Ngatiyana: Saatnya Bekerja untuk Iklim, Cimahi Perkuat Kolaborasi Atasi Sampah

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Senin, 8 Juni 2026 - 22:08 WIB

5092 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIMAHI, Analisanews.id – Pemerintah Kota Cimahi memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 dengan mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, Senin (8/6/2026). Peringatan yang berlangsung di Lapangan Apel dan Aula Gedung A Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim melalui pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Cimahi menyerahkan santunan jaminan kematian kepada dua petugas penarik sampah dan satu pegawai outsourcing UPTD Pelayanan Persampahan sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian mereka dalam menjaga kebersihan kota.

Selain itu, Pemerintah Kota Cimahi juga mencanangkan Tim Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Persampahan Tingkat RT atau PIC RT yang melibatkan ASN dari seluruh perangkat daerah. Tim ini akan melakukan pendampingan dan monitoring secara langsung kepada masyarakat melalui pendekatan door to door guna memperkuat budaya pemilahan dan pengelolaan sampah dari sumbernya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanatnya, Ngatiyana menegaskan bahwa persoalan lingkungan hidup saat ini tidak dapat dipisahkan dari persoalan perubahan iklim. Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik menjadi salah satu langkah nyata yang harus dilakukan untuk mengurangi dampak lingkungan sekaligus mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.

“Bekerja untuk iklim tidak cukup menjadi slogan. Kita harus mengubah cara mengelola lingkungan, mengurangi timbulan sampah, meningkatkan pemilahan dan daur ulang, serta memastikan seluruh kebijakan pembangunan memiliki perspektif keberlanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Kota Cimahi saat ini menghadapi tantangan serius terkait pengelolaan sampah. Dengan produksi sampah mencapai sekitar 250 ton per hari, diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk memastikan sampah dapat diselesaikan sejak dari sumber sebelum berakhir di tempat pemrosesan akhir.

Kondisi ini semakin mendesak seiring rencana penghentian operasional TPA Sarimukti dalam waktu dekat. Untuk mengantisipasi dampaknya, Pemerintah Kota Cimahi terus memperkuat berbagai strategi pengurangan sampah secara terpadu, mulai dari mengoptimalkan fasilitas pengolahan sampah yang telah beroperasi, hingga memperluas edukasi dan perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah dari sumbernya.

“Pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Kami membangun kolaborasi melalui pendekatan pentahelix dengan melibatkan akademisi, dunia usaha, media, komunitas, dan masyarakat agar solusi yang dihasilkan lebih efektif dan berkelanjutan,” kata Ngatiyana.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan komitmen bersama dan surat kuasa perjanjian kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Kota Cimahi. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat edukasi, riset, inovasi teknologi, serta keterlibatan mahasiswa dalam mendukung pengelolaan lingkungan hidup dan persampahan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, menjelaskan bahwa salah satu program yang diperkuat dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini adalah Program Sekolah Sedekah Sampah yang merupakan bagian dari SERALIKOCI (Sekolah Ramah Lingkungan Kota Cimahi). Program tersebut melibatkan 94 sekolah di Kota Cimahi untuk mengumpulkan sampah anorganik bernilai ekonomis seperti botol plastik, kardus, dan kertas yang masih dapat didaur ulang.

Menurutnya, gerakan tersebut telah menunjukkan hasil positif. Selama pelaksanaan program sebelumnya pada bulan Ramadan, sekolah-sekolah berhasil mengumpulkan hampir empat ton sampah bernilai jual yang tidak berakhir di tempat pembuangan akhir.

“Melalui program ini kami ingin membangun kebiasaan memilah sampah sejak dini. Anak-anak tidak hanya belajar di sekolah, tetapi juga menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Kota Cimahi berharap peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi titik penguatan gerakan bersama dalam mengurangi timbulan sampah, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta mewujudkan Kota Cimahi yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin nyata. (Ipung).

Sumber : Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi

Berita Terkait

Gol Tunggal Uilliam Barros Bawa PERSIB Tundukkan Arema FC 1-0 di Laga Pembuka Piala Presiden 2026
Dorong Pemerintahan Bersih, Korps Alumni KNPI Jabar Luncurkan Badan Advokasi dan Pelayanan Publik
13 Dugaan SL Ilegal di Tirtajati Cirebon, Perumda Dinilai Lemah Awasi
HUT Bhayangkara ke-80: Polda Jabar Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 “Bola Gembira”, Pererat Hubungan Polri dan Masyarakat
Kemenkeu dan Pemkot Cimahi Gelar Edukasi Literasi Keuangan
Profesor Sutan Nasomal Sambut Positif Angkot Tua Dibekukan Trayeknya Tapi Cari Solusi Agar Pengusaha Dibantu Angkot Baru Atau Para Supir Pekerjakan Di kantor SKPD!!
PROF DR Sutan Nasomal : HOAX WARTAWAN Tanpa UKW BISA Dipidana. PWI Kab Bogor Wajib Mempertanggungjawabkan Ucapannya di Dunia Pers
Pemkot Cimahi Gagas Kampung Sosial Berbasis Ketahanan Pangan dan Wisata

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:18 WIB

Banjir hingga PKH Tak Tepat Sasaran Jadi Aspirasi Utama Warga dalam Reses Eko Afrianta Sitepu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:17 WIB

Ketua OKK Dudi Efni Pasaribu Wakili DPC GRIB Jaya Medan Hadiri Puncak Peringatan Hari Kebaya Nasional 2026 di Medan

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:59 WIB

Tingkatkan Pelayanan Prima, Lapas Narkotika Langkat Bagikan Perlengkapan Harian WBP dan Nutrisi Lansia

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:00 WIB

Disiplin, Adab, dan Integritas, Tiga Pesan Kuat Kakanwil Saat Kunjungi Lapas Lubuk Pakam

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:28 WIB

Petugas Lapas Kelas I Medan Asah Kemampuan Boxing, Tingkatkan Kebugaran dan Kesiapsiagaan

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:56 WIB

Hasıl Pembinaan Berbuah Panen di Lapas Kelas I Medan: Program Ketahanan Pangan Terus Menghasilkan Warga Binaan yang Produktif dan Mandiri

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:22 WIB

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Pengancaman di Tanjung Morawa Dinilai Berjalan Lamban, Pelapor Harapkan Kepastian Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:35 WIB

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Kabapas Medan Bersama Kakanwil Ditjenpas Sumut Hadiri Dialog Harapan Bersama Menteri Imipas dan KSP Kepresidenan

Berita Terbaru