ANKRI Akan Gelar Unjuk Rasa Kembali Di Kejati Jawa Barat, Desak Telusuri Aliran Dana Rp 3 Miliar Dari Helmi

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:22 WIB

50139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu Analisanews, — Aliansi Nasabah Karya Remaja Indramayu (ANKRI) menyampaikan rencana pelaksanaan aksi unjuk rasa yang akan digelar Kamis 8 Januari mendatang di kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Aksi ini merupakan bentuk tuntutan moral dan hukum kepada aparat penegak hukum agar menegakkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan supremasi hukum.

Dalam aksi tersebut, ANKRI secara tegas mendesak JAMWAS Kejati untuk segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) independen guna menelusuri aliran dana sebesar Rp3 miliar yang berasal dari Helmi kepada oknum tertentu di lingkungan Kejati Jawa Barat.

Sebelumnya, pada unjuk rasa ANKRI Senin 22/12 lalu Humas Kejati Jawa Barat memberikan pernyataan yang membenarkan adanya penyerahan dana Rp 3 miliar dari Helmi kepada Kejati Jawa Barat dalam kasus Dugaan TPPU yang melibatkan Helmi, oknum eksternal yang mendapatkan kredit istimewa sampai dengan Rp 25 miliar dengan jaminan jauh di bawah plafon kredit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, penyerahan titipan dana senilai Rp 3 miliar tersebut menjadi pertanyaan publik, apakah untuk mencicil pinjaman atau untuk kepentingan lainnya belum diketahui secara gamblang.

Skandal kasus rasuah pada BPR KR Indramayu yang menyebabkan kerugian negara dan dana nasabah hingga mencapai Rp 25 miliar ini telah menyeret 3 eks pimpinannya menjadi tersangka. Namun, ANKRI menyesalkan bahwa hingga kini oknum eksternal yang sering disebut-sebut dalam persidangan dan informasi internal, Helmi, masih bebas berkeliaran di Indramayu.

Koordinator ANKRI, Andika Prayoga menegaskan bahwa pembentukan Satgas menjadi langkah krusial guna memastikan proses penegakan hukum berjalan secara objektif, profesional, dan bebas dari konflik kepentingan. Aliran dana tersebut, apabila tidak ditelusuri secara terbuka dan menyeluruh, dinilai berpotensi mencederai kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan.

“ANKRI menilai bahwa pengawasan internal harus dijalankan secara serius dan berani. Penelusuran aliran dana ini bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, tetapi untuk menjaga marwah dan integritas lembaga penegak hukum,” tegas Yoga (2/1).

“ANKRI menegaskan bahwa aksi unjuk rasa ini akan dilaksanakan secara damai, tertib, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, serta bertujuan mendorong Kejati Jawa Barat dan jajaran pengawasannya untuk bertindak transparan dan bertanggung jawab kepada publik.

ANKRI juga mengajak seluruh elemen masyarakat sipil, media, dan lembaga pengawas untuk bersama-sama mengawal proses ini demi terwujudnya penegakan hukum yang bersih dan berkeadilan.

“Kami lagi-lagi akan mendatangi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat untuk menuntuk keadilan dan hak-hak nasabah. Kamis depan, kita akn lihat apakah keadilan masih memiliki keberpihakan pada korban atau tidak di negeri yang negara hukum ini” pungkas Yoga nenutup keterangannya.**

Berita Terkait

Polsek Kubu Ringkus Pengedar Sabu, di Pasar Pelita Kec. Kubu Babussalam
POLRES ROKAN HILIR AMANKAN DIDUGA PELAKU PEMBAKARAN LAHAN
Menuju Karo Asri Pemkab Karo Sambang Warga dan Bulan Bhakti Gotong Royong
Pemkab Karo Bentuk Tim Satgas Saber Cek Harga Pasar Jelang Hari Keagamaan
Wakil Bupati Karo Buka Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan
Pemkab Karo Ikuti Rakor Lintas Sektor Optimalisasi Program UHC Provsu
Bupati Karo Hadiri Pelantikan Pengurus PERSI–MAKERSI Wilayah Sumatera Utara Serangkai Seminar-Workshop Kesehatan
AYS Prayogie: Pers Lokal Terancam, Kebebasan Pers di Bawah Tekanan

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:15 WIB

LMPI MADA Jawa Barat Gelar RAPIMDA dan Halal Bihalal, Perkuat Soliditas Jelang Agenda Bela Negara

Senin, 20 April 2026 - 16:20 WIB

Pemkot Cimahi Pantau Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik SD, Pastikan Kesiapan Siswa

Minggu, 19 April 2026 - 19:40 WIB

Artha Graha Peduli Dukung Siliwangi Santri Camp 2026, Danrindam III Siliwangi Minta Santri Tangkal Radikalisme dan Adu Domba

Minggu, 19 April 2026 - 13:09 WIB

Jangan Khianati Dasa Sila Bandung!

Jumat, 17 April 2026 - 00:46 WIB

Aksi Jilid VI ANKRI: Dana Rp3 Miliar dan Aktor Eksternal Kasus BPR-KRI Masih Menggantung

Kamis, 16 April 2026 - 17:50 WIB

GMPB Dukung Pemerintah Kabupaten Bogor Tindak Tegas Dugaan PMH dan Jual Beli Jabatan

Senin, 13 April 2026 - 11:41 WIB

MIO Jabar Gelar Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Pengurus

Jumat, 10 April 2026 - 14:50 WIB

Pemkot Cimahi Cairkan Bantuan Pangan untuk Puluhan Ribu Warga

Berita Terbaru