergerak, kami siap berantas peredaran narkoba di Kabupaten Karo. Ini bukan hanya tugas polisi, tapi tugas kita bersama demi masa depan anak-anak Karo. Jika generasi muda kita sudah rusak karena narkoba, maka masa depan Karo juga akan hancur,” tegas Sitta P Gurning.
Debi Aprianto: Remaja Harus Dilindungi dari Bahaya Narkoba
Sekretaris DPD LAN Karo, Debi Aprianto, mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda.
Ia menilai masa remaja merupakan periode yang membutuhkan perhatian khusus. Faktor pergaulan, rasa ingin tahu, tekanan teman sebaya, serta kurangnya pengawasan keluarga dapat meningkatkan risiko seseorang terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.
Debi menjelaskan, penyalahgunaan narkoba dapat menimbulkan berbagai dampak buruk, baik terhadap kesehatan maupun kehidupan sosial.
Pertama, narkoba dapat mengganggu kesehatan fisik dan mental, termasuk fungsi otak, jantung, paru-paru, dan organ tubuh lainnya.
Kedua, penyalahgunaan narkoba dapat mengganggu pendidikan. Konsentrasi belajar menurun, prestasi terganggu, bahkan berisiko menyebabkan seseorang meninggalkan bangku sekolah.
Ketiga, penyalahgunaan narkoba dapat meningkatkan risiko seseorang terlibat dalam tindakan kriminal dan perilaku berbahaya.
Keempat, hubungan keluarga dan kehidupan sosial juga dapat terganggu. Ketergantungan dapat memicu kebohongan, konflik keluarga, serta menarik diri dari lingkungan sekitar.
Kelima, penggunaan narkoba berisiko menyebabkan keracunan berat atau overdosis yang dapat mengancam keselamatan jiwa.
“Narkoba itu awalnya coba-coba, lama-lama ketagihan, akhirnya kematian. Jangan pernah sekali pun mencoba. Sekali mencoba, hidup kalian bisa hancur. Kami ingin anak-anak Karo menjadi generasi emas, bukan generasi narkoba,” ujar Debi Aprianto.
LAN Karo Siapkan Sosialisasi ke Sekolah dan Desa
Sementara itu, Bendahara DPD LAN Karo, Hyskia Satria Purba, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengutamakan langkah pencegahan melalui edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat.
Program yang direncanakan meliputi sosialisasi bahaya narkoba ke sekolah tingkat SMP, SMA/SMK, perguruan tinggi, desa-desa, komunitas pemuda, hingga organisasi Karang Taruna.
LAN Karo juga berencana melibatkan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda agar pesan pencegahan narkoba dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.
“Kami akan masuk ke sekolah-sekolah, kami akan buat seminar bahaya narkoba, kami akan gandeng tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda. Pencegahan lebih baik daripada mengobati. Kami ingin Karo Bersinar, Karo Bersih Narkoba,” tegas Hyskia.
Masyarakat Diajak Berani Melapor
Selain menjalankan edukasi, DPD LAN Karo menyatakan membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang mengetahui dugaan peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.
Masyarakat diimbau menyampaikan informasi kepada aparat penegak hukum atau DPD LAN Karo agar dapat ditindaklanjuti melalui jalur yang tepat.
LAN Karo juga berharap dukungan dari Bupati Karo, Wakil Bupati Karo, Kapolres Tanah Karo, BNNK Karo, Dandim 0205/TK, Kejaksaan Negeri Karo, DPRD Karo, Dinas Pendidikan, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Menurut pengurus LAN Karo, kerja sama lintas sektor sangat dibutuhkan agar upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba dapat berjalan lebih efektif.
Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan Anak
DPD LAN Karo turut mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini.
Orang tua diharapkan lebih mengenal lingkungan pergaulan anak, membangun komunikasi terbuka, serta memberikan pemahaman mengenai bahaya narkotika.
Pengawasan dan perhatian keluarga dinilai menjadi bagian penting dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan.
“Kami mengajak semua orang tua di Tanah Karo untuk lebih mengawasi pergaulan anak-anaknya, cek handphone anak, kenali teman-temannya, dan bangun komunikasi yang baik di rumah. Mari kita selamatkan generasi muda Karo dari bahaya laten narkoba. Bersama kita bisa, Karo harus bersih dari narkoba,” demikian ajakan bersama pengurus DPD LAN Karo.
Melalui komitmen tersebut, DPD LAN Kabupaten Karo berharap gerakan pencegahan narkoba semakin mendapat dukungan masyarakat sehingga cita-cita mewujudkan Karo Bersih Narkoba dapat diperjuangkan bersama.
(Giat Ginting)


































