World Bank Tinjau Pengelolaan Sampah Cimahi, Bahas Optimalisasi TPST Santiong

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 20:13 WIB

50133 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIMAHI, ANALISANEWS – Pemerintah Kota Cimahi menerima kunjungan kerja Central Project Implementation Unit (CPIU), Central Project Management Unit (CPMU), serta tim World Bank dalam rangka kegiatan Implementation Support Mission (ISM) Program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP), Senin (18/5/2026). Kegiatan diawali dengan audiensi dan diskusi di Mal Pelayanan Publik Kota Cimahi, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lapangan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Santiong.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus penguatan implementasi program pengelolaan sampah perkotaan yang selama ini dijalankan Pemerintah Kota Cimahi bersama pemerintah pusat dan World Bank. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Dalam Negeri,  Kementerian PPN/Bappenas, tim pendamping ISWMP, serta jajaran Pemerintah Kota Cimahi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam percepatan penanganan persoalan sampah di Kota Cimahi. Menurutnya, pengelolaan sampah saat ini menjadi tantangan serius bagi daerah perkotaan, terutama dengan kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti yang telah mengalami kelebihan kapasitas.

“Atas nama Pemerintah Kota Cimahi, kami menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan World Bank atas dukungan melalui Program ISWMP. Dukungan ini sangat penting dalam membantu Kota Cimahi memperkuat sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ngatiyana menegaskan, Pemerintah Kota Cimahi terus mendorong kebijakan Zero to TPA melalui pengurangan sampah dari sumber, pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali sampah sebelum berakhir ke tempat pembuangan akhir. Pengelolaan sampah ini dilakukan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Pada aspek pengelolaan sampah di hulu, Pemerintah Kota Cimahi mendorong pemberdayaan masyarakat melalui kebijakan Hari Organik dan Hari Anorganik, serta pelibatan seluruh ASN dalam pembinaan pengelolaan sampah di tingkat RT. Sedangkan dalam aspek teknis operasional, Kota Cimahi telah mengoperasikan TPST Santiong dan beberapa TPS 3R di berbagai wilayah, serta melakukan peningkatan kapasitas TPS eksisting guna meningkatkan efektivitas pengolahan sampah.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kota Cimahi juga menyatakan kesiapan untuk mengoptimalkan kapasitas pengolahan sampah di TPST Santiong hingga 85 ton per hari dan TPST Lebaksaat sebesar 10 ton per hari. Optimalisasi itu akan didukung dengan penambahan mesin pengolahan baru yang direncanakan mulai direalisasikan pada pertengahan tahun ini.

“TPST Santiong dan Lebaksaat selama ini masih dalam tahap uji coba dan evaluasi. Ke depan akan dilakukan peningkatan kapasitas dan penyempurnaan fasilitas agar operasional pengolahan sampah bisa berjalan lebih maksimal,” kata Ngatiyana.

Selain peningkatan kapasitas TPST utama, Pemerintah Kota Cimahi juga berencana memperkuat pengolahan sampah berbasis kawasan melalui penyediaan mesin pengolahan skala kecil di sejumlah wilayah. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat target pengurangan sampah yang dibuang ke TPA.

“Target kami jelas, yaitu mengurangi sampah semaksimal mungkin sebelum dibuang ke TPA. Karena itu, kami terus mendorong pengolahan sampah dari tingkat wilayah hingga kota,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ngatiyana juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah berkelanjutan. Ia mengajak masyarakat membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah agar proses pengolahan dapat berjalan lebih efektif.

Sementara itu, melalui Program ISWMP, Kota Cimahi juga memperoleh dukungan penguatan sarana operasional berupa kendaraan pengangkut sampah, mobil pikap, hingga motor sampah yang akan digunakan untuk mendukung operasional pengelolaan sampah di lapangan.

Tak hanya fokus pada aspek teknis, Pemerintah Kota Cimahi juga melakukan penguatan kelembagaan melalui penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada UPTD Pelayanan Persampahan serta penguatan regulasi terkait pengelolaan sampah dan retribusi daerah.

Kegiatan Implementation Support Mission ini diharapkan menjadi ruang evaluasi dan dialog bersama antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan mitra pembangunan untuk memastikan seluruh infrastruktur dan sistem pengelolaan sampah yang dibangun dapat berjalan optimal, efektif, dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kota Cimahi optimistis target pengurangan sampah dan kebijakan Zero to TPA dapat diwujudkan secara bertahap, sekaligus menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Ipung).

 

Sumber : Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi

Berita Terkait

Sidak Underpass Cimahi, KDM Tanyakan Kepastian Upah Pekerja
Wali Kota Cimahi Ngatiyana Saksikan Pemusnahan 133 Kilogram Tembakau Sintetis dan Ribuan Barang Bukti
Wali Kota Cimahi Ngatiyana Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Lanud Husein Sastranegara
Pemkot Cimahi Peringati HAN 2026, Kukuhkan Forum Anak Jati Mandiri
Pemkot Cimahi Perluas Layanan Kesehatan Melalui Rawat Jalan Sore
Cimahi Deklarasikan Rumah Ibadah Ramah Anak 2026
Ngatiyana: Saatnya Bekerja untuk Iklim, Cimahi Perkuat Kolaborasi Atasi Sampah
Pemkot Cimahi Kukuhkan 127 PNS Baru di Techno Park

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Kuasa Hukum Sebut Harga Lelang Tak Wajar, Kasus Gugatan PMH Terus Berlanjut

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Ardiansyah Saragih Apresiasi Kapolri: Polri Tunjukkan Kinerja Gemilang dalam Pengungkapan 1,1 Ton Sabu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Doa dan Kebersamaan di Sela Rutinitas Puasa Senin-Kamis Masjid Jamik Kebun Bunga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Rutan Tanjung Pura Kembangkan Lahan Adaptif Cuaca

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:29 WIB

Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Puluhan Hektare Galian C di Cibarusah Disorot, GANAS Minta Legalitas dan Dokumen Lingkungan Diaudit

Berita Terbaru