BANDA ACEH ( 13/4/2026 )– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Yahdi Hasan Ramud, M.Kom., memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja jajaran Polres Aceh Tenggara yang kembali berhasil menggagalkan peredaran narkotika serta meringkus sejumlah pengguna di wilayah hukum setempat sepanjang tahun ini.
Yahdi Hasan, M.Kom yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi VII DPRA, menilai keberhasilan tersebut merupakan bukti konsistensi Polres Aceh Tenggara di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Yulhendri dalam menyisir peredaran gelap narkoba di berbagai lini.
”Langkah tegas yang dilakukan Kapolres AKBP Yulhendri beserta Satres Narkoba, Satintelkam, dan Satreskrim patut kita apresiasi. Ini merupakan bentuk nyata perlindungan terhadap masyarakat Aceh Tenggara,” ujar Yahdi Hasan.

Menurut Yahdi, upaya pemberantasan narkoba yang dilakukan Polres Aceh Tenggara sejalan dengan misi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Ia menekankan bahwa pemberantasan barang haram tersebut merupakan mandat langsung kepala negara yang harus dijalankan demi memenuhi harapan masyarakat.
”Polres Aceh Tenggara telah bekerja sesuai dengan koridor yang diperintahkan Presiden dan selaras dengan keinginan masyarakat. Ini adalah bagian dari komitmen besar dalam menjaga stabilitas nasional dari tingkat daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, politisi Partai Aceh tersebut berharap agar Polres Aceh Tenggara terus memaksimalkan upaya pemberantasan tanpa adanya kompromi maupun praktik tebang pilih. Ia menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi ketahanan sosial dan budaya Aceh.
”Kami berharap penegakan hukum ini dilakukan secara menyeluruh tanpa pandang bulu. Hal ini sangat krusial karena menyangkut Program Pemerintah Aceh dalam memperkuat ketahanan sosial, terutama dalam melindungi generasi muda,” tegas Yahdi.
Ia mengingatkan bahwa daya rusak narkoba tidak hanya menyasar kesehatan fisik, tetapi juga merusak tatanan sosial serta nilai-nilai agama yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat di Aceh.
”Jangan beri ruang bagi pengedar. Generasi muda kita harus diselamatkan agar tatanan sosial dan nilai-nilai agama di bumi Serambi Mekkah tetap terjaga dari pengaruh zat adiktif yang merusak ini,” pungkasnya.
Laporan : Edi Sahputra

























