Bandung,Analisanews.id, – Forum OSIS SMK Jawa Barat (FOSJABAR) kembali menyelenggarakan Youth Leadership Camp (YLC) sebagai agenda kaderisasi calon pengurus. Pada tahun ini, YLC 3.0 dilaksanakan pada 26-28 Desember 2025 dan bertempat di SMK PPN Tanjungsari Sumedang, dengan peserta sebanyak 138 orang dari 70 SMK di Jawa Barat.
Forum OSIS SMK Jawa Barat sebagai wadah yang menaungi OSIS SMK se-Jawa Barat, terus berupaya menciptakan regenerasi kepemimpinan yang berkualitas. Youth Leadership Camp menjadi salah satu langkah strategis untuk menyiapkan calon pemimpin muda yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga kuat secara karakter dan tanggung jawab. Kegiatan ini hadir di tengah berbagai tantangan organisasi pelajar, seperti rendahnya komunikasi antar anggota, kurangnya komitmen dalam menjalankan tugas, serta minimnya rasa kepemilikan terhadap organisasi. Melalui YLC 3.0, FOSJABAR ingin menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan pembinaan kepemimpinan yang aplikatif dan berkelanjutan dan mempersiapkan calon pengurus Jilid ke-VII.
Pembina FOSJABAR Eka Sandi S. Subrata, menyampaikan bahwa YLC 3.0 tahun 2025 menjadi salah satu tahapan penting dalam mempersiapakan calon pengurus FOSJABAR Jilid ke-VII. “YLC 3.0 tahun 2025 adalah kegiatan bagi calon pengurus FOSJABAR Jilid Ke-VII untuk membangun kekompakan dan kerjasama karena mereka berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat, melatih kepemimpinan, serta mendapatkan pembekalan ilmu organisasi untuk menjadi bekal mereka nanti. Melalui FOSJABAR, kita berharap lahir generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya.
Ketua Pelaksana YLC 3.0 tahun 2025 Annisa Andriani menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai pembelajaran kepemimpinan dan keorganisasian untuk calon Pengurus Jilid ke-VII, “Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dikemas secara intensif, mulai dari materi kepemimpinan dan organisasi, dinamika kelompok, simulasi kepemimpinan, hingga latihan kedisiplinan dan tanggung jawab. Seluruh rangkaian tersebut dirancang agar peserta dapat belajar tidak hanya dari teori, tetapi juga dari pengalaman langsung di lapangan”.
Tidak hanya berfokus pada penguatan individu, Youth Leadership Camp 3.0 juga menjadi ruang pertemuan bagi pelajar SMK dari berbagai latar belakang. Interaksi antar peserta membuka peluang bertukar ide, memperluas relasi, serta menumbuhkan rasa solidaritas dan kebersamaan sebagai satu kesatuan pelajar SMK Jawa Barat.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami peran penting seorang pemimpin dalam organisasi, mulai dari kemampuan berkomunikasi, mengambil keputusan, hingga menjaga komitmen dan integritas. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi calon pengurus OSIS maupun FOSJABAR dalam menjalankan organisas ke depan.
Dengan terselenggaranya Youth Leadership Camp 3.0, Forum OSIS SMK Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi pemimpin muda yang siap menghadapi tantangan zaman. YLC 3.0 bukan sekadar kegiatan tahunan, melainkan langkah nyata dalam membangun kepemimpinan pelajar yang berkarakter, kolaboratif, dan berdaya saing di tingkat Jawa Barat.**(Ipung)















