SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA

ANALISA NEWS

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 23:21 WIB

5014 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | JKA adalah kebanggaan Rakyat Aceh yang lahir dari rahim Perdamaian, Muallem merupakan tokoh kunci dalam melahirkan serta mempertahankan kebijakan Dana JKA.
Polemik tentang terbitnya Pergub JKA kami nilai sebagai upaya mendorong sentimen publik untuk tidak menyukai kepemimpinan Mullem, harusnya Sekda bisa melihat ini. peran Sekda Aceh yang dinilai sebagai aktor kunci dalam lahirnya kebijakan tersebut. keputusan strategis seperti ini seharusnya mempertimbangkan dampak sosial secara menyeluruh, bukan sekadar pendekatan teknokratis berbasis efisiensi anggaran.

“Kalau ini murni kebijakan Sekda, maka Mualem tidak boleh diam. Jangan sampai gubernur terseret dalam kebijakan yang justru menyakiti rakyatnya sendiri.

Lebih jauh, bahwa kebijakan ini akan menghantam kelompok kelas menengah rentan, yang selama ini tidak masuk kategori miskin, tetapi sangat bergantung pada akses jaminan kesehatan. Ketika JKA dipangkas, kelompok ini berisiko jatuh ke dalam kemiskinan baru akibat beban biaya kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan sekadar kebijakan administratif. Ini menyangkut nasib dan keselamatan rakyat. Salah langkah, dampaknya bisa sistemik.

Dalam konteks ini kami secara tegas mendesak Mualem untuk segera mengambil sikap. diamnya kepala daerah justru akan memperkuat persepsi publik bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari arah kepemimpinan gubernur.

“Mualem & dekfat harus tegas. Evaluasi, koreksi, bahkan copot jika perlu. Jangan biarkan kebijakan ini menjadi beban politik yang menghancurkan kepercayaan rakyat. Sesuai visi misi mualem dek fad.

Di akhir kami mengingatkan bahwa JKA selama ini merupakan simbol keberpihakan pemerintah Aceh terhadap rakyat. Namun jika dikelola secara keliru, program tersebut justru bisa menjadi sumber ketidakadilan baru.

“Kalau ini dibiarkan, maka yang terjadi bukan hanya krisis kebijakan, tapi krisis kepercayaan. Dan itu jauh lebih berbahaya,” ujar Arham. (*)

Berita Terkait

DPRA Puji Kinerja Kapolres Yulhendri Berantas Narkoba, Dinilai Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Subianto
Inilah 75 Khatib Jumat Banda Aceh
Yahdi Hasan Desak Polisi Usut Tuntas Dalang Pengeroyokan Faisal Amsco di Polda Metro Jaya
Preman Beraksi di Dalam Polda Metro Jaya, Ketua DPW Fanst Respon Aceh: Ini Tamparan Keras untuk Polri!
Bank Aceh Syariah dan Insan Pers Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning
Pembuatan Parit di Desa Peuniti Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, Warga Keluhkan Kualitas Pekerjaan
Sekjen DPW FANST Respons Counter Polri Nusantara Aceh: “Tangkap Dan Sikat Habis Mafia Illegal Logging Tanpa Pengecualian”

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:41 WIB

Bangun Sinergitas, Kapolsek Kubu Gelar Cooling System Bersama Perangkat Desa Rantau Panjang Kiri Hilir

Rabu, 15 April 2026 - 13:38 WIB

Pererat Sinergi, Kapolsek Kubu Gelar Silaturahmi dengan Perangkat Desa Rantau Panjang Kiri

Selasa, 14 April 2026 - 22:53 WIB

Polsek Kubu Gerak Cepat,Geledah Tempat Transaksi Narkotika Jenis Sabu Sabu, Tiga Orang Berhasil Diamankan

Selasa, 14 April 2026 - 17:32 WIB

Kapolsek Kubu Gelar Silaturahmi dan Cooling System di Wilkum Polsek Kubu

Selasa, 14 April 2026 - 17:30 WIB

forum masyarakat anti PEKAT Bersama Kapolsek Kubu Bahas Strategi Pemberantasan Narkoba Hingga ke Desa-desa

Selasa, 14 April 2026 - 17:27 WIB

POLRES ROHIL GELEDAH RUMAH DIDUGA BANDAR NARKOBA

Senin, 13 April 2026 - 20:35 WIB

KAPOLDA RIAU TEGASKAN KOMITMEN BERANTAS NARKOBA, KAPOLRES ROHIL LANTIK KAPOLSEK PANIPAHAN YANG BARU

Senin, 13 April 2026 - 20:31 WIB

Wakapolda Riau Turun ke Panipahan, Gelar Dialog dan Deklarasi Bersama Masyarakat Cegah Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru

BANDA ACEH

SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:21 WIB