Lunas Sejak 2024, Rumah Tak Kunjung Jadi: Afrizal Fadli Nasution Marah Developer Diduga Abal-abal di Sei Mencirim

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Rabu, 31 Desember 2025 - 00:17 WIB

50108 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELI SERDANG –

Harapan memiliki rumah sendiri berubah menjadi kemaraha. Dua tahun setelah pembayaran lunas, unit rumah di Perumahan Menteng Griya Insani, Desa Mencirim Tengah, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, justru mangkrak, tak layak huni, dan penuh kejanggalan.

Pembeli menuding developer bertindak tidak bertanggung jawab dan memilih menghindar dari kewajiban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Afrizal Fadli Nasution, SE, pembeli 4 unit rumah di lokasi tersebut, mengaku terkejut dan geram melihat kondisi bangunan yang jauh dari janji awal.

Rumah yang disebut “tinggal finishing” ternyata tanpa pintu kamar, WC belum terpasang, kamar mandi belum lengkap, jendela tidak utuh, air tidak mengalir, bahkan pekerjaan dasar pun belum beres.

“Ini rumah sudah lunas sejak 2024, tapi kondisinya seperti rumah ditinggal kabur. Dibilang tinggal PPC, faktanya pintu kamar mandi pun belum ada,” kata Afrizal dengan nada kesal.

Developer, Bukan Pemborong

Afrizal menegaskan sejak awal berurusan dengan developer, bukan sekadar pemborong.

Namun dalam praktiknya, uang pembayaran justru diterima penuh oleh pihak bernama Pak Ali, yang disebut sebagai pihak pelaksana sekaligus kontak (CP) pembangunan perumahan tersebut.

“Ini developer, bukan pemborong. Tapi uangnya sudah diterima semua oleh Pak Ali. Dari awal sampai lunas, tidak sampai tiga bulan kami bayarkan Rp165 juta per unit—Rp150 juta rumah, Rp15 juta dapur belakang. Sekarang orangnya tidak mau ditemui,” tegas Afrizal.

Upaya pertemuan dan klarifikasi disebut selalu buntu. Pak Ali menghilang, enggan jumpa, sementara pihak developer tidak memberi kepastian.

Surat Tanah Tak Jelas, Legalitas Dipertanyakan

Persoalan tak berhenti pada bangunan. Dokumen kepemilikan belum beres, surat tanah belum balik nama, bahkan urutan surat dan nomor kavling dinilai janggal.

Pembeli hanya menerima sebagian dokumen tanpa kejelasan dasar perhitungan.

Kondisi ini memicu rencana pengecekan legalitas, termasuk IMB/PBG perumahan.

“Kami akan cek IMB-nya. Ini betul rumah tinggal atau bukan? Main bangun saja, jalan pun belum ada. Ini harus dibuka,” ujar Afrizal.

Bangunan Terbengkalai, Akses Jalan Belum Ada

Pantauan di lapangan menunjukkan akses jalan belum siap, sebagian unit berdiri setengah jadi, sementara unit lain terbengkalai.

Material bangunan bahkan sempat dipindahkan dan disusun ulang karena disebut mengganggu akses yang melintas.

Ironisnya, demi bisa menempati rumah, Afrizal mengaku mengeluarkan uang pribadi untuk membeli material tambahan, sesuatu yang seharusnya menjadi tanggung jawab developer.

Rugi Materi dan Mental

Akibat keterlambatan dan mangkraknya rumah, pembeli mengaku menanggung kerugian besar, termasuk biaya sewa tempat tinggal selama menunggu tanpa kepastian.

“Kerugian materi sudah besar, mental juga. Kami cuma minta hak kami: rumah layak huni dan surat jelas,” ujarnya.

Akan Tempuh Jalur Hukum

Afrizal memastikan persoalan ini akan dibuka ke publik dan tidak menutup kemungkinan dibawa ke ranah hukum.

Ia juga memperingatkan masyarakat agar berhati-hati membeli rumah di lokasi tersebut.

“Jangan sampai ada korban berikutnya. Kalau perlu, ini kami laporkan,” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Pak Ali yang disebut sebagai pihak penerima pembayaran tidak merespons konfirmasi wartawan yang disampaikan melalui WhatsApp pada Selasa (30/12/2025) pukul 22.15 WIB.

Pihak developer Perumahan Menteng Griya Insani juga bungkam dan belum memberikan klarifikasi resmi.

Kasus ini kembali menyorot maraknya perumahan bermasalah di Deli Serdang. Pemerintah kabupaten dan aparat penegak hukum didesak turun tangan, termasuk mengaudit legalitas bangunan dan IMB, agar praktik developer yang diduga abal-abal tidak terus merugikan masyarakat.(red)

Berita Terkait

Polsek Kubu Ringkus Pengedar Sabu, di Pasar Pelita Kec. Kubu Babussalam
POLRES ROKAN HILIR AMANKAN DIDUGA PELAKU PEMBAKARAN LAHAN
Menuju Karo Asri Pemkab Karo Sambang Warga dan Bulan Bhakti Gotong Royong
Pemkab Karo Bentuk Tim Satgas Saber Cek Harga Pasar Jelang Hari Keagamaan
Wakil Bupati Karo Buka Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan
Pemkab Karo Ikuti Rakor Lintas Sektor Optimalisasi Program UHC Provsu
Bupati Karo Hadiri Pelantikan Pengurus PERSI–MAKERSI Wilayah Sumatera Utara Serangkai Seminar-Workshop Kesehatan
AYS Prayogie: Pers Lokal Terancam, Kebebasan Pers di Bawah Tekanan

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 21:00 WIB

Antisipasi Kejahatan 3C,Polsek Tigapanah Gelar Patroli Blue Light

Minggu, 12 April 2026 - 17:42 WIB

Pemkab Karo Gelar Rangkaian Seleksi Calon Paskibraka Tahun 2026

Minggu, 12 April 2026 - 16:32 WIB

Jajaran Forkopimda Semarakkan Pawai Paskah Oikumene Bupati Karo Himbau Sikap Toleransi Antar Umat Beragama

Jumat, 10 April 2026 - 21:28 WIB

Perkuat Komitmen Pemkab Karo Gelar Evaluasi Proses Pemberdayaan Hak Anak

Jumat, 10 April 2026 - 20:58 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Kinerja ASN, Pemkab Karo Gelar Pembinaan Evaluasi Berbasis Aplikasi

Jumat, 10 April 2026 - 09:45 WIB

Wujudkan Kamtibmas Kondusif,Polsek Berastagi Gelar Sambang dan Sapa Warga

Kamis, 9 April 2026 - 17:21 WIB

Bupati Karo Buka Resmi Kejurda Tinju Amatir Elite Pra Porprovsu Sumut 2026

Kamis, 9 April 2026 - 08:44 WIB

Kapolda Sumut Pimpin Upacara Perubahan Nomeklatur Polres Tanah Karo menjadi Polres Karo

Berita Terbaru

ROKAN HILIR

POLRES ROHIL GELEDAH RUMAH DIDUGA BANDAR NARKOBA

Selasa, 14 Apr 2026 - 17:27 WIB