DPPKB Aceh Tenggara Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, Gandeng LSM WGAB

REDAKSI AGARA

- Redaksi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:02 WIB

5049 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Aceh Tenggara terus memperkuat komitmennya dalam memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak melalui peningkatan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan silaturahmi antara Ketua DPD LSM Wadah Generasi Anak Bangsa (WGAB) Aceh Tenggara, Samsul Bahri, dengan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Aceh Tenggara, dr. NURLELA, M.Ked (PA), Sp.PA, yang berlangsung di ruang kerja Plt. Kepala DPPKB, Senin (3/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi wadah diskusi mengenai penguatan perlindungan perempuan dan anak, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta upaya membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan maupun anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt. Kepala DPPKB Aceh Tenggara, dr. NURLELA, M.Ked (PA), Sp.PA, menjelaskan bahwa melalui Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), DPPKB memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan, pendampingan, serta fasilitasi terhadap perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan.

Menurutnya, setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti melalui proses asesmen dan pendampingan, kemudian dikoordinasikan dengan instansi terkait sesuai kebutuhan korban, seperti fasilitas pelayanan kesehatan, Dinas Sosial, aparat penegak hukum, pemerintah desa, maupun pihak lain yang berwenang.

“Kami hadir untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan, pendampingan, dan pelayanan yang dibutuhkan. Karena itu, koordinasi serta kerja sama lintas sektor menjadi kunci agar setiap penanganan dapat berjalan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar dr. NURLELA.

Ia menambahkan, upaya perlindungan perempuan dan anak tidak hanya dilakukan ketika terjadi kasus, tetapi juga melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan. Menurutnya, meningkatnya pemahaman masyarakat akan mendorong terciptanya lingkungan yang lebih aman bagi perempuan dan anak.

Selain itu, dr. NURLELA mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau menemukan dugaan tindak kekerasan terhadap perempuan maupun anak. Ia menilai, kepedulian masyarakat merupakan bagian penting dalam mempercepat penanganan dan memastikan korban memperoleh hak-haknya secara optimal.

Sementara itu, Ketua DPD LSM WGAB Aceh Tenggara, Samsul Bahri, mengapresiasi keterbukaan DPPKB dalam membangun komunikasi dan memperkuat kolaborasi dengan organisasi masyarakat.

Menurutnya, perlindungan terhadap perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan.

“Kami siap bersinergi dengan DPPKB dalam mendukung edukasi kepada masyarakat serta berbagai program perlindungan perempuan dan anak. Kolaborasi yang baik akan melahirkan pelayanan yang lebih optimal dan memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak,” kata Samsul Bahri.

Ia berharap silaturahmi tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama antara DPPKB dan LSM WGAB sehingga berbagai program perlindungan perempuan dan anak dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Tenggara.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi, membangun komunikasi yang berkelanjutan, serta mendukung berbagai upaya dalam mewujudkan Kabupaten Aceh Tenggara yang ramah perempuan, layak anak, dan memiliki sistem perlindungan yang semakin kuat serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

( Akbar )

Berita Terkait

Sinergi Polisi dan Masyarakat Berbuah Hasil, Seorang Penyalahgunaan Sabu Kembali Terungkap
Perkuat Sinergitas Antar-Instansi, Kapolres Aceh Tenggara Kunjungi Lapas Kelas II B Kutacane
Dr. Mhd. Al-Fazri Berkomitmen Akan Terus Tingkatkan Pelayanan di RSUD Kutacane
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Presisi
Keselamatan Prioritas Utama, Kapolres Aceh Tenggara Imbau Warga Siaga Banjir dan Longsor
Kapolres Aceh Tenggara Motivasi Pelajar SMPN 1 Kutacane: Gantungkan Cita-cita Setinggi Langit, Tolak Bullying
Bupati Lantik 61 Pejabat Administrator dan Pengawas di Aceh Tenggara
Berawal dari Laporan Warga, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Agara Bongkar Peredaran Sabu di Lawe Alas

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:22 WIB

Manfaatkan Lahan Idle, Lapas Narkotika Langkat Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Hortikultura Pepaya California

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:58 WIB

Buka Pelatihan Barista di Griya Abhipraya “Kedan Kita”, Kabapas Medan Imbau Klien Pemasyarakatan Asah Life Skill dan Semangat Berwirausaha

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:43 WIB

PTPN IV Regional I Salurkan Bantuan TJSL Rp 706 Juta untuk Pembangunan Sosial Berkelanjutan

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:30 WIB

Kuasa Hukum dr. Paulus Minta Polisi Tuntaskan Laporan Dugaan Penipuan, Soroti Penanganan Perkara Utang Piutang

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:29 WIB

Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Apresiasi Layanan dan Program Pembinaan Rutan Kelas I Medan

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:47 WIB

Kodam XIX Tuanku Tambusai Perketat Kesiapan Latihan Operasi dan Satgas Pamtas RI–PNG

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:39 WIB

Kunjungan Kerja Staf Ahli, Staf Khusus, dan Tenaga Ahli Menteri Imipas: Pelayanan Prima Dipastikan Berjalan Optimal di Lapas Kelas I Medan

Rabu, 29 Juli 2026 - 03:23 WIB

PTPN IV PalmCo Raih Tiga Penghargaan Tata Kelola, Perkuat Kinerja Operasional dan Efisiensi

Berita Terbaru