Negara Absen, Anak-anak Pining Dipaksa Bertaruh Nyawa di Sungai

ANALISA NEWS

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:49 WIB

50536 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES,(31.03/2026)  |  Setiap pagi, di Pining, Gayo Lues, pemandangan memilukan terulang tanpa henti. Anak-anak berseragam sekolah menyeberangi sungai deras yang keruh, menantang maut demi menuntut ilmu. Jembatan Pintu Rime yang hancur diterjang banjir bandang dibiarkan terbengkalai. Tidak ada jembatan darurat, tidak ada tali pengaman, tidak ada negara di sana. Yang ada hanya keberanian yang dipaksa dan ketakutan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Janji pemerintah pusat dan provinsi sudah terlalu sering diucapkan, tapi tak pernah benar-benar diwujudkan. BNPB RI datang, melihat, berjanji, lalu menghilang. PT Hutama Karya, yang digadang-gadang sebagai pelaksana perbaikan, justru memilih diam. Tidak ada penjelasan, tidak ada rasa tanggung jawab, hanya keheningan yang menyakitkan. Warga Pining sudah bosan dengan sandiwara birokrasi. Mereka tidak butuh kunjungan seremonial, mereka menuntut solusi nyata.

Fakta di lapangan bicara lebih keras dari pidato pejabat. Anak-anak kecil, dengan seragam basah dan wajah cemas, melangkah di antara arus yang siap menyeret siapa saja. Orang tua hidup dalam kecemasan, menunggu kabar buruk yang bisa datang kapan saja. Tidak ada yang bisa menjamin keselamatan mereka, selain doa dan keberuntungan. Negara seolah menutup mata, membiarkan warganya bertaruh nyawa untuk hak dasar yang seharusnya dijamin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejanggalan semakin nyata ketika PT Hutama Karya, yang seharusnya bertanggung jawab, justru menambah luka dengan sikap bungkam. Tidak ada transparansi, tidak ada progres, hanya diam yang menyakitkan. Proyek perbaikan jembatan berubah menjadi teka-teki tanpa jawaban. Tidak ada papan informasi, tidak ada pekerja di lapangan, hanya sisa-sisa besi tua yang menjadi saksi bisu kelalaian. Warga bertanya, apakah Pining masih dianggap bagian dari Aceh, atau sudah dihapus dari peta perhatian negara. Pertanyaan itu menggantung di udara, tanpa jawaban, tanpa empati.

Dampaknya terasa nyata. Pendidikan anak-anak terancam, trauma mengendap di benak keluarga, dan kepercayaan pada negara semakin terkikis. Jika situasi ini terus dibiarkan, tragedi hanya soal waktu. Semua pihak yang memilih diam, yang bersembunyi di balik meja dan jabatan, harus bersiap menanggung beban sejarah. Pining tidak butuh belas kasihan. Pining menuntut keadilan, tindakan nyata, dan keberanian pemerintah untuk berhenti berjanji dan mulai bekerja. Di Pining, nyawa anak-anak dipertaruhkan setiap hari, sementara negara sibuk mencari alasan. (*)

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pemuda 18 Tahun, Hampir 1 Kg Ganja Jadi Barang Bukti
Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Wakapolres dan Sejumlah PJU
Kapolres Gayo Lues Beri Kejutan di HUT TNI Ke-81, Tegaskan Sinergitas TNI-Polri
Material Bekas Huntara di Gayo Lues Mulai Dikumpulkan dan Diamankan di Gudang
JUMAT BERKAH BRIMOB POLDA ACEH, BERBAGI DAN MEMBANTU MASYARAKAT TERDAMPAK BANJIR DI GAYO LUES
Polres Gayo Lues Musnahkan 53 Ribu Batang Ganja di Pegunungan Pining
Polres Gayo Lues Musnahkan 53 Ribu Batang Ganja di Pegunungan Pining
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Tindaklanjuti Informasi Masyarakat, Seorang Pria Diamankan Terkait Dugaan Narkotika

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Sinergitas TNI-Polri, Polsek Simpang Empat Berikan Imbauan Keselamatan kepada Masyarakat Pasca Erupsi Gunung Sinabung

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Perkuat Sinergitas,Polres Karo Bersama Forkopimda Sambangi Markas TNI di HUT Ke-81

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Kapolres Karo Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Selasa, 29 September 2026 - 18:08 WIB

Polres Karo Ungkap Kasus Curas Sebabkan Korban Meninggal Dunia, Dua Tersangka Diamankan

Senin, 28 September 2026 - 19:08 WIB

Polsek Tigapanah Gelar Sosialisasi Cegah Perundungan di SDN 040541 Suka Sipilihen

Jumat, 25 September 2026 - 12:56 WIB

Polres Karo Gelar Syukuran Hari Jadi Lalu Lintas ke-71

Kamis, 24 September 2026 - 16:25 WIB

Dari Limbah Jadi Cuan: USU Pelajari Inovasi Cascara Kopi Cimbang Sinabung di Karo

Selasa, 22 September 2026 - 18:45 WIB

Konsisten Bagi Makanan Gratis Selama 2 Tahun, DPC GRIB Jaya Medan Terima Bantuan dari Logistik Hamba Allah

Berita Terbaru