ANALISANEWS.ID||BANDUNG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Super Terbuka Jawa Barat memperkuat barisan kepengurusan dengan merangkul tokoh muda berlatar belakang hukum, Mochammad Azka Hadiyan, S.H.
Praktisi hukum, aktivis organisasi kemasyarakatan, dan wirausaha asal Bandung itu resmi bergabung untuk memperkuat struktur partai di Jawa Barat.
Kehadiran Azka dinilai sebagai langkah strategis Partai Super Terbuka Jabar dalam mendorong gaya berpolitik baru yang berbasis solusi hukum, transparan, dan dekat dengan masyarakat.
Azka merupakan alumnus Fakultas Hukum Universitas Islam Bandung (UNISBA) lulusan 2018. Ia memiliki pengalaman organisasi yang solid melalui keterlibatannya di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) BPC Bandung serta kepengurusan DPP Ormas GIBAS.
Ketua DPW Partai Super Terbuka Jawa Barat menilai bergabungnya Azka membawa energi baru bagi partai. Kombinasi latar belakang hukum, kewirausahaan, dan aktivisme organisasi diyakini mampu menjembatani aspirasi generasi muda dan pelaku usaha.
Menanggapi amanah tersebut, Azka menegaskan komitmennya untuk menghadirkan politik yang berorientasi pada pengabdian dan solusi nyata.
“Politik bukan sekadar panggung kata-kata, melainkan sarana pengabdian nyata. Amanah di Partai Super Terbuka Jabar ini akan saya jawab dengan integritas dan keberanian melahirkan kebijakan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga Jawa Barat,” tegas Azka, Selasa (5/8/2026).
Menurutnya, kemajuan Jawa Barat hanya bisa dicapai melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan akademisi, pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat.
“Kepercayaan publik tidak bisa dibeli dengan janji. Ia lahir dari konsistensi, keterbukaan, dan aksi nyata. Saya siap menjadi jembatan aspirasi warga,” lanjutnya.
Dengan bergabungnya Azka Hadiyan, Partai Super Terbuka Jawa Barat optimistis dapat menjadi motor penggerak daerah yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing tinggi, khususnya dalam isu kepastian hukum dan pelayanan publik.**


































