KARAWANG,ANALISANEWS.ID, – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, H. Jenal Aripin, S.E., menepis isu yang menyebut dirinya sebagai dalang aksi demonstrasi warga di Kantor DPRD Kabupaten Karawang, 14 September 2026.
Aksi tersebut berlangsung di tengah perayaan Hari Jadi Kabupaten Karawang. Massa menyuarakan polemik pembangunan Jalan Badami–Loji yang tak kunjung selesai. Dalam aksi itu, warga sempat berdialog langsung dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, jajaran Bupati dan Wakil Bupati Karawang, serta Jenal Aripin sebelum membubarkan diri secara tertib.
Pascademo, beredar rumor yang mengaitkan aksi tersebut dengan Jenal Aripin. Ia pun memberikan klarifikasi tegas.
“Saya sudah menyampaikan kepada Gubernur Jawa Barat saat di Bandung bahwa akan ada aksi pada tanggal 14 September. Saya juga siap dikonfirmasi atau diklarifikasi bersama peserta aksi agar persoalan ini terang benderang secara terbuka,” tegas Jenal.
Luruskan Isu Izin Tambang PT MPB
Selain soal demonstrasi, Jenal juga meluruskan polemik perizinan tambang PT Mas Putih Belitung (MPB) yang disebut menjadi penyebab kerusakan Jalan Badami–Loji.
Ia menjelaskan, izin tambang PT MPB diterbitkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2024, di masa Penjabat Gubernur Bey Triadi Machmudin, jauh sebelum Dedi Mulyadi menjabat sebagai Gubernur.
Penjelasan ini disampaikan agar masyarakat memahami kronologi persoalan secara utuh dan tidak terjadi misinformasi.
Di akhir keterangannya, Jenal mengimbau warga Karawang untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi isu liar. Ia juga meminta agar setiap persoalan diselesaikan melalui komunikasi yang baik.
“Alangkah baiknya setiap persoalan dikomunikasikan dengan baik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” imbaunya.
Jenal juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Dedi Mulyadi atas komitmen Pemprov Jabar dalam membenahi infrastruktur di wilayah Karawang Selatan. Menurutnya, penyampaian aspirasi adalah bagian dari demokrasi yang harus dihormati selama dilakukan tertib dan mengedepankan dialog.**


































