Unit Tipidkor Satreskrim Polrestabes Medan Edukasi Bahaya Korupsi dan Pungli kepada Pelajar SMAN 1 Medan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:04 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN –

Polrestabes Medan terus memperkuat upaya pencegahan tindak pidana korupsi melalui edukasi kepada generasi muda. Melalui Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Polrestabes Medan memberikan penyuluhan mengenai bahaya korupsi dan pungutan liar (pungli) kepada peserta didik baru SMA Negeri 1 Medan dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Medan, Jalan T. Cik Ditiro Nomor 1, Medan, tersebut dilaksanakan berdasarkan surat permohonan dari pihak sekolah yang mengundang Unit Tipidkor Satreskrim Polrestabes Medan sebagai narasumber. Materi mengenai pencegahan korupsi dan pungli menjadi salah satu agenda pembekalan bagi peserta didik baru guna membentuk karakter yang jujur, disiplin, dan berintegritas sejak dini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir sebagai narasumber Kanit Tipidkor Satreskrim Polrestabes Medan AKP Eko Sanjaya, S.H., M.H., didampingi IPDA Doni Rinaldi Pratama Barus, S.H.. Kegiatan turut dihadiri Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Roswita, S.Pd., serta diikuti ratusan siswa baru SMAN 1 Medan yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Dalam pemaparannya, AKP Eko Sanjaya menjelaskan bahwa korupsi merupakan extraordinary crime atau kejahatan luar biasa yang tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat pembangunan, menurunkan kualitas pelayanan publik, serta berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, upaya pemberantasan korupsi tidak hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga harus dibarengi dengan pendidikan karakter yang dimulai sejak usia sekolah.

Selain menjelaskan pengertian korupsi, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai praktik pungutan liar (pungli), berbagai bentuk dan modus yang sering terjadi, dampak negatif yang ditimbulkan, hingga konsekuensi hukum bagi pelaku sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam sesi yang berlangsung interaktif tersebut, para peserta didik diajak untuk membiasakan sikap jujur dalam kehidupan sehari-hari, menolak segala bentuk pungli, tidak melakukan tindakan curang, serta berani menjadi agen perubahan dalam membangun lingkungan sekolah yang bersih dan berintegritas.

AKP Eko Sanjaya menegaskan, edukasi antikorupsi kepada pelajar merupakan langkah strategis dalam membangun karakter generasi muda sebagai penerus bangsa.

> “Korupsi bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat pembangunan dan merusak masa depan bangsa. Karena itu, nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan keberanian menolak segala bentuk pungutan liar harus ditanamkan sejak di bangku sekolah. Kami berharap para siswa menjadi generasi yang berintegritas serta mampu menjadi pelopor budaya antikorupsi di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” ujar AKP Eko Sanjaya.

Ia menambahkan, pencegahan korupsi harus dimulai dari pembentukan kesadaran dan karakter yang kuat sejak dini.

> “Pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum. Yang tidak kalah penting adalah membangun kesadaran sejak usia dini. Melalui kegiatan ini kami ingin membentuk generasi emas Indonesia yang jujur, berkarakter, dan berani mengatakan tidak terhadap korupsi maupun pungutan liar,” tegasnya.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab mengenai tindak pidana korupsi, pungli, serta langkah-langkah pencegahannya. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian generasi muda terhadap pentingnya menjaga integritas dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, pihak SMAN 1 Medan mengapresiasi kehadiran Unit Tipidkor Satreskrim Polrestabes Medan sebagai narasumber dalam kegiatan MPLS. Edukasi tersebut dinilai mampu menambah wawasan peserta didik sekaligus memperkuat pendidikan karakter dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, jujur, disiplin, dan bebas dari praktik korupsi maupun pungutan liar.

Melalui kegiatan ini, Polrestabes Medan kembali menegaskan komitmennya untuk mengedepankan langkah preventif melalui edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Diharapkan, pendidikan antikorupsi yang ditanamkan sejak usia dini dapat melahirkan generasi muda yang berintegritas, berkarakter, dan menjadi pelopor budaya antikorupsi demi terwujudnya Indonesia yang bersih dan berkemajuan.(red)

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Antar Aparat Penegak Hukum, Kakanwil Ditjenpas Sumut Audiensi ke Pengadilan Tinggi Medan
Pastikan Pelayanan Prima, Plt Kalapas Narkotika Langkat Yan Patmos Pimpin Kontrol Kebersihan dan Fasilitas Ruangan
Perkuat Sinergi Berantas Narkoba, Kakanwil Ditjenpas Sumut Jalu Yuswa Panjang Audiensi dengan Kepala BNNP Sumatera Utara
Danrem 031/WB Dorong Percepatan Pembangunan Wilayah Melalui TMMD ke-129 Kodim 0313/Kampar Dimulai
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Sinergi Pengamanan Kunjungan Wakil Presiden RI di Riau
Kodim 0603/Lebak Tampilkan Debus di Festival Rakyat Nusantara 2026, Perkuat Persatuan Lewat Budaya
Tak Ada Kata Mundur! Lampos Hutauruk All Out Dukung Argentina, Tokeh Dedi Yakin Inggris Melenggang ke Final Piala Dunia 2026
Yana BW: Kader Hebat Adalah Mereka yang Membesarkan Organisasi, Bukan Diri Sendiri

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 03:25 WIB

Memastikan Pelayanan Berjalan Optimal, Direktur RSUD Kutacane Besuk Sejumlah Pasien

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:00 WIB

PROYEK REHABILITASI RUMAH KORBAN BANJIR AGARA DIDUGA “DIPANGKAS” OKNUM KADIS PERKIM

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:50 WIB

Skandal Rp134 Juta Dana Ketahanan Pangan Lembah Haji Diduga Sarat Permainan, Warga Minta APH Bertindak Tanpa Ampun

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:04 WIB

Patroli Rutin Berbuah Hasil, Satresnarkoba Polres Agara Amankan Dua Tersangka Narkotika

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:14 WIB

Belum Sempat Beredar, Lima Butir Pil Ekstasi Berhasil Diamankan Satresnarkoba, Tiga Pelaku Diamankan

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:10 WIB

Yahdi Hasan Ajak Masyarakat Nikmati Durian Kutacane, Panen Alami Jadi Jaminan Kualitas

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:57 WIB

Babinsa Kodim 0108/Agara Kebut Pemasangan Sling Jembatan Gantung Perintis, Akses Dua Desa di Ketambe Segera Terhubung

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:40 WIB

Kodim 0108/Agara Tuntaskan 83 Persen Jembatan Gantung Perintis 248 Meter, Segera Hubungkan Dua Kecamatan di Aceh Tenggara

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

Kemenkeu dan Pemkot Cimahi Gelar Edukasi Literasi Keuangan

Kamis, 16 Jul 2026 - 19:22 WIB