Kabar Gembira, Tulah Desa di Aceh Tenggara Cair Dua Bulan, Capai Rp 9 Miliar

ANALISA NEWS

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:30 WIB

50265 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE, ANALISA NEWS | Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara akhirnya mencairkan tunjangan lelah atau yang dikenal dengan sebutan Tulah bagi aparatur pemerintahan desa. Dana tersebut disalurkan untuk dua bulan masa kerja dan mencakup 385 desa yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten. Total anggaran yang dikeluarkan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Tenggara mencapai sekitar Rp 9 miliar. Pencairan berlangsung pada Selasa, 27 Januari 2026, dan disambut dengan antusias oleh ribuan perangkat desa yang telah menanti kepastian pembayaran hak tersebut.

Tulah merupakan bentuk penghargaan pemerintah daerah atas peran dan pengabdian aparatur desa yang menjadi ujung tombak pelayanan publik di tingkat akar rumput. Profesi perangkat desa, yang kerap menghadapi dinamika langsung dengan masyarakat, menuntut dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas administrasi, pengelolaan pembangunan, hingga pelayanan sosial. Dengan tunjangan ini, pemerintah daerah menegaskan komitmennya dalam memberikan dukungan konkret bagi kelancaran roda pemerintahan desa.

Sebelumnya, sempat terjadi penundaan pencairan tunjangan yang kemudian menimbulkan keluhan dari sejumlah perangkat desa. Penundaan ini dikaitkan dengan kendala administrasi dan kesiapan anggaran. Namun, setelah melalui proses verifikasi dan koordinasi lintas instansi, pencairan akhirnya dapat direalisasikan. Setiap desa menerima alokasi dana berdasarkan jumlah perangkat yang tercatat resmi serta ketentuan durasi masa tunjangan yang diatur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah menyatakan bahwa pencairan dilaksanakan dengan mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai pengelolaan keuangan daerah. Proses perhitungan dan penyaluran dana diklaim dilakukan secara akuntabel, mulai dari pembukaan rekening desa, audit administrasi, hingga konfirmasi jumlah penerima. BPKD Aceh Tenggara turut menegaskan bahwa prinsip transparansi dan akurasi tetap menjadi pedoman utama dalam seluruh tahapan pencairan.

Para aparatur desa mengungkapkan rasa syukur atas cairnya tunjangan ini. Banyak di antara mereka menyatakan bahwa tunjangan tersebut sangat penting, bukan hanya untuk mendukung kebutuhan keluarga sehari-hari, tetapi juga sebagai penyemangat dalam menjalankan tugas. Terlebih, sebagian besar perangkat di desa-desa terpencil menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur, sehingga tunjangan ini menjadi bentuk motivasi atas pengabdian mereka.

Masyarakat turut berharap agar pengelolaan anggaran untuk perangkat desa dapat diprogramkan secara lebih terstruktur dan konsisten. Keberlangsungan pembayaran Tulah secara tepat waktu dinilai penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan desa, memperkuat kepercayaan publik, serta mendukung efektivitas program-program pembangunan desa yang telah direncanakan sebelumnya.

Dengan adanya pencairan tunjangan ini, atmosfer kerja di banyak desa diyakini akan berangsur membaik. Pemerintah daerah pun mengajak seluruh aparatur desa untuk tetap fokus pada tanggung jawab pelayanan, menjaga soliditas tim pemerintahan di tingkat lokal, serta terus bersinergi dalam mendukung program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Di tengah upaya pemulihan ekonomi dan peningkatan kualitas pelayanan publik, keberadaan sistem tunjangan yang berjalan baik diharapkan menjadi bagian penting dalam memperkuat fondasi pemerintahan desa ke depan.

Laporan : Edi Sahputra

Berita Terkait

DTH 344 KK Korban Banjir Agara Rampung Disalurkan, Bupati Tegaskan Jangan Ada Isu Miring
Pondok Pesantren Raudhatusshalihin Rema Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Tampilkan Ragam Tari Daerah dan Atraksi Silat
Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, Kapolres Aceh Tenggara Tatap Muka dan Silaturahmi Bersama Bhayangkari Se-Cabang Aceh Tenggara
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” ‎
Dihari Kemerdekaan Ke-81, RSUD Kutacane Dapat Penghargaan dari Ombudsman RI
Usai Upacara HUT ke-81 RI, Wabup Heri Al Hilal Turun Berbaur Bersama Warga di Lawe Sigala-Gala
Bupati Salim Fakhry Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Kutacane, 32 Veteran Terima Bingkisan
Kapolres Aceh Tenggara Hadir di Tengah Putra-Putri Terbaik Aceh Tenggara, Paskibraka Resmi Dikukuhkan

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Polsek Kubu Patroli KRYD, Jaga Keamanan Objek Vital dan Tempat Rawan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:06 WIB

Polsek Kubu Gelar Patroli KRYD, Pastikan Wilayah Aman Menjelang HUT RI Ke-81

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Latihan Bersama Paskibraka Kubu dan Kubu Babussalam, Kapolsek Kubu Berikan Arahan dan Pembinaan

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:11 WIB

Polsek Kubu Tingkatkan Patroli Malam, Jaga Keamanan dan Ketertiban Wilayah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Kapolsek Kubu Bersama Camat Cek Kesiapan 26 Paskibra Jelang HUT RI ke-81

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Kapolsek Kubu Tinjau Latihan Paskibraka, Beri Semangat 21 Pasukan Merah Putih Jelang HUT RI ke-81

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:11 WIB

Kapolsek Kubu Turun Langsung Pantau Tanaman Jagung Bersama Petani di Teluk Piyai Pesisir

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Diduga Zona Hijau Dirambah, Tim Media Temukan Alat Berat dan BBM Bersubsidi di Lokasi Sungai Daun

Berita Terbaru

Nasional

BASRI LEWAIMANG RESMI DITETAPKAN DPO NARKOTIKA

Selasa, 18 Agu 2026 - 23:21 WIB