Kutacane – Dalam rangka menyemarakkan perhelatan akbar sepak bola dunia, Polres Aceh Tenggara di bawah kepemimpinan AKBP Yulhendri menyiapkan Gedung 38 Setia sebagai lokasi nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 bagi masyarakat Aceh Tenggara.
Kegiatan nobar tersebut direncanakan menjadi sarana hiburan sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara jajaran kepolisian dan masyarakat. Antusiasme warga terhadap ajang sepak bola terbesar di dunia itu menjadi salah satu alasan Polres Aceh Tenggara menghadirkan fasilitas nobar yang nyaman dan aman untuk dinikmati bersama.
Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, SH., S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa kegiatan nobar ini bukan hanya sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi wadah memperkuat kebersamaan, persatuan, dan komunikasi yang harmonis antara Polri dan masyarakat.
“Momentum Piala Dunia merupakan ajang yang dinantikan masyarakat dari berbagai kalangan. Melalui kegiatan nobar ini, kami ingin menghadirkan suasana yang penuh kebersamaan serta mempererat hubungan antara Polres Aceh Tenggara dengan masyarakat,” ujarnya.
Gedung 38 Setia yang dipilih sebagai lokasi nobar telah dipersiapkan dengan berbagai fasilitas pendukung agar masyarakat dapat menyaksikan pertandingan dengan nyaman. Selain menyediakan layar besar dan sistem suara yang memadai, personel kepolisian juga akan melakukan pengamanan selama kegiatan berlangsung guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Menurut Kapolres, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui pendekatan humanis. Dengan berkumpul bersama menyaksikan pertandingan sepak bola, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih baik serta tercipta suasana kekeluargaan yang erat.
Masyarakat Aceh Tenggara menyambut positif rencana tersebut. Banyak warga mengaku senang karena dapat menikmati pertandingan Piala Dunia secara bersama-sama tanpa harus pergi jauh atau mengeluarkan biaya besar. Selain menjadi hiburan, nobar juga dinilai mampu meningkatkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Sejumlah tokoh masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada berbagai momentum penting lainnya. Mereka menilai kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial dan hiburan menjadi langkah positif dalam membangun kepercayaan publik.
Dengan disiapkannya Gedung 38 Setia sebagai pusat nobar Piala Dunia 2026, Polres Aceh Tenggara menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam menciptakan ruang kebersamaan yang bermanfaat bagi seluruh warga.
Ajang nobar Piala Dunia ini diperkirakan akan menjadi salah satu pusat keramaian masyarakat Aceh Tenggara selama berlangsungnya turnamen. Polres Aceh Tenggara mengimbau seluruh masyarakat yang hadir agar tetap menjaga ketertiban, keamanan, serta menjunjung tinggi sportivitas dalam mendukung tim favorit masing-masing demi terciptanya suasana yang aman, nyaman, dan penuh kegembiraan.(Red)




























