Langkah Damai di Bumi Panipahan: Kapolda Riau Minta maaf Pasca Unjuk Rasa Hadir Dengarkan dan Pulihkan Kepercayaan Publik

ANALISA NEWS

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 02:52 WIB

5073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rokan Hilir-Riau, – Usai mengukuhkan Duta Anti Narkoba Polda Riau di Pekanbaru, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan melanjutkan rangkaian kegiatan dengan turun langsung ke Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah cooling system pasca aksi unjuk rasa yang sempat terjadi, sekaligus upaya membangun kembali kepercayaan publik dan memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah pesisir tersebut.

Kapolda hadir bersama Danrem 031/Wira Bima Brigjen Agustatius Sitepu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, serta jajaran Pejabat Utama Polda Riau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Bupati Rokan Hilir Bistamam, Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama Panipahan.

Setibanya di Panipahan, Kapolda dan rombongan langsung melaksanakan silaturahmi dan dialog terbuka bersama masyarakat.

Forum ini menjadi ruang penyampaian aspirasi sekaligus refleksi bersama atas peristiwa yang terjadi sebelumnya.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Herry secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Panipahan.

“Secara pribadi maupun sebagai Kapolda Riau, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Panipahan. Kami juga menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu,” ujar Irjen Herry.

Menurutnya, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi serius bagi institusi Polri, khususnya dalam menjawab ekspektasi masyarakat terhadap penanganan narkoba.

“Kami menyadari bahwa apa yang terjadi tidak terlepas dari ketidakpuasan masyarakat. Ini menjadi evaluasi bagi kami bahwa masih ada kekurangan dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” lanjutnya.

Ia juga menekankan bahwa peristiwa Panipahan harus dimaknai sebagai momentum perubahan.

“Peristiwa ini menjadi wake-up call bagi kami. Pengingat keras agar kami benar-benar hadir di tengah masyarakat, mendengar, memahami, dan menindaklanjuti setiap permasalahan secara nyata,” kata lulusan Akpol 1996 ini.

Dalam dialog tersebut, Kapolda mengungkap bahwa salah satu akar persoalan yang ditemukan di lapangan adalah belum terbangunnya komunikasi yang kuat antara aparat dan masyarakat.

Untuk itu, ia meminta agar ke depan dibangun mekanisme komunikasi yang lebih terbuka, termasuk melalui forum bersama maupun kanal komunikasi langsung antara tokoh masyarakat dan aparat.

Sebagai bagian dari langkah korektif, Irjen Herry juga menegaskan bahwa Polda Riau telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap personel di wilayah Panipahan, termasuk pergantian pejabat dan penempatan personel baru yang telah melalui pemeriksaan ketat.

“Kami sudah melakukan evaluasi dan pembenahan. Personel yang bertugas harus benar-benar bersih dan profesional. Ini komitmen yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolda bersama rombongan juga melakukan pengecekan terhadap personel yang baru ditempatkan, termasuk pelaksanaan tes urine sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat.

Selain pendekatan keamanan, Kapolda juga menekankan pentingnya solusi sosial dan ekonomi dalam menangani persoalan narkoba.

Salah satunya melalui pemberian bantuan mesin ketinting kepada masyarakat nelayan Panipahan.

“Kita tidak bisa hanya bicara penindakan. Kita juga harus membantu masyarakat agar memiliki alternatif ekonomi yang lebih baik. Ketika ekonomi bergerak, maka ruang bagi narkoba akan semakin sempit,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Pasar Induk Panipahan, di mana Kapolda bersama para Duta Anti Narkoba memberikan imbauan langsung kepada masyarakat serta membagikan kaos kampanye anti narkoba.

Selanjutnya, Kapolda juga mengunjungi Yayasan Perguruan Kartini Panipahan untuk memberikan edukasi kepada para pelajar dalam program Sekolah Bersinar (Bersih dari Narkoba).

Dalam kesempatan tersebut, para duta mengajak generasi muda untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba serta menyelesaikan persoalan secara musyawarah tanpa kekerasan.

Rangkaian kegiatan ditutup di kawasan Pekong Imigrasi Panipahan dengan pengukuhan Duta Anti Narkoba tingkat kecamatan serta penyerahan bantuan mesin ketinting secara simbolis kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolda kembali menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas dan menghindari tindakan anarkis dalam menyampaikan aspirasi.

“Kalau ada persoalan, jangan diselesaikan dengan merusak atau melakukan tindakan anarkis. Serahkan kepada aparat penegak hukum. Kita harus mengedepankan musyawarah dan dialog,” tegasnya.

Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh adat, untuk turut mengambil peran dalam menyejukkan suasana dan membangun kembali harmoni sosial di Panipahan.

“Kami ingin tidak ada lagi jarak antara Polri dan masyarakat. Kita harus membangun kepercayaan, komunikasi, dan kerja sama yang kuat demi menciptakan Panipahan yang aman, kondusif, dan bersih dari narkoba,” tutupnya.

Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui Whatsapp Satgas Aduan Narkoba Polda Riau 08136306547.

Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.

PRESS RELEASE, Kamis, 16 April 2026, Nomor: 195/lV/HUM.6.1.1/2026/Bidhumas Polda Riau.

Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., Kabid Humas Polda Riau

Sumber: Humas Polda Riau

(Ros.H)

Berita Terkait

Kuasa Hukum Sebut Harga Lelang Tak Wajar, Kasus Gugatan PMH Terus Berlanjut
Ardiansyah Saragih Apresiasi Kapolri: Polri Tunjukkan Kinerja Gemilang dalam Pengungkapan 1,1 Ton Sabu
UPT Pemasyarakatan se-Tanjung Gusta Medan Bersinergi Melaksanakan Penanaman Pohon: Lapas Kelas I Medan Lanjutkan Aksi dengan Panen Jagung
Doa dan Kebersamaan di Sela Rutinitas Puasa Senin-Kamis Masjid Jamik Kebun Bunga
Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir
Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Rutan Tanjung Pura Kembangkan Lahan Adaptif Cuaca
Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga
Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Bupati Ngamuk, Bantuan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat Ternyata Rongsokan, Jalan Baru Ditimbun Langsung Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Ironi di Desa Kuning 1 Bambel: Saat Gubernur Aceh Dituding Tak Peduli, Warga Justru Memanggil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di HKBP Maranatha,, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Alat Berat Bantuan PRR Rusak, Bupati Aceh Tenggara Kecewa Pada Vendor

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:05 WIB

Ada Apa dengan Kematian Cepat Ishak Alias Ical Setelah Diamankan Tim Gabungan Lapas dan Polres, Standar Penanganan Medisnya Dipertanyakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Polres Aceh Tenggara Sentuh Hati Penghuni Rutan Lewat Siraman Rohani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Seorang Perempuan dengan 34 Paket Sabu

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas, Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Sambangi Masyarakat Desa Pulonas

Berita Terbaru