World Bank Tinjau Pengelolaan Sampah Cimahi, Bahas Optimalisasi TPST Santiong

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 20:13 WIB

5099 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIMAHI, ANALISANEWS – Pemerintah Kota Cimahi menerima kunjungan kerja Central Project Implementation Unit (CPIU), Central Project Management Unit (CPMU), serta tim World Bank dalam rangka kegiatan Implementation Support Mission (ISM) Program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP), Senin (18/5/2026). Kegiatan diawali dengan audiensi dan diskusi di Mal Pelayanan Publik Kota Cimahi, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lapangan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Santiong.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus penguatan implementasi program pengelolaan sampah perkotaan yang selama ini dijalankan Pemerintah Kota Cimahi bersama pemerintah pusat dan World Bank. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Dalam Negeri,  Kementerian PPN/Bappenas, tim pendamping ISWMP, serta jajaran Pemerintah Kota Cimahi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam percepatan penanganan persoalan sampah di Kota Cimahi. Menurutnya, pengelolaan sampah saat ini menjadi tantangan serius bagi daerah perkotaan, terutama dengan kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti yang telah mengalami kelebihan kapasitas.

“Atas nama Pemerintah Kota Cimahi, kami menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan World Bank atas dukungan melalui Program ISWMP. Dukungan ini sangat penting dalam membantu Kota Cimahi memperkuat sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ngatiyana menegaskan, Pemerintah Kota Cimahi terus mendorong kebijakan Zero to TPA melalui pengurangan sampah dari sumber, pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali sampah sebelum berakhir ke tempat pembuangan akhir. Pengelolaan sampah ini dilakukan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Pada aspek pengelolaan sampah di hulu, Pemerintah Kota Cimahi mendorong pemberdayaan masyarakat melalui kebijakan Hari Organik dan Hari Anorganik, serta pelibatan seluruh ASN dalam pembinaan pengelolaan sampah di tingkat RT. Sedangkan dalam aspek teknis operasional, Kota Cimahi telah mengoperasikan TPST Santiong dan beberapa TPS 3R di berbagai wilayah, serta melakukan peningkatan kapasitas TPS eksisting guna meningkatkan efektivitas pengolahan sampah.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kota Cimahi juga menyatakan kesiapan untuk mengoptimalkan kapasitas pengolahan sampah di TPST Santiong hingga 85 ton per hari dan TPST Lebaksaat sebesar 10 ton per hari. Optimalisasi itu akan didukung dengan penambahan mesin pengolahan baru yang direncanakan mulai direalisasikan pada pertengahan tahun ini.

“TPST Santiong dan Lebaksaat selama ini masih dalam tahap uji coba dan evaluasi. Ke depan akan dilakukan peningkatan kapasitas dan penyempurnaan fasilitas agar operasional pengolahan sampah bisa berjalan lebih maksimal,” kata Ngatiyana.

Selain peningkatan kapasitas TPST utama, Pemerintah Kota Cimahi juga berencana memperkuat pengolahan sampah berbasis kawasan melalui penyediaan mesin pengolahan skala kecil di sejumlah wilayah. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat target pengurangan sampah yang dibuang ke TPA.

“Target kami jelas, yaitu mengurangi sampah semaksimal mungkin sebelum dibuang ke TPA. Karena itu, kami terus mendorong pengolahan sampah dari tingkat wilayah hingga kota,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ngatiyana juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah berkelanjutan. Ia mengajak masyarakat membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah agar proses pengolahan dapat berjalan lebih efektif.

Sementara itu, melalui Program ISWMP, Kota Cimahi juga memperoleh dukungan penguatan sarana operasional berupa kendaraan pengangkut sampah, mobil pikap, hingga motor sampah yang akan digunakan untuk mendukung operasional pengelolaan sampah di lapangan.

Tak hanya fokus pada aspek teknis, Pemerintah Kota Cimahi juga melakukan penguatan kelembagaan melalui penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada UPTD Pelayanan Persampahan serta penguatan regulasi terkait pengelolaan sampah dan retribusi daerah.

Kegiatan Implementation Support Mission ini diharapkan menjadi ruang evaluasi dan dialog bersama antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan mitra pembangunan untuk memastikan seluruh infrastruktur dan sistem pengelolaan sampah yang dibangun dapat berjalan optimal, efektif, dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kota Cimahi optimistis target pengurangan sampah dan kebijakan Zero to TPA dapat diwujudkan secara bertahap, sekaligus menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Ipung).

 

Sumber : Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi

Berita Terkait

Pemkot Cimahi Peringati HAN 2026, Kukuhkan Forum Anak Jati Mandiri
Pemkot Cimahi Perluas Layanan Kesehatan Melalui Rawat Jalan Sore
Cimahi Deklarasikan Rumah Ibadah Ramah Anak 2026
Ngatiyana: Saatnya Bekerja untuk Iklim, Cimahi Perkuat Kolaborasi Atasi Sampah
Pemkot Cimahi Kukuhkan 127 PNS Baru di Techno Park
Wali Kota Cimahi Serahkan Bansos & Siapkan Program Budidaya Lele untuk PPKS
Peringati Harkitnas ke-118, Pemkot Cimahi Tekankan Semangat Persatuan dan Tata Kelola Modern
GOW Cimahi Gelar Itsbat Nikah untuk 40 Pasangan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:42 WIB

Maulid Nabi di SMAN 1 Lawe Sigala-gala, Perkuat Akhlak dan Karakter Siswa

Jumat, 4 September 2026 - 20:09 WIB

Maulid Nabi di SMA Negeri 1 Lawe Sigala-gala: Momentum Perkuat Akhlak dan Karakter Generasi Muda

Jumat, 4 September 2026 - 15:04 WIB

Sabu Disimpan di Saku Celana, Pria 34 Tahun Diamankan Sat Resnarkoba Polres Aceh Tenggara

Jumat, 4 September 2026 - 13:48 WIB

Sabu Disimpan di Saku Celana, Pria 34 Tahun Diamankan Sat Resnarkoba Polres Aceh Tenggara

Kamis, 3 September 2026 - 17:18 WIB

Gerak Cepat Satresnarkoba, Tiga Pria Diamankan, 20 Paket Sabu dan Satu Paket Ganja Jadi Barang Bukti

Kamis, 3 September 2026 - 16:02 WIB

Sinergi untuk Negeri, Kapolres Aceh Tenggara Beri Ucapan HUT ke-81 Kejaksaan RI

Kamis, 3 September 2026 - 10:33 WIB

Semarak Hardikda ke-67, SMAN 1 Badar Tanam Pohon dan Gelar Lomba Seni

Rabu, 2 September 2026 - 21:38 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Berita Terbaru