ANALISANEWS.ID, BANDUNG, 30 Juli 2026 – Puncak Peringatan Hari Koperasi (Harkop) ke-79 Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 sukses diselenggarakan di Gedung SENBIK, Jl. Soekarno Hatta No. 729 C, Kota Bandung, Kamis (30/7/2026). Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, perhelatan ini berfokus pada percepatan transformasi gerakan koperasi agar makin modern, profesional, dan memiliki daya saing tinggi.
Suasana peringatan berlangsung semarak dengan hadirnya stan-stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menggelar pameran produk lokal serta bazar kerakyatan. Kegiatan ini ditujukan untuk mendukung kebangkitan dan penguatan ekonomi para anggota koperasi serta pelaku usaha kecil di wilayah Jawa Barat. Suksesnya penyelenggaraan acara ini juga tidak lepas dari dukungan PT Jamkrida Jabar beserta Bank BJB yang hadir menjadi sponsor resmi.

Sebanyak 40 pelaku UMKM binaan Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Barat turut ambil bagian menampilkan beragam produk unggulan hasil karya terbaik mereka.
Pelaksanaan bazar UMKM ini dipimpin oleh H. Muhammad Nuzul, S.E., M.M. selaku Ketua Pelaksana, serta dikoordinasikan langsung oleh Ranni Roemina, S.E., Ketua Bidang Perdagangan Dekopinwil Jawa Barat.
Dalam kesempatannya, Ranni Roemina menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya puncak peringatan Harkopnas ke-79 ini. Ia menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi para pelaku usaha lokal.

“Harapan kami, UMKM binaan Dekopinwil dapat semakin berkembang, meningkatkan perekonomian keluarga, serta ikut membesarkan gerakan kommperasi di Jawa Barat,” ujar Ranni di sela-sela kegiatan.
Acara strategis ini turut ? oleh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, di antaranya Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, jajaran pimpinan Forkopimda Jawa Barat, perwakilan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Jawa Barat, pimpinan Dekopinda dari berbagai kabupaten/kota, akademisi, hingga tokoh gerakan koperasi lokal.
Melalui momentum Peringatan Hari Koperasi ke-79 ini, sinergi antara pemerintah daerah, Dekopinwil, mitra perbankan dan penjaminan, serta para pelaku UMKM diharapkan terus terjalin kuat guna mewujudkan ekosistem koperasi yang mandiri dan berdaya saing global.**

































