Aceh Tenggara— Acara penutupan Evaluasi Program Pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Kabupaten Aceh Tenggara berlangsung dengan semangat mendorong penguatan pengelolaan data statistik di tingkat desa sebagai fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Program Desa Cantik menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kemampuan pemerintah desa dalam mengelola, memahami, dan memanfaatkan data. Data yang akurat dan terpercaya sangat penting untuk menentukan arah kebijakan serta menyusun program pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, tiga desa di Kecamatan Bambel menjadi bagian dari program pembinaan Desa Cantik, yakni Desa Kute Buluh, Desa Terutung Megara, dan Desa Pancar Iman.
Hasil evaluasi program Desa Cantik menempatkan Desa Kute Buluh sebagai peringkat pertama, disusul Desa Terutung Megara sebagai peringkat kedua, dan Desa Pancar Iman sebagai peringkat ketiga.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi pemerintah desa untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan data. Keberhasilan Desa Kute Buluh meraih peringkat pertama menunjukkan pentingnya komitmen dan keseriusan dalam membangun tata kelola statistik desa.
Ketiga desa tersebut diharapkan mampu terus menghasilkan tata kelola data yang lebih baik, sehingga informasi mengenai kondisi sosial, ekonomi, kependudukan, pembangunan, serta berbagai potensi desa dapat terdokumentasi secara sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan.
Output dari program Desa Cantik tidak hanya sebatas tersedianya data, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola statistik serta menjadikan data sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan.
Dengan adanya data yang berkualitas, pemerintah desa dapat menentukan prioritas pembangunan secara lebih objektif, mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, sekaligus mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki masing-masing desa.
Desa Cantik bukan sekadar program pendataan, tetapi merupakan langkah menuju pembangunan desa berbasis data. Ketika data dikelola dengan baik dan digunakan secara tepat, kebijakan pembangunan diharapkan semakin efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penutupan evaluasi ini sekaligus menjadi momentum bagi ketiga desa di Kecamatan Bambel untuk mempertahankan prestasi serta terus mengembangkan pengelolaan data sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih maju dan tepat sasaran.
laporan (EDI GAYO)


































