Asgar Nusantara Ngahiji – Rangka Prabu Siliwangi yang Sebenar Benarnya.

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Sabtu, 19 September 2026 - 17:37 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ANALISANEWS.ID, Bandung, 19 September 2026 — Paguyuban Asgar Nusantara Ngahiji mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Jawa Barat, untuk kembali mengamalkan nilai-nilai luhur warisan leluhur: Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh — ajaran mulia yang diturunkan oleh Prabu Siliwangi, Raja Kerajaan Sunda yang membawa tanah Pasundan ke puncak kejayaan.

Ketua Umum Asgar Nusantara,Hendi Ahmad Hidayat S.H., menegaskan bahwa ketiga prinsip ini bukan sekadar semboyan masa lalu, melainkan fondasi kokoh untuk mempererat persaudaraan, membangun keadilan sosial, dan memajukan kehidupan bersama di masa kini.

Makna Trisilas Prabu Siliwangi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • SILIH ASAH — Saling mencerdaskan, saling mengasah pikiran dan kemampuan. Mengajarkan kita untuk terus berbagi ilmu, membuka wawasan, dan memajukan kualitas diri serta sesama. Tidak ada yang merasa lebih tinggi, semua tumbuh bersama.
  • SILIH ASIH — Saling menyayangi, saling peduli, dan tulus mengasihi sesama. Menjadikan kasih sayang, empati, dan persaudaraan sebagai dasar setiap hubungan, tanpa memandang asal-usul, kedudukan, atau latar belakang.
  • SILIH ASUH — Saling menjaga, membimbing, dan melindungi. Memastikan tidak ada warga yang tertinggal, terlantar, atau terabaikan. Mengayomi yang lemah, membimbing yang membutuhkan, dan memelihara persatuan sebagai satu keluarga besar.

Asgar Nusantara Mengamalkan Nilai-Nilai Ini

“Asgar Nusantara — yang berhimpun putra-putri Garut dan seluruh Nusantara — menjadikan Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh sebagai pedoman hidup sehari-hari. Kami membersihkan lingkungan, merawat tempat ibadah, mempererat silaturahmi, dan saling membantu tanpa pamrih. Itulah wajah persaudaraan sejati,” ujar H. Hendi.

Lebih lanjut beliau menegaskan:

“Di zaman yang serba cepat ini, banyak orang lupa cara bersaudara. Padahal Prabu Siliwangi telah mengajarkan ratusan tahun silam: kekuatan kita bukan pada harta atau jabatan, melainkan pada persatuan hati. Jika kita saling mengasah, mengasihi, dan mengasuh, niscaya tanah Sunda dan seluruh Nusantara kembali Gemah Ripah Rempah Loh Jinawi — makmur, aman, dan sejahtera.”

Mengajak Semua Pihak Bersatu

Asgar Nusantara mengajak pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen bangsa untuk:

  • Mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau golongan;
  • Menjaga budaya luhur bangsa sebagai identitas yang tak boleh hilang;
  • Mewujudkan keadilan dan kesejahteraan yang dirasakan langsung oleh rakyat kecil;
  • Menolak perpecahan, menumbuhkan gotong royong, dan menghidupkan kembali semangat persaudaraan.

“Mari kita jadikan ajaran Prabu Siliwangi itu nyata. Bukan hanya diucap di mulut, tapi dibuktikan dengan perbuatan. Silih asah, silih asih, silih asuh — untuk Nusantara yang lebih baik.”

 

Sumber : SEKJEN Paguyuban Asgar Nusantara Ngahiji

Rd Yadi suryadi.

Berita Terkait

Sukses Besar! Open Tournament Catur Piala Panglima TNI di Bandung Diserbu 930 Peserta
Warga Cikarang Surati Kepala Daerah, Minta Penyusunan RDTR Cikarang Timur Tak Korbankan Sawah dan Picu Banjir
Dimediasi BPD, Internal Panitia Pilkades Bantarjaya Kembali Solid Usai Miskomunikasi Anggaran
Ketua JMI Gobin: Dugaan Pemerasan oleh Oknum Wartawan Harus Di usut Tuntas
Sengkarut Pilkades Desa Bantarjaya, Bendahara Panitia Pilkades Mengundurkan Diri!
Diduga Gelapkan Dana Warga, Oknum Ketua RT di Sukamaju Tambelang Tak Kunjung Selesaikan Balik Nama Sertifikat dan SPPT PBB
Jambore Relawan Kebencanaan 2026: Cetak Relawan Milenial Berilmu dan Profesional
Polisi Amankan Truk PT Indah Prasta di Bekasi, Perusahaan Klarifikasi Ceceran Limbah Akibat Kebocoran

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 23:57 WIB

Tambang Ilegal Geumpang Kembali Disorot, Warganet Singgung Wakil Bupati, APW dan LLA Desak Aktor Utama Dibongkar

Selasa, 15 September 2026 - 02:17 WIB

Tambang Emas Ilegal Geumpang Pidie Diduga Tak Tersentuh Pengawasan, Alat Berat Terus Beroperasi, LLA Akan Laporkan ke Polda Aceh

Sabtu, 12 September 2026 - 17:46 WIB

Tambang Emas Ilegal dan Ancaman Merkuri di Geumpang Disorot, Negara Didesak Membongkar Rantai Pasok Bahan Berbahaya

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:27 WIB

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana Ukir Sukses HUT Bhayangkara ke-80

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:13 WIB

Kapolda Aceh Tinjau Lahan Jagung 40 Hektare di Pidie, Serahkan Bantuan 10 Sumur Bor untuk Petani

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:42 WIB

Diduga Terorganisir, Tambang Emas Ilegal di Geumpang Pidie Operasikan 133 Alat Berat

Berita Terbaru