Cimahi Terima Kunjungan Tim World Bank, Perkuat Transformasi Pengelolaan Sampah

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:42 WIB

5092 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIMAHI, ANALISANEWS.ID,- Pemerintah Kota Cimahi terus memperkuat transformasi pengelolaan sampah perkotaan melalui pelaksanaan Program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan Tim World Bank dan ISWMP ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentiong dan Lebaksaat , Kota Cimahi, dalam rangkaian kegiatan Implementation Support Mission (ISM), Rabu (21/1/2026).

Kunjungan tersebut diterima Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Cimahi Achmad Nuryana, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi Chanifah Listyarini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cimahi Wilman Sugiansyah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Adet Chandra Purnama, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Kegiatan ini merupakan bagiandari pemantauan dan evaluasi pelaksanaan Program ISWMP. Pada Januari 2026, World Bank melaksanakan misi resmi yang dipimpin World Bank Task Team Leader, didampingi Ketua Tim Central Project Management Unit (CPMU) Sandhi Eko Bramono dan tim, perwakilan Central Project Implementation Unit (CPIU) dan unsur Kementerian Pekerjaan Umum. Misi ini bertujuan memastikan implementasi program berjalan sesuai perencanaan, sekaligus mengidentifikasi peluang penguatan dari aspek teknis, kelembagaan, dan operasional di daerah penerima program.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira menyebutkan bahwa kehadiran Tim ISM di Kota Cimahi merupakan bentuk dukungan dan kepercayaan yang sangat berarti bagi pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan pengelolaan sampah perkotaan, terutama di tengah keterbatasan daya dukung wilayah dan kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti yang mengalami tekanan kapasitas. Menurutnya, Implementation Support Mission tidak hanya dipandang sebagai agenda monitoring, tetapi juga sebagai ruang strategis untuk memastikan setiap tahapan Program ISWMP berjalan tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Adhitia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam mengatasi persoalan persampahan melalui penguatan kebijakan dan sistem pengelolaan yang terintegrasi. Upaya tersebut mencakup penerapan kebijakan Zero to TPA, penanganan dampak sosial operasional TPST—khususnya TPST Sentiong yang berdekatan dengan SDN Pambudi Dharma—pengembangan layanan TPST sebagai kawasan percontohan berkelanjutan, pelaksanaan kampanye publik pengelolaan sampah, penguatan regulasi melalui penetapan Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS), serta pembangunan sistem kelembagaan pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

“Perubahan perilaku menjadi kunci utama keberhasilan sistem persampahan jangka panjang. Sampah akan menjadi berkah jika dipilah,” tegas Adhitia.

Program ISWMP merupakan program nasional yang didanai melalui pinjaman World Bank kepada Pemerintah Republik Indonesia dan dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Program ini diarahkan untuk mendukung penanganan permasalahan sampah secara terintegrasi, khususnya di kota dan kawasan metropolitan.

Bagi Kota Cimahi, pelaksanaan Program ISWMP menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah di tengah keterbatasan daya dukung lingkungan. Kondisi TPA Sarimukti yang mengalami kelebihan kapasitas berdampak pada pembatasan kuota pengiriman sampah wilayah Bandung Raya, sehingga mendorong Pemerintah Kota Cimahi mempercepat penguatan pengolahan sampah di tingkat kota guna mengurangi ketergantungan terhadap TPA.

Sejalan dengan itu, Pemerintah Kota Cimahi menerapkan kebijakan Zero to TPA yang berfokus pada pengurangan sampah yang dibuang ke TPA melalui penguatan pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan sampah di tingkat sumber dan kawasan. Kebijakan tersebut didukung oleh berbagai langkah konkret, antara lain penerapan Hari Organik dan Hari Anorganik, pengoperasian TPST Sentiong dan sejumlah TPS 3R di wilayah Cimahi Selatan, peningkatan kapasitas TPS eksisting, serta pembagian kewenangan pengelolaan sampah berbasis kewilayahan. Sekitar 60 persen pengelolaan sampah dilakukan di tingkat kelurahan, sementara 40 persen ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi.

Melalui Program ISWMP, Kota Cimahi juga memperoleh dukungan pembangunan dua TPST untuk meningkatkan kapasitas pengolahan sampah. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu mengurangi timbulan sampah yang dibuang ke TPA sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

Dalam rangka evaluasi pelaksanaan program, Pemerintah Kota Cimahi memanfaatkan kegiatan Implementation Support Mission (ISM) sebagai ruang pembelajaran bersama untuk mengoptimalkan kinerja fasilitas pengolahan sampah. Sejumlah peralatan pengolahan dinilai belum beroperasi secara optimal sesuai kapasitas perencanaan. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Cimahi menyatakan kesiapan menerima penggantian maupun peningkatan peralatan guna mencapai kapasitas pengolahan hingga 85 ton per hari agar TPST dapat berfungsi secara maksimal dan berkelanjutan.

Kunjungan Tim World Bank, CPMU, dan CPIU menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kota Cimahi, Pemerintah Pusat, World Bank, serta para pemangku kepentingan dalam memperkuat implementasi Program ISWMP ke depan. Pemerintah Kota Cimahi menegaskan komitmennya mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan melalui penguatan kebijakan daerah, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pengembangan sistem pengolahan yang andal demi mengurangi ketergantungan terhadap TPA dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Ipung).

 

Sumber : Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi

Berita Terkait

Peringati Harkitnas ke-118, Pemkot Cimahi Tekankan Semangat Persatuan dan Tata Kelola Modern
GOW Cimahi Gelar Itsbat Nikah untuk 40 Pasangan
World Bank Tinjau Pengelolaan Sampah Cimahi, Bahas Optimalisasi TPST Santiong
Cimahi Tetap Layani Adminduk Saat Libur Nasional
Cimahi Tingkatkan Keterbukaan Informasi Publik
MIO Jabar Gelar Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Pengurus
Cimahi Perkuat Mitigasi Bencana, Luncurkan Aplikasi KANDAGA
Aksi Sosial Inspektorat Cimahi

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 14:42 WIB

Polsek Kubu Perluas Pengawasan Ketahanan Pangan Pantau Perkembangan Jagung di Dua Lokasi Teluk Piyai

Senin, 25 Mei 2026 - 09:40 WIB

Polsek Kubu Lakukan Pemantauan Tanaman Jagung Dukung Ketahanan Pangan Daerah

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:14 WIB

Polsek Kubu Perluas Pemantauan Tanaman Jagung, Kawal Ketahanan Pangan di Teluk Nilap

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:00 WIB

Polsek Kubu Pantau Perkembangan Tanaman Jagung Guna Dukung Ketahanan Pangan di Rokan Hilir

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:57 WIB

Polsek Bagan Sinembah Ungkap Kasus Narkotika, Amankan 54,3 Gram Sabu dan 18 Butir Ekstasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:58 WIB

POLSEK KUBU MONITORING PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG SELUAS 2 HEKTAR DI KEPULAUAN SUNGAI MAJO

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:56 WIB

POLSEK KUBU TANAM JAGUNG SISTEM TUMPANG SARI SELUAS 4 HEKTAR DI TELUK NILAP, DUKUNG PENUH KETAHANAN PANGAN NASIONAL

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:34 WIB

TERUS PERLUAS LAHAN TANAM, POLSEK KUBU TANAM JAGUNG SELUAS 0,5 HEKTAR DI KEPULAUAN TELUK PIYAI

Berita Terbaru