Balai I-VI DBMPR Jabar Disorot, ARM Sebut Banyak Temuan Dugaan Pelanggaran di Lapangan

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:04 WIB

50225 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ANALISANEWS,ID

BANDUNG, || Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) bersama sejumlah organisasi dan lembaga pegiat antikorupsi di Jawa Barat menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa dalam waktu dekat guna mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan proyek infrastruktur yang dikerjakan Balai I hingga Balai VI di bawah Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat.

Selain menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa, ARM dan sejumlah lembaga antikorupsi juga berencana menyerahkan laporan resmi beserta dokumen temuan yang mereka himpun dari hasil investigasi lapangan terkait pelaksanaan sejumlah proyek yang diduga tidak sesuai ketentuan dan berpotensi merugikan keuangan negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rencana aksi tersebut disepakati dalam rapat koordinasi yang digelar pada Minggu (31/5) di salah satu rumah makan di Kota Bandung. Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Umum ARM Furqon Mujahid Bangun bersama sejumlah perwakilan lembaga pegiat antikorupsi yang akan bergabung dalam aksi.

Ketua Umum ARM, Furqon Mujahid Bangun, mengatakan aksi unjuk rasa akan digelar dalam beberapa hari ke depan dengan titik aksi di Kantor Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat di Jalan Asia Afrika, Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, serta Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

“Kami akan menyampaikan seluruh berkas temuan dan laporan resmi terkait dugaan pelanggaran hukum dalam pelaksanaan proyek infrastruktur yang dikerjakan Balai I hingga Balai VI di bawah DBMPR Provinsi Jawa Barat. Berkas tersebut saat ini sedang disusun sebagai alat bukti permulaan untuk dilaporkan kepada aparat penegak hukum,” ujar Furqon.

Menurutnya, berbagai temuan yang diperoleh dari hasil pemantauan dan investigasi lapangan menunjukkan adanya indikasi pekerjaan yang dilaksanakan tidak sesuai spesifikasi teknis, kualitas pekerjaan yang dipertanyakan, serta dugaan pengurangan volume pekerjaan pada sejumlah proyek infrastruktur.

Furqon yang juga menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas Antikorupsi Forum Ormas/LSM Provinsi Jawa Barat menegaskan pihaknya akan mengawal proses pelaporan tersebut hingga ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Temuan-temuan ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kami akan mengawal laporan ini sampai benar-benar diproses oleh aparat penegak hukum. Jika ditemukan adanya pelanggaran, maka pihak-pihak yang bertanggung jawab harus mempertanggungjawabkannya secara hukum,” tegasnya.

Ia menilai kondisi tersebut bertolak belakang dengan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang selama ini mendorong peningkatan kualitas infrastruktur jalan di berbagai daerah.

“Di satu sisi pemerintah terus menyampaikan komitmennya untuk menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih baik. Namun di lapangan kami masih menemukan sejumlah pekerjaan yang diduga tidak sesuai spesifikasi dan kualitas yang semestinya. Karena itu perlu ada pemeriksaan secara menyeluruh agar masyarakat mendapatkan kepastian dan transparansi,” pungkasnya.

Aksi unjuk rasa tersebut direncanakan melibatkan sejumlah organisasi masyarakat dan lembaga pegiat antikorupsi dari berbagai daerah di Jawa Barat sebagai bentuk dorongan kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti seluruh temuan yang telah dihimpun.

(R**)

Berita Terkait

Siap Harumkan Nama Kota Bandung: BRIJARBARA SMPN 5 & SMPN 7 Berlaga di Kejurda FORBASI Jawa Barat 2026
Warga Apresiasi Pengecoran Jalan Raya Sukatani di Depan RS DKH
Si Geulis, Digitalisasi Pengelolaan Obat untuk Pelayanan Kesehatan yang Lebih Baik
Sidak Underpass Cimahi, KDM Tanyakan Kepastian Upah Pekerja
Ketua DPRD Cimahi Gaungkan Gerakan “Sampah Bisa Jadi Duit”, Hasilnya untuk Kas RT dan Santunan Yatim
Dugaan Fiktif,Pemalsuan Tanda Tangan Pengurus SPJ Dana Hibah Golkar Bekasi Rp1,61 Miliar Disorot LSM GANAS
Prihatin Warga Kesulitan Cari Pengurus Jenazah, Ketua DPRD Cimahi Dorong Pelatihan Pemulasaran
Keluarga Besar Dewi Apriatin Sampaikan Terima Kasih, Pernikahan Rini Anggraeni dan Azhar Dzulfiqar di Maison Grande Sukses Digelar

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Berawal dari Informasi Masyarakat, Polisi Amankan Dua Pria Terkait Sabu di Gayo Lues Blangkejeren 15 Oktober 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Warga dan Satgas TMMD Antusias Bangun RTLH Warga Kampung Pepelah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Tanggul Darurat di Jalan Perkebunan Penampaan Toa Kritis, Warga Khawatir Hancur Dihantam Banjir Susulan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Polisi Sita 17 Paket Sabu di Blangkejeren, Seorang Pria DiamankanBlangkejeren, 14 Oktober 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:20 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Resmi Dibuka, Satgas Bersama Warga Mulai Pengerjaan Jalan dan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Pepelah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:52 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Buka Jalan Sepanjang 3.500 Meter dan Bangun RTLH di Desa Pepelah dengan Semangat Gotong Royong

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:16 WIB

TMMD ke-130 TA 2026 Resmi Dibuka di Gayo Lues, Fokus Bangun Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Dandim 0113/Gayo Lues Hadiri Pengobatan Gratis dalam Rangka Pembukaan TMMD ke-130 TA 2026, 170 Warga Mendapat Pelayanan Kesehatan

Berita Terbaru