JAKARTA | Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI) meminta semua pihak untuk menghentikan framing negatif terhadap Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana.
Melalui Ketua Umum DPP LPPI Dedi Siregar mangatakan Kami menilai, Menpar justru patut diapresiasi atas pemaparan komprehensif mengenai capaian sektor pariwisata nasional sepanjang tahun 2025 serta rencana kerja Kementerian Pariwisata pada tahun anggaran 2026.
Pemaparan tersebut disampaikan Menpar Widiyanti Putri Wardhana dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI yang berlangsung di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (21/01/2026), sebagaimana dikutip dari laman resmi Kementerian Pariwisata, kemenpar.go.id.
Kami juga menilai penyampaian kinerja dan perencanaan tersebut merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas pemerintah kepada publik serta lembaga legislatif. “Apa yang disampaikan Menteri Pariwisata adalah laporan berbasis data dan arah kebijakan yang jelas. Ini seharusnya diapresiasi, bukan justru dibingkai secara negatif,” ujar Ketua Umum DPP LPPI Dedi Siregar
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja sektor pariwisata Indonesia menunjukkan tren positif. Pada periode Januari hingga November 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 13,98 juta kunjungan. Angka ini tumbuh sebesar 10,44 persen secara tahunan (year-on-year). Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun 2024, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tercatat sebesar 12,66 juta kunjungan.
Menurut kami capaian tersebut mencerminkan efektivitas kebijakan dan program pengembangan pariwisata yang dijalankan Kementerian Pariwisata, termasuk penguatan destinasi unggulan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta promosi pariwisata yang berkelanjutan.
“Di tengah tantangan global dan persaingan destinasi internasional, pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara ini merupakan sinyal positif. Pemerintah, khususnya Kementerian Pariwisata, layak mendapatkan dukungan agar agenda pengembangan pariwisata nasional ke depan dapat berjalan optimal,” lanjut Dedi Siregar
Kami berharap seluruh pemangku kepentingan, termasuk media dan publik, dapat menyikapi informasi secara objektif serta mendukung upaya pemerintah dalam memajukan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama perekonomian nasional.
Mentri Pariwisata sedang menjadi sorotan publik. pasalnya reaksi publik yang menyaksikan kritik DPR terhadap Mentri Pariwisata terlalu berlebihan dan tidak sesuai dengan fakta yang terjadi sesungguhnya. Mentri Pariwisata saat ini sebenarnya banyak menuai prestasi dan keberhasilan dalam menjalankan programnya dalam periode 2025 yang di sampaikan dalam rapat dengar pendat di DPR.
” Kritik terhadap Mentri Pariwisata dari nitizen dinilai terlalu berlebihan dan salah kaprah, karena sebenarnya Mentri Pariwisata dan DPR RI merupakan mitra kerja yang harmonis untuk mendukung percepatan program kerja pemerintah. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ikut memberikan komentar negatif terhadap keberhasilan Mentri Pariwisata, sebab Mentri Pariwisata sudah berbuat banyak hal dalam memajukan pariwisata di Indonesia” ujar Dedi Siregar
Dalam paparannya, bahwa sektor pariwisata Indonesia berhasil mengoleksi ratusan penghargaan internasional selama 2025. Jumlah tersebut melonjak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pariwisata Indonesia menorehkan beragam penghargaan pada tahun 2025, (*)



















