Harimau Serang Ternak Warga di Kampung Meloak Aih Ilang, 20 Ekor Domba Dilaporkan Tewas

ANALISA NEWS

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026 - 22:54 WIB

50288 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Seekor harimau dilaporkan memangsa puluhan ekor ternak milik warga di Kampung Meloak Aih IlangKecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues , memicu kekhawatiran dan seruan kewaspadaan di tengah masyarakat. Peristiwa itu terjadi pada Jumat pagi, 23 Januari 2026, sekitar pukul 05.00 WIB, di kebun milik warga bernama Bapak Selamat Am. Ali Durin Daun.

Sebanyak 20 ekor dari total 24 ekor ternak domba — sejenis biri-biri — dilaporkan tewas akibat serangan hewan buas tersebut. Hanya empat ekor dinyatakan selamat dalam insiden yang mengejutkan masyarakat kampung tersebut. Kejadian ini kembali mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan terhadap satwa liar, terutama bagi warga yang tinggal atau beraktivitas di sekitar kawasan hutan yang masih menjadi habitat alami satwa buas seperti harimau Sumatera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Serangan ini diduga terjadi ketika ternak dalam kondisi dikandangkan di area kebun yang cukup jauh dari permukiman. Kondisi lingkungan yang masih gelap dan sepi pada waktu dini hari membuat predator tersebut bergerak leluasa tanpa terdeteksi warga. Jejak yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian memperkuat dugaan bahwa yang menyerang merupakan seekor harimau.

Imbauan kepada masyarakat pun segera dikeluarkan oleh pihak kampung. Warga diajak untuk lebih berhati-hati, tidak beraktivitas sendirian di area kebun saat malam atau dini hari, dan memastikan ternak tidak dilepas bebas di area yang rentan dimasuki satwa liar. Ronda malam, pengamanan kandang, dan pelaporan cepat ke pihak berwenang menjadi langkah penting dalam upaya pencegahan konflik lanjutan.

Kondisi ini dinilai bukan hanya sebagai insiden satwa liar masuk kampung, melainkan sebagai sinyal kuat meningkatnya tekanan pada habitat alami hewan-hewan tersebut. Perambahan hutan, pembukaan lahan tanpa kajian lingkungan, serta menurunnya populasi satwa buruan alami dalam rantai makanan harimau bisa menjadi alasan utama kenapa predator tersebut menyasar ke wilayah pemukiman manusia.

Warga berharap agar pihak berwenang seperti Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) segera turun tangan melakukan identifikasi lebih lanjut, sekaligus melakukan langkah mitigasi untuk mencegah insiden serupa terulang. Dalam waktu dekat, masyarakat juga menginginkan adanya sosialisasi langsung di kampung terkait upaya tanggap cepat menghadapi ancaman serangan satwa liar.

Hingga saat ini, warga masih diliputi kecemasan akan kemungkinan harimau tersebut kembali muncul di lokasi yang sama. Pemerintah kampung meminta seluruh warganya untuk tetap dalam keadaan siaga, menjaga keselamatan diri dan hewan ternaknya, dan tidak mengambil tindakan ekstrem yang dapat membahayakan diri maupun kelestarian satwa dilindungi.

Semoga seluruh masyarakat Kampung Meloak Aih Ilang senantiasa dalam lindungan-Nya, terhindar dari bahaya, dan selalu diberikan kekuatan dalam menjaga keselamatan bersama, baik manusia maupun ekosistem yang ada di sekitarnya.

Laporan : Edi Sahputra

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sabu, Seorang ASN Diamankan
KUNJUNGAN KERJA PENGAWAS PEMBINA: MEMANTAPKAN KESIAPAN SEKOLAH DAN MENGOBARKAN SEMANGAT BARU DI SMA NEGERI 1 PINING MENATA TAHUN AJARAN BARU 2026/2027 PASCA BENCANA
Bravo! Satresnarkoba Polres Gayo Lues Kembali Cetak Prestasi, Kasus Sabu Berhasil Diungkap
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Tangkap Pengedar Sabu, Dua Pemasok Masuk Daftar Pencarian Orang
Resmi Jabat Kapolres Gayo Lues, AKBP Cakra Donya Disambut Didong Alo dan Tari Ranup Lampuan
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ungkap Kasus Narkotika Ganja, Seorang Perempuan Diamankan
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ungkap Kasus Narkotika Ganja, Seorang Perempuan Diamankan
MPLS SMA Negeri 1 Pining Berlangsung Penuh Semangat di Tengah Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:40 WIB

Polrestabes Medan Diduga Melindungi Mamak Maling, Laporan Fitnah 6 Bulan Diperam ?

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:05 WIB

Pemkot Cimahi Transformasi RSUD Cibabat Jadi RSUD Wijaya Mulya: Melayani dari Hati

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:08 WIB

RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Normal di Tengah Kebijakan Pembatasan JKA

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:38 WIB

Aksi Demo Jilit II, Kesal Karena Selalu Dibohongi, Puluhan Masa Jemur BH Wanita di Depan Pintu Masuk Polrestabes Medan

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:59 WIB

Urus Data Resmi Pemkab Meranti Kini Lebih Mudah, Plt. Kadis Kominfo Ajak Gunakan Layanan PPID

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:00 WIB

Coffee Morning Kapolres Dan Kajari Simalungun Perkuat Soliditas serta Sinergitas Penegakan Hukum Demi Rasa Aman dan Keadilan

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:02 WIB

Komitmen Zero HALINAR. Lapas Narkotika Langkat Lakukan Pemeliharaan Berkala Perangkat Jammer

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:47 WIB

Bersatu dalam Sportivitas, Suporter Lintas Wilayah Perkuat Sinergi Menjaga Kamtibmas

Berita Terbaru