Babinsa Kodim 0108/Agara Kebut Pemasangan Sling Jembatan Gantung Perintis, Akses Dua Desa di Ketambe Segera Terhubung

REDAKSI AGARA EDI GAYO

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:57 WIB

50109 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Analisa News — Pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang menghubungkan Desa Kati Maju dengan Desa Uning Abadi, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, terus menunjukkan progres signifikan.

Memasuki tahapan paling krusial, personel Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat bergotong royong melakukan pemasangan dan penguncian tali sling baja sebagai penyangga utama konstruksi jembatan, Sabtu (11/7/2026).

Pekerjaan pemasangan sling merupakan salah satu tahapan terpenting dalam pembangunan jembatan gantung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tahap ini menentukan kekuatan, keseimbangan, dan keamanan konstruksi secara keseluruhan sebelum pekerjaan dilanjutkan pada pemasangan rangka lantai, papan lantai, pagar pengaman, hingga tahap penyelesaian akhir.

Sejak pagi hari, personel TNI bersama warga telah berada di lokasi pembangunan. Dengan peralatan yang tersedia, mereka bekerja secara bergotong royong menarik, membentangkan, memasang, hingga mengunci tali sling baja dari kedua sisi jembatan.

Setiap tahapan dilakukan secara teliti untuk memastikan posisi sling benar-benar presisi sehingga mampu menopang beban jembatan saat nantinya digunakan masyarakat.

Suasana kebersamaan terlihat begitu kuat di lokasi pembangunan. Personel Babinsa membaur bersama masyarakat tanpa mengenal lelah.

Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia kembali ditunjukkan dalam pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah pedalaman Kecamatan Ketambe.

Babinsa Desa Kati Maju, Serka Mulyono, mengatakan pemasangan tali sling merupakan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi karena menjadi penopang utama seluruh konstruksi jembatan.

“Hari ini kami fokus pada pemasangan sekaligus penguncian tali sling baja.Ini merupakan tahapan paling penting karena sling akan menjadi penyangga utama seluruh konstruksi jembatan. Seluruh pekerjaan dilakukan secara hati-hati agar hasilnya benar-benar kuat, aman, dan sesuai standar.

Dengan mulai terpasangnya sling, kami optimistis progres pembangunan akan semakin cepat hingga selesai sesuai target,” ujarnya.

Menurut Serka Mulyono, pembangunan Jembatan Gantung Perintis bukan sekadar membangun sarana penyeberangan, tetapi menjadi solusi atas berbagai persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat.

Selama bertahun-tahun, warga Desa Kati Maju dan Desa Uning Abadi harus menghadapi kesulitan ketika melintasi sungai, terutama saat musim hujan.

Meningkatnya debit air sering kali membuat aktivitas masyarakat terganggu, mulai dari perjalanan menuju sekolah, akses pelayanan kesehatan, hingga pengangkutan hasil pertanian.

Dengan hadirnya jembatan gantung tersebut, masyarakat nantinya akan memperoleh akses yang lebih cepat, aman, dan efisien.

Mobilitas warga akan meningkat, distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, biaya transportasi dapat ditekan, serta aktivitas ekonomi di kedua desa diharapkan semakin berkembang.

Selain memberikan manfaat ekonomi, keberadaan jembatan juga diyakini akan mendukung peningkatan pelayanan publik. Anak-anak sekolah tidak lagi kesulitan menuju tempat belajar, masyarakat lebih mudah memperoleh layanan kesehatan, sementara hubungan sosial antarwarga kedua desa akan semakin erat.

Keterlibatan Babinsa dalam setiap tahapan pembangunan menjadi wujud nyata komitmen Kodim 0108/Aceh Tenggara dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah binaan.

Kehadiran TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga aktif membantu pemerintah dan masyarakat mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan rakyat.

Melalui sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Kecamatan Ketambe diharapkan dapat segera diselesaikan.

Setelah rampung, jembatan ini akan menjadi urat nadi baru yang menghubungkan Desa Kati Maju dan Desa Uning Abadi, memperlancar aktivitas masyarakat, mempercepat pertumbuhan ekonomi pedesaan, serta menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong mampu menghadirkan pembangunan yang bermanfaat bagi generasi mendatang.

( RED )

Berita Terkait

Knalpot Brong Mengusik Kenyamanan, Polres Aceh Tenggara Tegaskan Knalpot Brong Bakal Ditindak
Tak Sekadar Instruksi, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Bambel
Tak Sekadar Instruksi, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Bambel
Syukuran dan Tatap Muka HUT Polwan ke-78, Kapolres Apresiasi Dedikasi Polwan Polres Aceh Tenggara
Syukuran dan Tatap Muka HUT Polwan ke-78, Kapolres Apresiasi Dedikasi Polwan Polres Aceh Tenggara
Kurang dari 24 Jam, URC Satreskrim Polres Aceh Tenggara Ringkus Pelaku Curanmor ‎
Unit PPA Satreskrim Polres Aceh Tenggara Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana mengakibatkan Korban Meninggal ke Kejaksaan
Maulid Nabi di SMAN 1 Lawe Sigala-gala, Perkuat Akhlak dan Karakter Siswa

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 09:40 WIB

Ciptakan Rasa Aman Terhadap Wisatawan Terkait Erupsi Sinabung,Satpamobvit Polres Karo Patroli Wisata

Sabtu, 5 September 2026 - 12:56 WIB

Bulog Karo Gelar Pasar Murah, Beras SPHP Dipastikan Tersedia di Kabanjahe

Jumat, 4 September 2026 - 01:05 WIB

Bupati Karo Kunjungi Kembali Posko Tempat Penampungan Sementara Warga Terdampak Erupsi Sinabung

Jumat, 4 September 2026 - 00:56 WIB

Identitas Teridentifikasi, Pemkab Karo Pulangkan Anak Asal Serdang Bedagai

Jumat, 4 September 2026 - 00:41 WIB

Terkait Erupsi Gunung Sinabung Bupati Karo Bersama Pangdam I/BB Bahas Strategi dan Kesiapsiagaan Pasukan 

Kamis, 3 September 2026 - 19:44 WIB

Kapolres Karo Cek Pengungsian Sinabung, Pastikan Dapur Umum dan Kebutuhan Warga Terlayani

Rabu, 2 September 2026 - 18:02 WIB

Peduli Erupsi Gunung Sinabung,Pemerintah Bersama Bulog Salurkan Bantuan Beras

Rabu, 2 September 2026 - 07:41 WIB

320 Warga Kuta Tengah Dievakuasi Imbas Erupsi Gunung Sinabung

Berita Terbaru