Preman Beraksi di Dalam Polda Metro Jaya, Ketua DPW Fanst Respon Aceh: Ini Tamparan Keras untuk Polri!

ANALISA NEWS

- Redaksi

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:44 WIB

50125 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh – Insiden brutal yang terjadi di dalam ruang pemeriksaan Direktorat Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak (Dittipid PPA-PPO) Polda Metro Jaya menuai kecaman keras dari berbagai pihak.

Faisal Amsco, pria asal Kota Langsa yang kini menetap di Kebayoran, Jakarta Selatan, diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pria yang disebut-sebut sebagai preman suruhan, Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama kuasa hukumnya, RI Marpaung SH MH, tengah menjalani proses konfrontasi dengan penyidik. Namun secara tiba-tiba, suasana berubah mencekam ketika sekelompok pria masuk dan melakukan penyerangan secara brutal di dalam ruangan yang seharusnya menjadi tempat paling aman dalam penegakan hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat itu Fahd Arafiq yang juga hadir dalam proses konfrontasi diduga tidak datang sendiri, melainkan bersama puluhan pria dengan penampilan intimidatif. Kehadiran mereka memicu ketegangan hingga berujung pada aksi kekerasan.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua DPW Fanst Respon Counter Polri Nusantara Provinsi Aceh, Agus Suriadi, mengecam keras insiden tersebut. Ia menilai peristiwa ini merupakan tamparan serius terhadap institusi penegak hukum.

“Ini bukan kejadian biasa. Jika benar pengeroyokan terjadi di dalam kantor polisi, ini adalah kegagalan serius dalam menjaga keamanan dan wibawa hukum. Negara tidak boleh kalah dengan premanisme,” tegas Agus Suriadi.

Agus juga mendesak agar Kapolda Metro Jaya dan jajaran segera mengambil langkah tegas, termasuk mengusut tuntas siapa dalang di balik pengeroyokan tersebut.

“Kami mendesak Polri untuk tidak tebang pilih. Siapapun yang terlibat, termasuk jika ada oknum yang membiarkan kejadian ini, harus diproses hukum. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan,” lanjutnya.

Ia juga menekankan bahwa ruang pemeriksaan kepolisian merupakan simbol keadilan dan perlindungan hukum, sehingga tidak boleh dinodai oleh tindakan kekerasan apalagi oleh kelompok preman.

“Kalau di dalam kantor polisi saja tidak aman, lalu rakyat harus mencari keadilan ke mana?” pungkasnya dengan nada keras.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Metro Jaya belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun pihak-pihak yang telah diamankan.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan diharapkan segera mendapat penanganan serius demi menjaga marwah institusi Polri serta rasa aman masyarakat.

Berita Terkait

Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Ucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kapolda Aceh
Bea Cukai Aceh Turut Bahas Sekuritas Bandara Sultan Iskandar Muda
Bea Cukai Aceh Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp1,83 Miliar
Nomor 0811683833 Milik Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Diduga Diretas, Masyarakat Diminta Waspada
SK Fungsional Terbit Setelah Dilantik Jadi Irban, Pengangkatan Abdullah di Inspektorat Aceh Disorot Pengamat Hukum
Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi
Serentak di 36 Kota, POGI Aceh dan Pegadaian Gelar Merdeka Stunting 2026
Kaukus Nusantara Desak Pemekaran ALA dan ABAS Jadi Solusi Jaga Keutuhan NKRI Pasca-Kericuhan di Aceh

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 08:27 WIB

Klarifikasi Resmi Isu Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong: Kakanwil Ditjenpas Jabar Sebut Lokasi Tersebut Rumah Dinas Asimilasi

Selasa, 22 September 2026 - 17:43 WIB

Puluhan Personel TNI, Polri dan BNNK Razia Lapas Pancur Batu, Ratusan Warga Binaan dan Petugas Jalani Tes Urine

Senin, 21 September 2026 - 11:03 WIB

‎Milad ke-7, Pelita Konstitusi Resmi Luncurkan Pilarsatuarah.com dan Buku Hukum Pidana Anak ‎

Sabtu, 19 September 2026 - 21:17 WIB

Dari Warung Kopi ke Posko Kesehatan: Cerita Dedi Cemot yang Makin Semangat Hidup Sehat Sejak Adanya PKL Mahasiswa Keperawatan Universitas Imelda ke Blok 6 Helvetia

Sabtu, 19 September 2026 - 09:18 WIB

Perketat Pengamanan, Rutan I Medan Terjunkan Ratusan Personel APH Gabungan Lancarkan Razia dan Tes Urine Warga Binaan

Sabtu, 19 September 2026 - 00:20 WIB

Lahan Nameng Jadi Sorotan, PT Aplus Pacific: Selesaikan dengan Data, Bukan Framing

Jumat, 18 September 2026 - 13:32 WIB

Perkuat Keamanan, Lapas Sibolga Gandeng APH Laksanakan Razia Gabungan Kamar Hunian

Jumat, 18 September 2026 - 09:46 WIB

Dinilai Tak Mampu Bangun Sinergi dengan Media, Ketua AJMI dan Pokja Media Online Minta Pangdam I/BB Evaluasi Kasi Media Online

Berita Terbaru

KARO

Polres Karo Gelar Syukuran Hari Jadi Lalu Lintas ke-71

Jumat, 25 Sep 2026 - 12:56 WIB