Dialog Budaya 2026 Dorong Pelestarian Aksara Sunda di Cimahi

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Jumat, 11 September 2026 - 20:46 WIB

50173 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIMAHI, ANALISANEWS.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat bekerja sama dengan Sekretariat DPRD Jawa Barat menggelar Dialog Budaya Jawa Barat Tahun 2026 di Aula Gedung B Pemerintah Kota Cimahi, Jumat (11/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) bertindak sebagai tuan rumah.

Dialog Budaya Jawa Barat 2026 dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Aksara Internasional 2026 dengan mengusung tema “Rumawat Aksara Sunda Dina Raraga Miéling Poé Aksara Sadunya”. Forum ini menjadi wadah komunikasi, pertukaran gagasan, dan kolaborasi antara pemerintah dengan para pemangku kepentingan kebudayaan untuk membahas berbagai isu strategis sekaligus merumuskan langkah bersama dalam pelestarian, pengembangan, pemanfaatan, dan penguatan kebudayaan Jawa Barat secara berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa aksara, bahasa, seni, tradisi, dan berbagai ekspresi budaya daerah merupakan bagian penting dari identitas masyarakat. Di tengah arus modernisasi, pelestarian kebudayaan tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi perlu diwujudkan dalam langkah konkret yang mampu mendekatkan kebudayaan kepada kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan, kebudayaan merupakan bagian penting dari identitas masyarakat yang harus dijaga keberlangsungannya. Menurutnya, perkembangan zaman tidak boleh membuat generasi muda kehilangan pengetahuan mengenai budaya, bahasa, aksara, maupun sejarah daerahnya.

“Cinta terhadap budaya harus dilestarikan. Budaya kita, khususnya budaya Jawa Barat dan budaya daerah, benar-benar harus kita pertahankan dan diwariskan kepada anak-anak kita,” ujar Ngatiyana.

Ia mengatakan, dialog budaya menjadi penting untuk mempertemukan berbagai gagasan mengenai upaya pelestarian kebudayaan. Pemerintah Kota Cimahi juga mendorong penggunaan Aksara Sunda di ruang publik sebagai bagian dari upaya memperkenalkan dan membumikan kembali aksara daerah kepada masyarakat.

Pemanfaatan Aksara Sunda, kata Ngatiyana, tidak berhenti pada penunjuk jalan yang mulai menggunakan aksara daerah, tetapi dapat dikembangkan pada nama jalan maupun fasilitas dan bangunan publik di Kota Cimahi. Langkah tersebut diharapkan menjadi bentuk nyata pelestarian budaya sekaligus memperkuat identitas daerah di tengah arus modernisasi.

Kepala Disparbud Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan mengatakan, pengembangan kebudayaan menjadi salah satu fokus pemerintah daerah, termasuk mendorong tumbuhnya ekosistem penggiat Aksara Sunda di Kota Cimahi. Menurutnya, potensi kebudayaan yang dimiliki Cimahi perlu terus digali dan dikembangkan melalui kolaborasi berbagai pihak.

Iendra juga menyoroti kiprah salah satu tokoh budaya Cimahi, Yudistira Purnama Shakyan atau Mang Ujang Lalip, dalam mengembangkan Aksara Sunda. Ia menyebut telah terdapat tujuh manuskrip yang dibuat dan dicetak, yang kemudian diperlihatkan dalam kegiatan Dialog Budaya di Kota Cimahi. Kehadiran karya tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya nyata mengenalkan dan mengembangkan kembali Aksara Sunda kepada masyarakat.

Menurut Iendra, kegiatan Dialog Budaya menjadi kesempatan untuk menggali berbagai potensi dan gagasan kebudayaan yang berkembang di Kota Cimahi. Ia berharap forum tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi dilanjutkan dengan kolaborasi yang mampu memperkuat pengembangan kebudayaan di Kota Cimahi secara berkelanjutan.

Selain Dialog Budaya, kegiatan dirangkaikan dengan pengukuhan Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC) periode 2026–2030. DKKC diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan masukan, menampung aspirasi, serta mendorong pelestarian dan pengembangan seni dan budaya di Kota Cimahi.

Penguatan kebudayaan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, akademisi, budayawan, seniman, komunitas, dan masyarakat perlu membangun kolaborasi agar kebudayaan tidak hanya dipertahankan sebagai warisan masa lalu, tetapi juga mampu berkembang dan memberi kontribusi bagi kemajuan daerah.

Semangat tersebut sejalan dengan tagline kebudayaan Kota Cimahi, “Kreatif Warga-na, Mantap Karya-na, Maju Kota-na, Hepi Budayawan-na.” Tagline ini menegaskan keterkaitan antara kreativitas warga, kualitas karya budaya, kemajuan kota, serta kesejahteraan para pelaku kebudayaan.

Dialog Budaya Jawa Barat 2026 juga dihadiri Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Yomanius Untung serta jajaran Pemerintah Kota Cimahi. Kegiatan juga menghadirkan tiga narasumber, yakni Siti Muntamah, S.A.P., Drs. Mamat Rachmat, M.Si., dan Yudistira Purnama Shakyan (Mang Ujang Lalip), Maestro Aksara Sunda.

Sekitar 100 peserta dari unsur budayawan, seniman, pelaku budaya, akademisi, komunitas, dan pemangku kepentingan kebudayaan turut mengikuti dialog. Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam menjaga keberlangsungan kebudayaan Jawa Barat.

Melalui Dialog Budaya Jawa Barat 2026, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat ekosistem kebudayaan yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga Aksara Sunda, bahasa, seni, tradisi, dan berbagai ekspresi budaya Jawa Barat tetap menjadi identitas yang hidup, berkembang, dan relevan bagi generasi masa kini maupun masa mendatang. (Ipung).

 

Sumber : Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi

Berita Terkait

Ketua DPRD Cimahi Lepas 6 Cabor Menuju Porprov XV Jabar 2026
Ketua DPRD Cimahi Hadiri WCPD 2026: Dorong Perda Ramah Disabilitas
Perkuat Struktur di Jabar, Partai Super Terbuka Gaet Advokat Muda Azka Hadiyan
BUMD DARI APBD MASYARAKAT HARUS PAHAM TENTANG PDAM KOTA BANDUNG
BAJA Jabar Tegaskan Empat Pilar Perjuangan untuk Keadilan dan Kesejahteraan Rakyat
Tokoh Masyarakat Bahyudin Ubaydilah Tegaskan Keberatan Namanya Dibawa-bawa dalam Proyek Rekonstruksi Jalan Jarakosta–Kobak Rante
Ketum PIM Akhmad Ikhsan: Prestasi BRIJARBARA SMPN 5 Contoh Kepemimpinan Sejak Dini
Siap Harumkan Nama Kota Bandung: BRIJARBARA SMPN 5 & SMPN 7 Berlaga di Kejurda FORBASI Jawa Barat 2026

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Polsek Kubu Laksanakan Sholat Subuh Keliling di Masjid Al-Ikhwan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Polsek Kubu Gelar Sosialisasi Bahaya Radikalisme dan Terorisme di SMA Negeri 1 Kubu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Polsek Kubu Kawal Pengiriman Logistik Pemilihan Penghulu Tahap I ke Kantor Camat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Polsek Kubu Ungkap Kasus Dugaan Pencabulan Anak, Satu Pelaku diRingkus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Polsek Kubu Gelar Turnamen Bola Voli Kapolsek Kubu Cup 2026, Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Polsek Kubu Menghadiri Launching Sekolah Lansia Tangguh BKL Kecamatan Kubu, 52 Pengurus BKMT Resmi Dilantik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Kubu, Aipda Saparuddin Lakukan Patroli Pengamanan di Gereja HKBP Pulau Halang Muka.

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:56 WIB

Polsek Kubu Dukung Dunia Pendidikan, Wisuda 109 Sarjana IAI Dar Aswaja Rohil Berjalan Lancar Kubu – Institut Agama Islam (IA

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD ke-130 Lanjut Membuat Gorong-gorong ke Empat

Sabtu, 7 Nov 2026 - 14:19 WIB

JAWA BARAT

Ketua DPRD Cimahi Lepas 6 Cabor Menuju Porprov XV Jabar 2026

Sabtu, 7 Nov 2026 - 11:02 WIB