Kaukus Nusantara Desak Pemekaran ALA dan ABAS untuk Jaga Keutuhan NKRI Pasca-Kericuhan di Aceh

ANALISA NEWS

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:47 WIB

5080 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE | Desakan untuk segera mengesahkan pemekaran daerah di Aceh kembali menyeruak ke permukaan setelah peringatan 21 tahun perdamaian Aceh diwarnai insiden kericuhan. Koordinator Kaukus Nusantara, Burhan Alpin, yang juga menjabat Sekretaris Jenderal Komite Persiapan Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (KP3ALA), menegaskan bahwa pemerintah pusat harus segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) dan Provinsi Aceh Barat Selatan (ABAS).

Desakan ini mencuat sebagai respons atas ketegangan yang terjadi pada agenda doa bersama di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), yang semestinya berlangsung khidmat namun justru diwarnai protes, insiden pengusiran Wakapolda Aceh, hingga penurunan bendera Merah Putih dan pengibaran bendera GAM. Burhan menilai kejadian tersebut sebagai pertanda lemahnya stabilitas keamanan dan bentuk kegagalan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Burhan secara tegas meminta ketegasan pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, agar segera mengambil langkah konkret menjelang Hari Kemerdekaan RI. Ia menilai jika situasi di Aceh terus dibiarkan tanpa solusi, gejolak serupa akan kembali terulang dan berpotensi menggoyahkan persatuan nasional. Pemekaran wilayah, menurutnya, merupakan solusi yang sudah lama diperjuangkan masyarakat arus bawah sejak 1999 dan dianggap sebagai jalan tengah untuk mengurangi potensi konflik berkepanjangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Burhan, ketidakadilan dalam pembangunan dan perhatian pemerintah terhadap daerah pedalaman serta pesisir barat selatan Aceh telah berlangsung lama. Ia menyoroti adanya ketimpangan akibat rentang kendali yang jauh dan perbedaan adat istiadat, yang membuat wilayah ALA dan ABAS seolah terpinggirkan oleh kebijakan pemerintah provinsi maupun pusat. Burhan bahkan membandingkan kebijakan pemekaran di Papua yang dinilai relatif mudah dijalankan dan mempertanyakan mengapa aspirasi masyarakat di wilayah ALA dan ABAS seolah diabaikan.

Dengan nada tegas, Burhan menutup pernyataannya dengan mengingatkan pemerintah pusat agar segera mengesahkan RUU pemekaran sebelum masalah di Aceh berkembang lebih luas. Jika aspirasi tersebut tidak didengarkan, ia mengingatkan, potensi terjadinya tuntutan daerah untuk memisahkan diri dari Indonesia bukan hal mustahil di tengah ketidakadilan yang terus dirasakan masyarakat. Pemekaran, kata Burhan, adalah langkah strategis yang diyakini mampu menjaga keutuhan Aceh dalam bingkai NKRI. (*)

Berita Terkait

Polisi Bersama Masyarakat, Polres Aceh Tenggara Sentuh Hati Penghuni Rutan Lewat Siraman Rohani
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Seorang Perempuan dengan 34 Paket Sabu
Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas, Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Sambangi Masyarakat Desa Pulonas
HUT Golkar ke-62, Ketua DPD II Aceh Tenggara Sebut, Golkar Harus Dirasakan Masyarakat
Kapolres Aceh Tenggara diwakili oleh Wakapolres Bersama Forkopimda Hadiri Pelantikan Pengurus Cabang PGRI Periode 2024–2029
BUPATI ACEH TENGGARA LANTIK 16 KETUA CABANG PGRI PERIODE 2024–2029, DORONG PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN
Sambut Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Aceh Tenggara Gelar Donor Darah
Pemulihan Pascabencana di Aceh Tenggara, PRR Pusat Pinjamkan 18 Unit Alat Berat dan Delapan Dump Truck

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Kuasa Hukum Sebut Harga Lelang Tak Wajar, Kasus Gugatan PMH Terus Berlanjut

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Ardiansyah Saragih Apresiasi Kapolri: Polri Tunjukkan Kinerja Gemilang dalam Pengungkapan 1,1 Ton Sabu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Doa dan Kebersamaan di Sela Rutinitas Puasa Senin-Kamis Masjid Jamik Kebun Bunga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Rutan Tanjung Pura Kembangkan Lahan Adaptif Cuaca

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:29 WIB

Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Puluhan Hektare Galian C di Cibarusah Disorot, GANAS Minta Legalitas dan Dokumen Lingkungan Diaudit

Berita Terbaru