ANALISANEWS.ID ,CIMAHI, 20 Januari 2026 – Setelah sukses menyapa penonton di Jakarta dan Yogyakarta, Project69 resmi menggelar rangkaian special screening ketiga untuk film terbaru mereka, “Dalam Sujudku”, bertempat di Auditorium Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Cimahi, Selasa (20/1).
Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran pemain utama seperti Marcell Darwin, Vinessa Inez, Chika Waode, dan Dennis Adhiswara, serta Rektor Unjani, Prof. Dr. Agus Subagyo, S.IP., M.Si., yang turut mengambil peran dalam film drama keluarga ini.

Sinopsis: Ujian Kesetiaan dan Ruang Maaf
Film “Dalam Sujudku” mengangkat fenomena Long Distance Married (LDM) yang penuh tantangan. Mengisahkan tentang Farid (Marcell Darwin) dan Aisyah (Vinessa Inez), pasangan harmonis yang harus terpisah jarak saat Farid pindah tugas ke Jakarta. Konflik memuncak ketika Farid terpikat oleh rekan kerjanya, Rina (Naura Hakim), hingga memutuskan untuk menikah lagi.
Vinessa Inez, yang memerankan tokoh Aisyah, mengungkapkan bahwa karakternya merepresentasikan perempuan yang mengalami tekanan batin hebat namun memilih jalan yang tidak biasa.
”Aisyah berusaha tegar meskipun hatinya diguncang situasi yang rumit. Ia bukan sekadar tegar, tapi juga pemaaf. Saya ingin penonton merasakan bagaimana ia berdamai dengan dirinya sendiri,” ujar Vinessa.
Sentuhan Realistis dan Unsur Komedi
Sutradara Rico Michael menegaskan bahwa meski judulnya bernuansa religi, film ini lebih menitikberatkan pada aspek kemanusiaan dan upaya mempertahankan keutuhan keluarga. Ide cerita ini diangkat dari kisah nyata seorang kawan tentang pengkhianatan dan penerimaan.
”Saya tertarik karena karakter Farid yang pasrah dan Aisyah yang begitu pemaaf itu benar-benar ada di dunia nyata. Ini adalah drama keluarga yang kuat, bukan sekadar menonjolkan aspek religiusnya,” jelas Rico.
Untuk mengimbangi suasana dramatis, kehadiran Chika Waode, Riyuka Bunga, dan Momo Moriska memberikan penyegaran lewat unsur komedi yang natural. Chika mengaku diberi ruang improvisasi luas oleh sutradara agar banyolan yang dilemparkan tetap relevan dan tidak mengganggu inti cerita.
Dukungan Akademisi dan Inovasi Musik
Rektor Unjani, Prof. Dr. Agus Subagyo, menyatakan kebanggaannya atas keterlibatan kampus Unjani sebagai lokasi syuting sekaligus tuan rumah pemutaran film ini. Dukungan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap karya seni yang memiliki nilai refleksi sosial tinggi.

Dari sisi musikalitas, produser Donnie Syech mengambil langkah berani dengan tidak menggunakan lagu populer yang sudah ada. Melalui Dalam Sujudku Voice Hunt, tim produksi mencari bakat baru untuk mengisi soundtrack orisinal yang dikomposisi khusus oleh pengarah musik Mamu Black Sweet guna memperdalam emosi setiap adegan.
Target Besar di Tahun 2026
Film yang mengambil lokasi syuting di Cimahi, Jakarta, dan Garut ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada tahun 2026. Dengan jajaran pemain papan atas termasuk penampilan perdana Dennis Adhiswara sebagai seorang Kyai, pihak produksi optimis film ini dapat diterima luas oleh masyarakat.
”Harapan kami film ini mampu menjadi ruang refleksi bagi penontonnya dan kami menargetkan angka yang optimis hingga 30 juta penonton,” pungkas Marchel Darwin.



























