Kubu, 20 April 2026 – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah munculnya berbagai permasalahan sosial, Polsek Kubu menggelar kegiatan patroli sinergitas bersama Pemerintah Kecamatan Kubu Babussalam, Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika), dan Forum Masyarakat Anti Penyakit Masyarakat (Pekat) pada Senin malam, 20 April 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 21.00 hingga 22.00 WIB ini difokuskan untuk menekan berbagai bentuk gangguan keamanan, termasuk perjudian, perzinahan atau prostitusi, dan yang paling utama adalah pencegahan penyalahgunaan serta peredaran narkotika di wilayah hukum setempat.
Patroli ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kubu AKP Rudi Artono Sitinjak, SH, dan diikuti oleh Sekcam Kubu Babussalam Bahrul, Penghulu Teluk Nilap Gamal Bacik, SE, tujuh orang personel Polsek Kubu, empat anggota Satpol PP Kecamatan Kubu Babussalam, perwakilan dari Pekat, serta insan pers. Sebelum turun ke lapangan, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti apel kesiapsiagaan untuk memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai rencana.
Adapun sasaran yang dituju dalam operasi ini adalah lokasi-lokasi yang sebelumnya mendapat laporan dari masyarakat sebagai tempat yang diduga digunakan untuk aktivitas yang melanggar hukum, antara lain rumah milik syafrijal di Jalan Lintas Kubu, Kepulauan Teluk Nilap; bengkel Honda milik Rizky Kurniawan di lokasi yang sama; dan rumah milik Adi. Tim melakukan pemeriksaan serta penggeledahan di dua lokasi yang dapat diakses, sementara di rumah milik sdr berinisial Adi tidak ditemukan penghuni dan pintu dalam keadaan terkunci.
Setelah dilakukan pengecekan mftfenyeluruh, tim menyatakan tidak ditemukan barang bukti berupa narkotika maupun alat pendukung aktivitas terlarang di lokasi yang diperiksa. Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa langkah ini tetap menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan berbagai bentuk penyakit masyarakat.
Kapolsek Kubu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kerja sama yang erat antara kepolisian, unsur pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat. Ia menekankan bahwa pencegahan berbagai masalah sosial tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, sehingga keterlibatan semua elemen sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Kami terus bergerak bersama seluruh komponen masyarakat, Upika, dan TNI untuk memastikan wilayah ini bebas dari hal-hal yang merugikan, terutama narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda. Selain itu, kami juga mengawasi potensi aktivitas lain seperti perjudian dan perzinahan agar tidak berkembang di tengah masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan warga terhadap kepolisian, serta mendukung program PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, dan Berkeadilan) yang digalakkan oleh kepolisian. Dengan kehadiran langsung di lapangan, diharapkan masyarakat semakin berani melaporkan segala hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban.
Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan terkendali. Pihak terkait berkomitmen untuk terus melakukan langkah serupa secara berkala, serta mengajak seluruh warga untuk ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal masing-masing.




























