Polsek Pancur Batu Diminta Periksa dan Tangkap Mamak Maling Pelaku dan Penyebar Vidio Fitnah Pemerasan 250 Juta

ANALISA NEWS

- Redaksi

Senin, 16 Maret 2026 - 01:49 WIB

5097 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan | Polsek Pancur Batu yang dipimpin oleh Kompol Junaidi diminta segera memeriksa orang tua maling dan pemilik media sosial yang menyebarkan fitnah korban pencurian yang dijadikan tersangka di Polrestabes Medan memeras 250 juta. Fitnah tersebut beredar luas di media sosial dan menjadi bahan hujatan netizen.

Ps pelapor berharap Polsek Pancur Batu segera memeriksa terlapor dan oknum yang ikut menyusun naskah fitnah tersebut.

“Kami sudah menghadiri pemeriksaan penyidik Polsek Pancur Batu, maka dari itu kami meminta Polsek Pancur Batu segera memeriksa terlapor, akibat dari fitnah yang beredar tersebut saya merasa nama baik saya dan martabat saya di hina dan dicemarkan oleh terlapor. dia mengaku saya peras 250 Juta sementara harus dia pahami dulu apa saja unsur unsur pemerasan, dan saya tidak pernah menerima uang 250 juta dari dia,” sebut Ps kepada wartawan minggu 15 Maret 2026

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Ps menjelaskan bahwa, dirinya merupakan korban pencurian yang dijadikan tersangka atas laporan mamak maling ke Polrestabes Medan. ia pun mengaku bahwa brangkas di toko usaha keluarganya dibongkar dan sejumlah hape dan barang barang lainya di curi oleh anak terlapor.

“Anaknya bekerja di toko kami dan juga membongkar brangkas toko kami, saya laporkan secara resmi anaknya ke Polsek Pancur Batu lalu kami disuruh Penyidik Polsek Pancur Batu untuk menangkap pelaku, namun anehnya kami malahan dilaporkan ke Polrestabes Medan dan dijadikan tersangka katanya kami menganiaya anaknya sewaktu proses penangkapan,” ungkapnya

Lanjut Ps, setelah kami jadi tersangka dan saya ditahan atas perbuatan yang tidak pernah saya lakukan kami malahan di fitnah memeras 250 juta, vidio mamak maling itu beredar luar di masyarakat sehingga kami merasa heran apanya yang kami peras sementara kami saja tidak jadi berdamai dengan maling itu.

“Kini malahan dia menyebarkan fitnah bahwa saya memeras dia 250 juta, sementara sewaktu proses mediasi di Polsek Pancur Batu saya tidak ada memaksa dia dan mengancam dia agar memberikan uang 250 juta dan itu salah satu unsur pemerasan, jadi dimana saya memeras dia sementara dia tidak ada memberikan sepeser pun uang kepada saya, apalagi katanya saya memeras dia 250 juta,jelas jelas ini fitnah yang ditaburnya disaat saya menjadi korban pencurian yang dilakukan oleh anak kandungnya,” pungkasnya

Ps pun meminta Polsek Pancur batu segera memeriksa dan menangkap terlapor serta pihak yang meyebarkan fitnah yang sangat sadis tersebut.

Hinga berita ini kami tayangkan, Kapolsek Pancur Batu Kompol Junaidi yang kami konfirmasi belum terlihat memberikan tanggapan.

Sekedar informasi :

Unsur-unsur pemerasan menurut Pasal 368 ayat (1) KUHP meliputi maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain, dilakukan secara melawan hukum, menggunakan paksaan berupa kekerasan atau ancaman kekerasan, dan tujuannya untuk memaksa korban memberikan barang, membuat utang, atau menghapuskan piutang.

Berikut adalah rincian unsur-unsur tindak pidana pemerasan: Adanya Maksud Menguntungkan Diri Sendiri atau Orang Lain: Pelaku memiliki niat sadar untuk memperoleh keuntungan secara melawan hukum (melanggar hukum). Memaksa dengan Kekerasan atau Ancaman Kekerasan: Pelaku menekan kehendak korban menggunakan fisik atau ancaman yang menakut-nakuti agar korban patuh.
Objek Pemerasan: Paksaan ditujukan agar korban memberikan barang, sebagian atau seluruhnya milik korban/orang lain, membuat utang, atau menghapuskan piutang. Adanya Hubungan Sebab-Akibat: Tindakan paksaan pelaku mengakibatkan korban menderita kerugian materiil atau non-materiil. Hukumonline Hukumonline +5 Selain kekerasan fisik, pemerasan juga bisa dilakukan dengan ancaman membuka rahasia atau pencemaran nama baik (terkait Pasal 369 KUHP).

Dilansir dari https://www.hukumonline.com/, Dalam konteks hukum pidana, suatu perbuatan disebut pemerasan jika memenuhi sejumlah unsur. Unsur-unsurnya bisa ditelaah dari pasal 368 ayat (1) KUHP: “Barangsiapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seseorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan sesuatu barang, yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang itu atau orang lain, atau supaya membuat utang atau menghapuskan piutang.(*)

Berita Terkait

Polsek Berastagi Amankan Kegiatan Kerja Rani GBKP Runggun Berastagi Kota Tahun 2026
Bulog Ukir Rekor Pengadaan Beras Tertinggi,KC Karo Bidik Target Serap Gabah 100%
Sinergitas TNI-Polri, Polsek Simpang Empat Berikan Imbauan Keselamatan kepada Masyarakat Pasca Erupsi Gunung Sinabung
Perkuat Sinergitas,Polres Karo Bersama Forkopimda Sambangi Markas TNI di HUT Ke-81
Kapolres Karo Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Polres Karo Ungkap Kasus Curas Sebabkan Korban Meninggal Dunia, Dua Tersangka Diamankan
Polsek Tigapanah Gelar Sosialisasi Cegah Perundungan di SDN 040541 Suka Sipilihen
Polres Karo Gelar Syukuran Hari Jadi Lalu Lintas ke-71

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:15 WIB

Wali Kota Cimahi Ngatiyana Saksikan Pemusnahan 133 Kilogram Tembakau Sintetis dan Ribuan Barang Bukti

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Wali Kota Cimahi Ngatiyana Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Lanud Husein Sastranegara

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Pemkot Cimahi Peringati HAN 2026, Kukuhkan Forum Anak Jati Mandiri

Senin, 29 Juni 2026 - 21:04 WIB

Pemkot Cimahi Perluas Layanan Kesehatan Melalui Rawat Jalan Sore

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:40 WIB

Cimahi Deklarasikan Rumah Ibadah Ramah Anak 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 22:08 WIB

Ngatiyana: Saatnya Bekerja untuk Iklim, Cimahi Perkuat Kolaborasi Atasi Sampah

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:30 WIB

Pemkot Cimahi Kukuhkan 127 PNS Baru di Techno Park

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:25 WIB

Wali Kota Cimahi Serahkan Bansos & Siapkan Program Budidaya Lele untuk PPKS

Berita Terbaru