Kabar Gembira, Tunjangan Lelah Desa di Aceh Tenggara Cair Dua Bulan, Capai Rp 9 Miliar

REDAKSI AGARA

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:04 WIB

50126 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA – Kabar baik datang bagi aparatur pemerintahan desa di Kabupaten Aceh Tenggara. Tunjangan Lelah (Tulah) desa untuk dua bulan akhirnya resmi dicairkan oleh Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Tenggara pada Selasa, 27 Januari 2026.

Pencairan tersebut mencakup 385 desa yang tersebar di 16 kecamatan, dengan total anggaran yang digelontorkan mencapai sekitar Rp 9 miliar. Dana ini diperuntukkan bagi perangkat desa sebagai bentuk penghargaan atas kinerja dan pelayanan pemerintahan desa kepada masyarakat.

Menurut informasi yang dihimpun, keterlambatan pencairan Tulah desa sebelumnya sempat menjadi keluhan di sejumlah desa. Pasalnya, tunjangan tersebut sangat bergantung pada kelancaran administrasi serta kesiapan anggaran daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun dengan dicairkannya dana tersebut, diharapkan dapat meningkatkan semangat kerja aparatur desa dalam menjalankan roda pemerintahan, pelayanan publik, serta mendukung stabilitas ekonomi keluarga perangkat desa.

Pemerintah daerah melalui BPKD Aceh Tenggara memastikan bahwa proses pencairan dilakukan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku. Setiap desa menerima dana berdasarkan ketentuan jumlah perangkat dan masa tunjangan yang telah ditetapkan.

Masyarakat pun berharap ke depan, pembayaran Tulah desa dapat dilakukan tepat waktu agar tidak kembali menimbulkan polemik di tingkat desa. Transparansi dan konsistensi pengelolaan keuangan daerah dinilai menjadi kunci agar hak-hak aparatur desa dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Dengan pencairan ini, aparatur desa di Aceh Tenggara diharapkan dapat kembali fokus menjalankan tugas pelayanan dan pembangunan desa secara optimal.

laporan EDYSAHPUTRA

Berita Terkait

IDI Aceh Tenggara Tekankan Pentingnya Pembelajaran Berkelanjutan bagi Dokter melalui Workshop Medikolegal dan Forensik
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan
Mengaku Membela Kepentingan Warga, Pelapor Justru Dituding Membawa Agenda Pribadi
Kepala BKPSDM Aceh Tenggara Buka Suara Soal Isu PPPK Paruh Waktu “Siluman”, Minta Bukti Disampaikan Secara Resmi
Pegiat LIRA Aceh Tenggara Soroti Penutupan 76 Dapur SPPG di Aceh, Minta Dugaan Jual Beli Titik Diusut
Tiga Pria Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara, Sabu dan Alat Hisap Disita
Ketua LSM Tipikor Aceh Tenggara Apresiasi Upaya Satnarkoba Polres dalam Pencegahan Peredaran Sabu
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Perkuat Perang Melawan Sabu, Peran Masyarakat Dinilai Sangat Menentukan

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:39 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Senin, 1 Juni 2026 - 23:43 WIB

Pembekuan Tak Menghentikan Aktivitas, PT Hopson Aceh Industri Kembali Menjadi Sorotan Publik dan Pengawas

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:15 WIB

Hilangnya Limbah dari Lokasi yang Dipersoalkan Memperkuat Desakan Investigasi Menyeluruh terhadap Aktivitas PT Rosin

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:44 WIB

Gayo Lues dalam Bayang-Bayang Krisis Lingkungan, PT Rosin Chemicals Indonesia Didesak Bertanggung Jawab atas Dugaan Dampak Pencemaran

Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:01 WIB

PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas

Senin, 25 Mei 2026 - 01:37 WIB

PT Hopson Diduga Tetap Jalankan Mesin Produksi, Penegakan Hukum di Gayo Lues Dipertanyakan Publik

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Ketika Pabrik Lebih Berani dari Negara, PT Hopson Diduga Kembali Operasi di Tengah Pembekuan Resmi

Berita Terbaru