Pembuatan Parit di Desa Peuniti Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, Warga Keluhkan Kualitas Pekerjaan

ANALISA NEWS

- Redaksi

Minggu, 28 Desember 2025 - 03:53 WIB

50108 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH — Pekerjaan pembuatan parit atau saluran drainase di Desa Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, yang sedang berlangsung pada 26 Desember 2025, menuai sorotan dari warga setempat. Masyarakat menilai pembangunan tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, sehingga dikhawatirkan tidak akan berfungsi optimal saat hujan deras.

Berdasarkan informasi pengadaan, proyek peningkatan saluran drainase di Gampong Peuniti ini dibiayai dari APBD Kota Banda Aceh Tahun Anggaran 2025 dengan pagu anggaran sekitar Rp2,23 miliar dan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banda Aceh.

Warga yang ditemui di lokasi menyebutkan bahwa beberapa bagian parit terlihat kurang dalam, ukuran tidak seragam, serta mutu material yang digunakan diragukan. Kondisi tersebut dikhawatirkan tidak mampu menampung debit air hujan yang tinggi, terutama pada musim penghujan akhir tahun seperti saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau dilihat sekilas saja sudah tampak tidak rapi. Kami khawatir parit ini tidak bertahan lama dan tetap menyebabkan genangan,” ujar salah seorang warga Peuniti.

Menurut warga, pengawasan proyek selama proses pengerjaan dinilai kurang ketat. Hal itu terlihat dari sejumlah tahapan pekerjaan yang diduga tidak mengikuti rencana teknis sebagaimana mestinya. Padahal, pembangunan parit ini diharapkan menjadi solusi atas persoalan genangan air yang kerap terjadi di kawasan permukiman tersebut.

Tokoh masyarakat setempat juga meminta Pemerintah Kota Banda Aceh serta dinas terkait agar segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pekerjaan drainase tersebut. Jika ditemukan ketidaksesuaian dengan spesifikasi, mereka mendesak agar kontraktor pelaksana diperintahkan melakukan perbaikan hingga sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Mengingat anggaran yang digunakan cukup besar dan bersumber dari uang rakyat, kami berharap kualitas pekerjaan benar-benar diawasi secara serius,” tegas salah satu tokoh masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi pemerintah yang berwenang belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan ketidaksesuaian spesifikasi dan keluhan warga tersebut. (*)

Berita Terkait

SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA
DPRA Puji Kinerja Kapolres Yulhendri Berantas Narkoba, Dinilai Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Subianto
Inilah 75 Khatib Jumat Banda Aceh
Yahdi Hasan Desak Polisi Usut Tuntas Dalang Pengeroyokan Faisal Amsco di Polda Metro Jaya
Preman Beraksi di Dalam Polda Metro Jaya, Ketua DPW Fanst Respon Aceh: Ini Tamparan Keras untuk Polri!
Bank Aceh Syariah dan Insan Pers Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning
Sekjen DPW FANST Respons Counter Polri Nusantara Aceh: “Tangkap Dan Sikat Habis Mafia Illegal Logging Tanpa Pengecualian”

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:15 WIB

LMPI MADA Jawa Barat Gelar RAPIMDA dan Halal Bihalal, Perkuat Soliditas Jelang Agenda Bela Negara

Senin, 20 April 2026 - 16:20 WIB

Pemkot Cimahi Pantau Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik SD, Pastikan Kesiapan Siswa

Minggu, 19 April 2026 - 19:40 WIB

Artha Graha Peduli Dukung Siliwangi Santri Camp 2026, Danrindam III Siliwangi Minta Santri Tangkal Radikalisme dan Adu Domba

Minggu, 19 April 2026 - 13:09 WIB

Jangan Khianati Dasa Sila Bandung!

Jumat, 17 April 2026 - 00:46 WIB

Aksi Jilid VI ANKRI: Dana Rp3 Miliar dan Aktor Eksternal Kasus BPR-KRI Masih Menggantung

Kamis, 16 April 2026 - 17:50 WIB

GMPB Dukung Pemerintah Kabupaten Bogor Tindak Tegas Dugaan PMH dan Jual Beli Jabatan

Senin, 13 April 2026 - 11:41 WIB

MIO Jabar Gelar Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Pengurus

Jumat, 10 April 2026 - 14:50 WIB

Pemkot Cimahi Cairkan Bantuan Pangan untuk Puluhan Ribu Warga

Berita Terbaru