Isu Sukma Disebut Napi Istimewa Terbantahkan, Mantan Warga Binaan Lapas Binjai Tegaskan: Hoaks dan Menyesatkan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 04:13 WIB

5048 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINJAI –

Informasi yang beredar di sejumlah platform media sosial dan pesan berantai terkait dugaan perlakuan khusus terhadap seorang narapidana bernama Sukma di Lapas Kelas IIA Binjai dipastikan tidak benar.

Sejumlah mantan warga binaan yang pernah menjalani masa pidana bersama Sukma ketika dihubungi wartawan dari beberapa tempat terpisah,Jumat (23/01/2025) secara tegas membantah tudingan tersebut dan menyebutnya sebagai hoaks yang menyesatkan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para mantan warga binaan menegaskan, selama berada di dalam Lapas Kelas IIA Binjai, Sukma diperlakukan sama seperti narapidana lainnya, tanpa keistimewaan, fasilitas khusus, maupun perlakuan menyimpang dari aturan pemasyarakatan.

“Dia itu napi biasa, sama seperti kami semua. Tidak ada yang istimewa. Semua kegiatan, aturan, dan pembinaan dijalani sama,” ujar salah seorang mantan warga binaan berinisial AS, yang mengaku satu blok dengan Sukma saat itu.

AS juga meluruskan isu liar yang sempat berkembang terkait dugaan keterlibatan Sukma dengan narkoba, yang disebut-sebut muncul karena kebiasaannya jarang tidur malam.

“Dulu memang ada yang curiga, tapi itu cuma asumsi. Faktanya, dia punya penyakit insomnia. Dia sering stres dan banyak pikiran karena harus menjalani hukuman. Itu diketahui oleh kami yang satu kamar, bukan karena narkoba,” tegas AS.

Keterangan tersebut diperkuat oleh mantan warga binaan lainnya berinisial RH yang menyatakan bahwa Sukma dikenal sebagai pribadi tertutup, jarang berinteraksi, dan lebih sering menghabiskan waktu sendiri akibat tekanan mental selama menjalani masa pidana.

“Kalau orang stres dan susah tidur, jangan langsung dituduh macam-macam. Di dalam lapas, kondisi psikologis itu sangat berpengaruh,” ujar mantan warga binaan lain yang enggan disebutkan namanya.

Mereka menilai, narasi yang berkembang di luar telah dipelintir tanpa dasar fakta, sehingga berpotensi mencemarkan nama baik individu sekaligus merusak kepercayaan publik terhadap sistem pemasyarakatan.

“Ini sudah mengarah ke pembunuhan karakter. Kami yang pernah di sana tahu persis, isu itu tidak benar,” tambah AS dan RH.

Para mantan warga binaan juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi sepihak yang tidak disertai bukti kuat dan konfirmasi dari sumber yang kredibel.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ditemukan fakta, data, maupun catatan resmi yang menguatkan tudingan adanya perlakuan khusus atau pelanggaran hukum sebagaimana isu yang beredar.

Klarifikasi para mantan warga binaan justru menjadi bukti kuat bahwa informasi tersebut adalah hoaks yang lahir dari spekulasi dan asumsi tanpa verifikasi dari mantan napi yang disinyalir dulu sewaktu sama sama di dalam pernah berselisih fahan dengannya.

Dengan demikian, publik diharapkan lebih bijak menyaring informasi serta tidak turut menyebarkan kabar yang belum tentu benar dan berpotensi menyesatkan.(red)

Berita Terkait

Bupati Karo Hadiri Pelantikan Pengurus PERSI–MAKERSI Wilayah Sumatera Utara Serangkai Seminar-Workshop Kesehatan
Wacana Provinsi BMR Menguat, Ketua DPC AKPERSI Gorontalo: Dukung Aspirasi Rakyat, Kesiapan Daerah Jangan Diabaikan
Jelang Ramadan dan Idulfitri Bupati Karo Hadiri High Level Meeting TPID Sumut
Muh Iksan Saranani Dorong Razia THM dan Kost demi Lindungi Generasi Muda Sultra
Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Seulawah 2026 Edukasi Masyarakat Tertib Berlalu Lintas Melalui Pembagian Brosur
Viral LGBT Diduga di THM Paragon, DPD PWMOI Pekanbaru Bidang Pendidikan Desi Novita Dukung Aksi Tokoh Masyarakat Riau Menutup Tempat Tersebut.
Ketua DPD AKPERSI Gorontalo Tegas: Copot Kapolres Jika Penertiban PETI Tebang Pilih
Kuasa Hukum Ahli Waris Surati BPN Kampar: Blokir Akses Balik Nama

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:29 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Upacara PTDH Personel Sebagai Bentuk Ketegasan Penegakan Disiplin dan Kode Etik Polri

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:47 WIB

Polres Gayo Lues Bersama Kejari, Pengadilan Negeri, Dinkes dan BNNK Musnahkan 186 KG Narkotika Ganja

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:12 WIB

Kapolres Apresiasi Satresnarkoba yang Berhasil Ungkap dan Sita 186 Kg Ganja Siap Edar

Senin, 9 Februari 2026 - 16:37 WIB

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo Bahas Tantangan Media Modern dan Pentingnya Komunikasi Positif di Tengah Masyarakat

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:24 WIB

Pasca Banjir Bandang Terjang Pemukiman, Brimob Polda Aceh Bantu Warga Bangkit dengan Pembangunan Jembatan Gantung Penghubung

Senin, 2 Februari 2026 - 13:52 WIB

Satreskrim Polres Gayo Lues Bersama Kejaksaan Negeri Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Dugaan Tindak Pidana Menghilangkan Jiwa Orang Lain

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:21 WIB

IDI dan PDGI Turunkan Tim Medis dan Relawan Bantu Warga Pining yang Kesulitan Akses Kesehatan

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:43 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lencana Pengabdian

Berita Terbaru