Harimau Serang Ternak Warga di Kampung Meloak Aih Ilang, 20 Ekor Domba Dilaporkan Tewas

ANALISA NEWS

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026 - 22:54 WIB

50314 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Seekor harimau dilaporkan memangsa puluhan ekor ternak milik warga di Kampung Meloak Aih IlangKecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues , memicu kekhawatiran dan seruan kewaspadaan di tengah masyarakat. Peristiwa itu terjadi pada Jumat pagi, 23 Januari 2026, sekitar pukul 05.00 WIB, di kebun milik warga bernama Bapak Selamat Am. Ali Durin Daun.

Sebanyak 20 ekor dari total 24 ekor ternak domba — sejenis biri-biri — dilaporkan tewas akibat serangan hewan buas tersebut. Hanya empat ekor dinyatakan selamat dalam insiden yang mengejutkan masyarakat kampung tersebut. Kejadian ini kembali mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan terhadap satwa liar, terutama bagi warga yang tinggal atau beraktivitas di sekitar kawasan hutan yang masih menjadi habitat alami satwa buas seperti harimau Sumatera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Serangan ini diduga terjadi ketika ternak dalam kondisi dikandangkan di area kebun yang cukup jauh dari permukiman. Kondisi lingkungan yang masih gelap dan sepi pada waktu dini hari membuat predator tersebut bergerak leluasa tanpa terdeteksi warga. Jejak yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian memperkuat dugaan bahwa yang menyerang merupakan seekor harimau.

Imbauan kepada masyarakat pun segera dikeluarkan oleh pihak kampung. Warga diajak untuk lebih berhati-hati, tidak beraktivitas sendirian di area kebun saat malam atau dini hari, dan memastikan ternak tidak dilepas bebas di area yang rentan dimasuki satwa liar. Ronda malam, pengamanan kandang, dan pelaporan cepat ke pihak berwenang menjadi langkah penting dalam upaya pencegahan konflik lanjutan.

Kondisi ini dinilai bukan hanya sebagai insiden satwa liar masuk kampung, melainkan sebagai sinyal kuat meningkatnya tekanan pada habitat alami hewan-hewan tersebut. Perambahan hutan, pembukaan lahan tanpa kajian lingkungan, serta menurunnya populasi satwa buruan alami dalam rantai makanan harimau bisa menjadi alasan utama kenapa predator tersebut menyasar ke wilayah pemukiman manusia.

Warga berharap agar pihak berwenang seperti Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) segera turun tangan melakukan identifikasi lebih lanjut, sekaligus melakukan langkah mitigasi untuk mencegah insiden serupa terulang. Dalam waktu dekat, masyarakat juga menginginkan adanya sosialisasi langsung di kampung terkait upaya tanggap cepat menghadapi ancaman serangan satwa liar.

Hingga saat ini, warga masih diliputi kecemasan akan kemungkinan harimau tersebut kembali muncul di lokasi yang sama. Pemerintah kampung meminta seluruh warganya untuk tetap dalam keadaan siaga, menjaga keselamatan diri dan hewan ternaknya, dan tidak mengambil tindakan ekstrem yang dapat membahayakan diri maupun kelestarian satwa dilindungi.

Semoga seluruh masyarakat Kampung Meloak Aih Ilang senantiasa dalam lindungan-Nya, terhindar dari bahaya, dan selalu diberikan kekuatan dalam menjaga keselamatan bersama, baik manusia maupun ekosistem yang ada di sekitarnya.

Laporan : Edi Sahputra

Berita Terkait

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara
Guslin Tinjau Langsung Pekerjaan Normalisasi Sungai Aih Bobo, Pemerintah Harap Banjir Berulang di Gayo Lues Bisa Dikurangi
Pemulihan Pascabanjir di Gayo Lues Dipercepat, Pemerintah Pusat Kirim 13 Excavator dan 3 Trado untuk Pekerjaan Lapangan
Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Gayo Lues Gotong Royong Bersihkan Masjid Taqwa Kong Paluh
Program TMMD, Jalan Menuju Perkebunan Masyarakat Kampung Pepelah Dibuka
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Dua Pria, Sita 0,14 Gram Sabu Blangkejeren, 15 Oktober 2026
Berawal dari Informasi Masyarakat, Polisi Amankan Dua Pria Terkait Sabu di Gayo Lues Blangkejeren 15 Oktober 2026
Warga dan Satgas TMMD Antusias Bangun RTLH Warga Kampung Pepelah

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:12 WIB

PPWI Ogan Ilir Resmi Laporkan Dugaan Setoran Kepala Sekolah Ke Polda Sumsel

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Jangan Jadi Stempel Pengusaha THM! Kami Datang Bukan Untuk Didengar, Tapi Untuk Dilaksanakan!

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:06 WIB

APAK Kawal Ketat Program PRAKARSA Rp100 Juta per RW, Tutup Celah Korupsi!

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Kepsek SMAN Plus Riau Luruskan Isu LKBB, Tegaskan Jaga Kepercayaan Sponsor

Jumat, 25 September 2026 - 00:04 WIB

Kapolres Simalungun Sambangi Bupati, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Pelayanan Publik

Kamis, 24 September 2026 - 23:28 WIB

Pemerintah Kabupaten Pringsewu & Pemkot Tangerang Selatan Jalin Kerjasama Replikasi SISGITA

Selasa, 22 September 2026 - 01:40 WIB

BPK Sumsel Bantah Larang Sekolah Berlangganan Media, Lalu Siapa yang Hentikan Kemitraan di Ogan Ilir?

Sabtu, 19 September 2026 - 17:13 WIB

Bantah Jadi Dalang Demo di Karawang, Jenal Aripin: Saya Justru Sudah Laporkan ke Gubernur

Berita Terbaru