Deli Serdang — Warga Dusun 5, Desa Dalu 10A, melancarkan protes tegas menyusul jatuh korban anak-anak yang terkena Demam Berdarah Dengue (DBD) akibat gigitan nyamuk. Protes ini dilayangkan setelah warga menilai kegiatan gotong royong dan pembersihan lingkungan yang dilakukan pemerintah desa dinilai tidak merata.
Sebelumnya, kondisi lingkungan di wilayah tersebut sempat diberitakan oleh media Analisa News Deli Serdang, yang menyoroti adanya parit tersumbat dan dipenuhi jentik-jentik nyamuk akibat kotornya aliran air.

“Macam mana mau dibilang Deli Serdang sehat, Deli Serdang bersih? Desanya saja masih kotor dan jorok. Jangan hanya sibuk foto-foto dan upload ke media tetapi pengerjaannya tidak merata. Nunggu ada yang kena dulu baru ditindak, risikonya nyawa ini, jangan main-main dengan makhluk kecil ini, kecil tapi mematikan,” ujar salah seorang warga dengan nada geram.
Tuntutan Warga Desa Dalu 10A
Menanggapi insiden ini, masyarakat mendesak aparat Desa Dalu 10A untuk segera mengambil langkah konkret, antara lain:
Membentuk Tim Khusus yang Merata: Warga meminta agar dibentuk tim kerja untuk membersihkan seluruh parit yang tersumbat di semua titik, bukan hanya di lokasi tertentu saja.

Aksi Cepat Tanggap DBD: Melakukan fogging (pengasapan) menyeluruh di area Dusun 5 guna memutus mata rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti.
Transparansi dan Konsistensi: Meminta pihak desa agar turun tangan secara langsung dan berkelanjutan dalam menjaga kebersihan lingkungan, tanpa hanya bersifat seremonial atau pencitraan di media sosial.
Sumber Media: Analisa News
Kepala Biro: Dedek Prayoga : 24 Juli 2026

































