MEDAN –
Ada aroma yang tak mungkin ditangkap hanya dengan indera penciuman. Ia tidak berasal dari bumbu dapur ataupun hidangan yang baru matang. Aroma itu lahir dari ketulusan, gotong royong, dan keikhlasan orang-orang yang memilih berbagi tanpa berharap pujian.
Aroma kebaikan itulah yang selama lebih dari dua tahun terus menguar dari Dapur Umum DPC GRIB Jaya Kota Medan, hingga akhirnya mengantarkan langkah Ketua Umum GRIB Jaya, H. Hercules Rozario Marshall (Rosario de Marshall), datang menyaksikannya secara langsung.
Didampingi Sekretaris Jenderal DPP GRIB Jaya H. Zulfikar dan Ketua DPD GRIB Jaya Sumatera Utara Samsul Tarigan, Hercules mengunjungi Dapur Umum DPC GRIB Jaya Kota Medan di Jalan Sei Serayu.
Rombongan disambut hangat oleh jajaran pengurus DPC GRIB Jaya Kota Medan, yakni Pembina Ferdy Sanjaya Sembiring, Ketua Rudi Ginting, Sekretaris Drs. Thoyib Marbun, Bendahara Rio Siahaan, serta Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Dudi Efni Pasaribu.
Kunjungan itu bukan sekadar agenda organisasi, melainkan bentuk penghargaan terhadap sebuah gerakan kemanusiaan yang telah lama hidup dalam kesederhanaan.
Kehadiran Hercules juga menjadi momen untuk meninjau langsung program rutin makan gratis yang digagas pengurus DPC GRIB Jaya Kota Medan.
Program tersebut telah berjalan jauh sebelum pemerintah meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di lokasi, Hercules mengaku secara khusus datang sebelum kembali ke Jakarta usai meresmikan Kantor DPD GRIB Jaya Sumatera Utara.
“Kemarin saya meresmikan Kantor DPD Sumut. Sebelum kembali ke Jakarta, saya mampir ke DPC GRIB Kota Medan untuk melihat program makan gratis MBG, singkatannya Makan Bersama GRIB,” ujar Hercules sambil tersenyum.
Perjalanan dapur umum ini berawal dari sebuah gagasan sederhana yang lahir dari Pembina DPC GRIB Jaya Kota Medan, Ferdy Sanjaya Sembiring. Gagasan itu kemudian dijaga dan diperkuat oleh Ketua DPC Rudi Ginting, Bendahara Rio Siahaan, Sekretaris Drs. Thoyib Marbun, seluruh jajaran pengurus, para relawan, serta para dermawan yang dengan tulus menyisihkan sebagian rezekinya demi memastikan tidak ada masyarakat yang pulang dengan perut kosong.
Yang membuat Hercules semakin terkesan bukan hanya keberlangsungan program tersebut, tetapi juga sumber pembiayaannya.
Ia mengaku semula mengira operasional dapur didukung oleh anggaran pemerintah. Kenyataannya, seluruh biaya berasal dari semangat gotong royong dan swadaya para kader GRIB Jaya.
“Saya kira anggarannya dari pemerintah, ternyata tidak. Dana ini murni dari seluruh kader GRIB di Sumatera Utara. Kegiatan makan gratis ini bahkan sudah berjalan lebih dari dua tahun, sebelum ada program MBG dari pemerintah,” ungkap Hercules dengan nada penuh apresiasi.
Di dapur sederhana itu tidak ada dana APBN maupun APBD yang menopang setiap aktivitas. Yang menjaga api tungku tetap menyala adalah kepedulian, kebersamaan, dan keyakinan bahwa setiap piring makanan yang tersaji dapat menghadirkan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan.
Didampingi Ketua OKK Dudi Efni Pasaribu dan Sekretaris Drs. Thoyib Marbun, rombongan kemudian berkeliling melihat seluruh proses pengolahan makanan, mulai dari persiapan bahan, memasak, hingga penyajian.
Seluruh momen kunjungan tersebut diabadikan oleh fotografer Yasman Nelly, yang merekam setiap senyum, kerja keras, dan kehangatan yang memenuhi sudut-sudut dapur.
Suasana semakin mengharukan ketika Hercules bertemu dengan anak-anak berseragam sekolah dasar yang telah menanti waktu makan siang.
Senyum polos dan tawa bahagia mereka menjadi bukti sederhana bahwa sepiring makanan yang disajikan dengan penuh kasih mampu menghadirkan kebahagiaan yang begitu besar.
Di balik setiap hidangan itu berdiri sosok-sosok yang bekerja tanpa sorotan. Kepala Dapur Haris bersama para juru masak andalan, Rini, Nek Ana, Kak Ana, dan Ucok, setiap hari mengolah bahan makanan dengan penuh ketulusan.
Bagi mereka, memasak bukan sekadar rutinitas, melainkan ibadah dan bentuk kasih sayang kepada sesama.
Apresiasi juga datang dari Sekretaris Jenderal DPP GRIB Jaya H. Zulfikar. Menurutnya, program yang dijalankan DPC GRIB Jaya Kota Medan layak menjadi contoh bagi seluruh pengurus GRIB Jaya di berbagai daerah.
“Kami dari DPP mengucapkan apresiasi kepada DPC Kota Medan atas program makan gratis ini. Semoga pesan Ketua Umum tadi dapat ditiru oleh DPC-DPC lain di mana pun berada,” ujar Zulfikar.
Kunjungan Ketua Umum GRIB Jaya menjadi pengakuan moral bahwa sebuah gerakan sosial yang lahir dari keikhlasan tidak pernah sia-sia. Kebaikan mungkin berjalan tanpa gemuruh, tetapi ia selalu menemukan jalannya untuk menyentuh hati banyak orang.
Kini, Dapur Umum DPC GRIB Jaya Kota Medan bukan lagi sekadar tempat memasak dan membagikan makanan. Ia telah menjelma menjadi simbol kepedulian, persaudaraan, dan semangat gotong royong yang terus hidup.
Dari dapur sederhana itulah harapan disajikan setiap hari, mengingatkan bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling banyak memberi manfaat bagi sesamanya.(AVID)

































