Deli Serdang – Tekad para pemuda Dusun 7, Desa Dalu 10A, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, untuk mengikuti Turnamen Kiyam 2026 mulai diuji oleh keterbatasan yang dihadapi. Turnamen yang dijadwalkan berlangsung di Dusun 1 itu menjadi ajang yang dinanti-nantikan, namun sejumlah kendala membuat persiapan tim Dusun 7 belum maksimal.
Para pemuda mengaku kekurangan perlengkapan seperti seragam sepak bola serta menghadapi hambatan dana untuk transportasi menuju lokasi pertandingan. Salah seorang tokoh masyarakat setempat menyampaikan keprihatinannya atas minimnya perhatian dari pihak desa terhadap tim pemuda itu. Ia menilai pemerintah Desa Dalu 10A belum memberi dukungan nyata untuk perkembangan kegiatan positif anak-anak muda di wilayahnya.
Menurut para pemuda, upaya mereka untuk tampil di turnamen merupakan wujud sportivitas dan keinginan mengharumkan nama dusun. Namun, mereka merasa seolah-olah dibiarkan berjuang sendiri tanpa bantuan yang memadai. Kondisi ini menimbulkan rasa kecewa sekaligus harapan agar pemerintah desa lebih peduli terhadap aspirasi generasi muda.
Mereka berharap pemerintah desa segera turun tangan memberikan bantuan, khususnya dalam bentuk perlengkapan dan dukungan transportasi. Para pemuda yakin, dengan adanya perhatian dan bantuan dari aparat desa, mereka dapat berpartisipasi optimal dalam turnamen serta menyalurkan bakat di bidang olahraga. Turnamen Kiyam 2026 menjadi momentum bagi mereka untuk membangun semangat kebersamaan dan sportivitas di kalangan pemuda Desa Dalu 10A.
Analisa News: Kepala Kabiro DEDEK PRAYOGA

































