Kodim 0108/Agara Tuntaskan 83 Persen Jembatan Gantung Perintis 248 Meter, Segera Hubungkan Dua Kecamatan di Aceh Tenggara

REDAKSI AGARA

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:40 WIB

5039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane –  Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman kembali dibuktikan melalui pembangunan jembatan gantung perintis sepanjang 248 meter yang menghubungkan Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, dengan Desa Gulo, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara.

Hingga Minggu (12/7/2026), progres pembangunan telah mencapai 83 persen. Saat ini, personel Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat terus mempercepat pekerjaan dengan memasuki tahap pemasangan papan lantai jembatan, yang menjadi salah satu tahapan penting sebelum proses penyelesaian akhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Jembatan gantung tersebut merupakan jembatan gantung perintis terpanjang yang pernah dibangun di Kabupaten Aceh Tenggara.

Kehadirannya diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan akses transportasi yang aman, cepat, dan layak, terutama bagi warga yang selama ini harus menempuh jalur yang sulit dan berisiko untuk menghubungkan kedua kecamatan.

Pembangunan dilakukan secara gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat.

Semangat kebersamaan terlihat setiap hari di lokasi pekerjaan, mulai dari proses pembangunan pondasi, pemasangan kabel utama, perakitan rangka baja, hingga kini memasuki tahap pemasangan lantai jembatan.

Komandan Kodim 0108/Aceh Tenggara, Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T., mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus mendukung program percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.

Menurutnya, keberadaan jembatan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung, tetapi juga menjadi infrastruktur strategis yang akan membuka akses ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman.

 

“Jembatan ini dibangun untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Kami berharap kehadirannya dapat mempermudah aktivitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, mempersingkat waktu tempuh, serta meningkatkan roda perekonomian masyarakat,” ujar Dandim.

Ia menambahkan, seluruh personel yang terlibat terus bekerja maksimal agar pembangunan dapat selesai sesuai target tanpa mengurangi kualitas konstruksi.

Faktor keselamatan kerja dan mutu bangunan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pekerjaan.

Keberhasilan pembangunan yang telah mencapai 83 persen menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat.

Dukungan warga sekitar dinilai menjadi salah satu faktor penting yang mempercepat proses pembangunan hingga memasuki tahap akhir.

Selama bertahun-tahun masyarakat di kedua wilayah mengharapkan adanya akses penghubung yang lebih memadai. Dengan rampungnya jembatan gantung sepanjang 248 meter tersebut nantinya, mobilitas warga dipastikan akan jauh lebih mudah, baik untuk aktivitas pertanian, perdagangan, pendidikan, maupun pelayanan kesehatan.

Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah, keberadaan jembatan ini juga diyakini akan membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru, memperlancar distribusi hasil bumi, serta memperkuat hubungan sosial masyarakat di Kecamatan Badar dan Kecamatan Darul Hasanah.

Kodim 0108/Aceh Tenggara menargetkan pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga masyarakat segera dapat memanfaatkan jembatan yang menjadi simbol semangat gotong royong, kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta komitmen bersama dalam membangun Aceh Tenggara yang semakin maju.

( RED )

Berita Terkait

Yahdi Hasan Ajak Masyarakat Nikmati Durian Kutacane, Panen Alami Jadi Jaminan Kualitas
Babinsa Kodim 0108/Agara Kebut Pemasangan Sling Jembatan Gantung Perintis, Akses Dua Desa di Ketambe Segera Terhubung
Kodim 0108/Agara Kebut Pemasangan Hanger, Jembatan Gantung Teger Miko Masuki Fase Penentu
Dana Ketahanan Pangan Lembah Haji Diduga Menyimpang: Rp134 Juta untuk Siapa?
Peduli Korban Kebakaran, Yahdi Hasan Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Warga Batu Bulan I
Mudahkan Urusan Rumah Tangga, ‘Maulana Laundry’ Kini Hadir di Desa Kuning 1 Bambel dengan Layanan Antar-Jemput
Sentuhan Rohani di Balik Jeruji, Kapolres Aceh Tenggara Hadirkan Ustaz untuk Bina Warga Tahanan
Wakapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Kinerja, Tekankan Evaluasi dan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:07 WIB

Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:30 WIB

Sulit Ditemui Wartawan, Kebijakan Humas Kemenimipas Alokasi Anggaran Publikasi Diduga Tebang Pilih

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:04 WIB

Framing Negatif terhadap AHY dan Ibas Harus Dihentikan, Ruang Publik Harus Diisi dengan Fakta

Minggu, 5 Juli 2026 - 14:01 WIB

Ucapan Apresiasi dan Terima Kasih atas Dedikasi Irjen Pol. Agus Suryonugroho Selama Menjabat sebagai Kakorlantas Polri

Minggu, 5 Juli 2026 - 01:18 WIB

Satgas Pamtas RI-PNG yonif 645/Gty Laksanakan Kegiatan Teritorial Anjangsana Kemasyarakat di Distrik Napua

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:45 WIB

Melalui BNIdirect Bisnis, BNI Dukung Efisiensi Pengelolaan Keuangan UMKM

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:38 WIB

Sentuhan Kemanusiaan Kapolres Klaten Selamatkan Bayi Terlantar, DPP LPPI: Sosok Polisi yang Mengayomi Rakyat

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:23 WIB

Rumah Moderasi Bersama Polri Serukan Orang Tua Aktif Melindungi Anak Dari Bahaya Radikalisme Diruang Digital

Berita Terbaru