Aceh Tenggara — Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tenggara, Bahagiawati, bersama tim turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat banjir dan banjir bandang di 14 desa wilayah Kecamatan Ketambe.kamis(25/12/2025).
Pendataan tersebut dilakukan sebagai syarat utama realisasi bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia bagi masyarakat terdampak bencana. Proses verifikasi mencakup tingkat kerusakan rumah, kondisi sosial ekonomi warga, serta dampak langsung yang ditimbulkan akibat bencana alam tersebut.
Bahagiawati menjelaskan, pendataan dilakukan secara teliti dan transparan agar bantuan yang nantinya disalurkan benar-benar tepat sasaran. “Data ini sangat penting sebagai dasar pengajuan bantuan ke Kementerian Sosial. Kita ingin memastikan masyarakat yang benar-benar terdampak bisa segera menerima haknya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Dinas Sosial Aceh Tenggara berkomitmen mempercepat proses administrasi agar bantuan dapat segera direalisasikan, mengingat banyak warga yang kini masih bertahan di rumah dengan kondisi tidak layak huni pascabencana.
Selain pendataan rumah rusak, tim juga mencatat kebutuhan mendesak warga, seperti bahan pangan, perlengkapan rumah tangga, dan kebutuhan dasar lainnya. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan aparat desa dan kecamatan guna melengkapi data serta memastikan tidak ada warga terdampak yang terlewatkan.
Masyarakat Kecamatan Ketambe menyambut baik langkah cepat Dinas Sosial tersebut dan berharap bantuan dari pemerintah pusat segera turun untuk membantu pemulihan pascabencana.
Laporan : Edy Sahputra















