PANIPAHAN_ROKAN_HILIR_ANALISA--Minggu, 2 Agustus 2026 Masyarakat Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, kembali menyampaikan keluhan terkait belum beroperasinya SPBU Kompak PT Bumi Rokan Sejahtera. Sejak tahun 2025 hingga 2 Agustus 2026, SPBU tersebut masih belum aktif sehingga menimbulkan harapan besar dari masyarakat agar pihak Pertamina segera memberikan kepastian.
Pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, awak media melakukan peninjauan langsung ke lokasi SPBU Kompak PT Bumi Rokan Sejahtera. Dari hasil pantauan, bangunan SPBU terlihat hampir selesai, namun hingga kini belum ada aktivitas operasional maupun kepastian kapan SPBU tersebut akan mulai melayani masyarakat.
Di lokasi, awak media mewawancarai pemilik lahan yang akrab disapa Bang Abeng. Ia menjelaskan bahwa dirinya hanya menyediakan lokasi untuk pembangunan SPBU dan seluruh proses pengoperasian menunggu keputusan dari pihak Pertamina.
“Saya hanya menyediakan tempat. Dulu saya sudah pernah menghubungi pihak Pertamina, jawabannya diminta bersabar karena katanya tidak lama lagi. Namun sampai sekarang belum ada kepastian. Abang lihat sendiri, bangunannya sudah hampir siap, tetapi belum juga ada pihak yang turun untuk mengaktifkan SPBU ini,” ujar Bang Abeng.
Menurut Bang Abeng, pekerjaan pembangunan telah berlangsung sekitar tujuh bulan. Namun hingga saat ini belum ada kepastian dari pihak terkait mengenai waktu pengoperasian SPBU tersebut.
Ia menambahkan bahwa dirinya siap apabila seluruh persyaratan dari Pertamina telah dipenuhi.
“Kalau dari Pertamina sudah menyatakan bisa berjalan, saya siap. Saya hanya menyediakan tempat dan mengikuti arahan dari pihak Pertamina,” tambahnya.
Sementara itu, masyarakat mengaku sangat berharap SPBU Kompak PT Bumi Rokan Sejahtera segera beroperasi. Saat ini, masyarakat Panipahan hanya mengandalkan SPBU PT MAJU JAYA sebagai tempat pengisian BBM. Kondisi tersebut kerap menyebabkan antrean kendaraan yang panjang, bahkan menurut keterangan warga, sesekali memicu perselisihan akibat lamanya waktu menunggu.
Sebagian besar masyarakat Panipahan menggantungkan penghasilannya dari sektor perikanan dan nelayan. Karena itu, kelancaran distribusi bahan bakar menjadi kebutuhan penting untuk menunjang aktivitas ekonomi sehari-hari.
Awak media juga pernah menghubungi dari WhatsApp atau chat-an sebelumnya telah melakukan konfirmasi kepada pihak Pertamina. Saat itu, salah seorang yang diperkenalkan sebagai Direktur kalo tidak salah, Ibu Dewi, menyampaikan kata singkat kepada pihak awak media, insyaallah Abang,” Ujarnya Buk Dewi.
Tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda kepastian aktifnya SPBU yang dimaksud.
Masyarakat berharap Pertamina, pemerintah daerah, serta instansi terkait dapat turun langsung ke lapangan untuk melakukan peninjauan dan memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai status operasional SPBU Kompak PT Bumi Rokan Sejahtera. Dengan beroperasinya SPBU tersebut, diharapkan antrean panjang BBM dapat berkurang dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para nelayan di Kecamatan Pasir Limau Kapas, menjadi lebih baik.
Catatan Redaksi:
Rilis ini memuat keluhan masyarakat dan hasil wawancara di lapangan. Awak media tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak Pertamina maupun instansi terkait agar pemberitaan tetap berimbang sesuai ketentuan jurnalistik.

































