Rokan Hilir – Sebagai langkah strategis menenangkan suasana serta mempererat hubungan dengan masyarakat pasca aksi unjuk rasa, Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., bersama jajaran personel Polres Rohil dan anggota Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Riau melaksanakan kegiatan salat Jumat berjamaah di sejumlah masjid di wilayah Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, pada Jumat, 17 April 2026. Kegiatan berlangsung mulai pukul 12.25 WIB hingga selesai dan berjalan dengan aman serta tertib.
Kegiatan ini dilaksanakan di empat lokasi, yaitu Masjid Baiturrahman Jalan Sei Sampai Niat, Masjid Nurul Iman, Masjid Raya, dan Masjid Al-Hasanah di Kepulauan Teluk Pulai. Dalam kesempatan tersebut, petugas tidak hanya melaksanakan ibadah bersama, tetapi juga bertindak sebagai penceramah atau khatib di tiga masjid, menyampaikan pesan-pesan keamanan, ketertiban, serta ajakan kebaikan yang disampaikan dengan pendekatan yang hangat dan humanis.
Selain Kapolres, turut hadir dalam kegiatan ini Kasat Binmas Polres Rohil AKP Sahdin Damanik, Pelaksana Harian Kapolsek Panipahan IPTU Subiarto Tampubolon, S.H., tokoh agama Tuan Guru Khalifah Abdul Muhaimin, serta para jamaah dari masing-masing masjid yang menjadi lokasi kegiatan.
Dalam sambutan dan penyampaiannya di Masjid Baiturrahman, Kapolres menyampaikan permohonan maaf dari pihak kepolisian, khususnya jajaran Polsek Panipahan, atas segala keresahan yang sempat muncul di tengah masyarakat dalam waktu sebelumnya.
“Kedatangan kami di sini adalah untuk bersilaturahmi dan mendekatkan diri. Kami memohon maaf atas segala hal yang mungkin menimbulkan ketidaknyamanan di hati warga. Sebagai bentuk perbaikan, kami telah menempatkan kepolisian dan personel baru di sini, yang telah melalui proses pemeriksaan dan dinyatakan tidak terindikasi terlibat dalam hal-hal yang merugikan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa upaya pemberantasan narkoba menjadi tanggung jawab bersama, mengingat dampak buruknya yang dapat merusak masa depan generasi muda. Kapolres juga memperkenalkan kepolisian yang baru dan mengajak warga untuk menyampaikan segala keluhan, baik yang berkaitan dengan perjudian, premanisme, maupun masalah keamanan lainnya secara langsung.
“Kami telah menyediakan saluran komunikasi, termasuk grup percakapan yang beranggotakan petugas dan tokoh masyarakat, serta layanan darurat melalui nomor 110 yang dapat dihubungi kapan saja. Kami membutuhkan dukungan dan informasi dari warga agar kita dapat bersama-sama menjaga wilayah ini tetap aman dan kondusif,” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Harian Kapolsek Panipahan IPTU Subiarto Tampubolon menyampaikan harapannya agar kejadian yang menimbulkan keresahan tidak terulang kembali. Ia juga berjanji untuk lebih sering melakukan pertemuan dan komunikasi langsung dengan warga guna mendengar aspirasi dan menyelesaikan setiap permasalahan dengan jalan musyawarah.
“Kami berharap dapat terus bekerja sama dengan seluruh lapisan masyarakat. Setiap masalah yang ada, mari kita selesaikan dengan cara yang baik dan sesuai aturan. Kami juga memohon doa dari bapak dan ibu sekalian agar kami senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah pencegahan dan penenangan suasana atau cooling system yang diambil oleh kepolisian. Dengan menggunakan momen ibadah, pesan-pesan keamanan dan ajakan kebaikan disampaikan dengan cara yang lebih mudah diterima, sehingga dapat meredakan ketegangan serta membangun kembali kepercayaan antara kepolisian dan masyarakat.
Selain itu, warga juga diingatkan untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi oleh berita yang belum jelas kebenarannya, serta berperan aktif dalam menjaga lingkungan tempat tinggalnya. Apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba atau tindak pidana lainnya, warga diminta untuk segera melaporkannya kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti dengan tepat.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan hubungan silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat semakin erat, serta situasi di wilayah Kecamatan Pasir Limau Kapas dapat terus terjaga dalam keadaan aman, damai, dan kondusif. Selama rangkaian kegiatan berlangsung, seluruh situasi terpantau dalam keadaan terkendali.

























