Kirab Budaya Iringi Peresmian Museum Talaga Manggung

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:36 WIB

5031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJALENGKA ||ANALISANEWS.ID 

Peresmian Museum Talaga Manggung pada Senin, 3 Agustus 2026, berlangsung meriah, aman, dan penuh khidmat. Ribuan masyarakat memadati kawasan Keprabon Talaga Manggung untuk menyaksikan rangkaian acara yang menjadi bagian dari Gelar Budaya Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung 2026.

Salah satu agenda yang paling menyita perhatian adalah Kirab Ratu Simbar Kencana menggunakan Kereta Kuda Kencana. Kirab budaya tersebut menjadi daya tarik utama sekaligus simbol penghormatan terhadap sejarah Kerajaan Talaga Manggung. Demi menjamin kelancaran dan keselamatan seluruh peserta maupun pengunjung, panitia bersama aparat keamanan menerapkan pengamanan ekstra ketat sepanjang rangkaian kegiatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peresmian Museum Talaga Manggung dilakukan oleh TB Hasanuddin, salah seorang keturunan Kerajaan Talaga Manggung sekaligus penggagas renovasi gedung museum hingga akhirnya dapat diresmikan. Kehadiran museum ini diharapkan menjadi pusat pelestarian sejarah, budaya, dan edukasi bagi generasi muda agar mengenal lebih dekat perjalanan Kerajaan Talaga Manggung beserta nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Majalengka Eman Suherman, unsur Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, serta berbagai tamu undangan dari kalangan pemerintahan, budayawan, tokoh masyarakat, dan masyarakat adat.

Dalam sambutannya, Bupati Eman Suherman menegaskan bahwa tradisi Nyiramkeun Pusaka bukan sekadar ritual adat, melainkan bentuk penghormatan kepada leluhur yang telah menjaga dan mewariskan budaya selama berabad-abad.

“Tradisi Nyiramkeun merupakan bentuk penghormatan kepada para leluhur, sekaligus upaya kita memelihara budaya yang telah terjaga selama bertahun-tahun,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Tradisi Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung sebelumnya telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Provinsi Jawa Barat, kemudian memperoleh pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

“Oleh karena itu, mari kita jaga, pelihara, rawat, dan terus kita kembangkan. Ketika kita melaksanakan tradisi ini, bukan hanya semata-mata menghormati leluhur, tetapi juga memperkuat persatuan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa,” kata Eman.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan berharap tradisi tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun.

“Mudah-mudahan kita semua dipanjangkan umur, disehatkan badan, dipenuhi keberkahan Allah Subhanahu wa Ta’ala, sehingga dapat kembali bertemu pada penyelenggaraan Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung di tahun yang akan datang,” tuturnya.

Peresmian Museum Talaga Manggung menjadi tonggak penting dalam pelestarian sejarah dan budaya Kabupaten Majalengka. Keberadaan museum ini diharapkan semakin memperkuat identitas budaya daerah sekaligus menjadi destinasi edukasi dan wisata budaya yang mampu memperkenalkan kekayaan warisan Talaga Manggung kepada masyarakat luas, baik dari dalam maupun luar daerah.**

Berita Terkait

Cimahi Gelar Program PENARI dan BIAS Akselerasi Kekebalan Kelompok
Ngatiyana: Penataan RSUD Cibabat Demi Akses Lebih Mudah
Ngatiyana Monitor Langsung Penyaluran Rastrada di Cigugur Tengah
CFD Cimahi Diserbu Ribuan Warga, Pemkot Jadikan Agenda Rutin Tiap Bulan untuk Olahraga dan UMKM
XTC Sexyroad Indonesia DPC Kabupaten Bekasi Gelar Aksi di Depan Pemkab, Soroti Kinerja DLH
SBNI Jawa Barat Kritik Gaya Gubernur Dedi Mulyadi Saat Sidak di Jalan Suci, Desak Tegakkan Etik Pejabat Publik
SBNI Soroti Lemahnya Pengawasan Lingkungan di Bandung, Dorong Evaluasi dan Penegakan Hukum Tegas
Estafet Kepemimpinan Polres Cimahi: AKBP Mochamad Faruk Rozi Resmi Dijabatkan, Pemkot Tekankan Penguatan Sinergi Lintas Wilayah

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Atap Bocor, Ruang Kelas MTsN 2 Aceh Tenggara Butuh Perhatian Pemerintah ‎

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:55 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Cek Kesiapan Polsek Babussalam, Tegaskan Pelayanan Harus Maksimal

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Zaini Bainullah Bawa Misi Besar, SMA Negeri Perisai Dibidik Kembali Berjaya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Pasca Kebakaran Ponpes Darul Mukhlasin, Kapolres dan Bupati Aceh Tenggara Turun Langsung Salurkan Bantuan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Ditjenbun Kementan RI Tinjau Potensi Kakao di Desa Kute Kuning 2 dan Desa Cinta Damai

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Kesempatan bagi Anak Yatim/Piatu: Gratis Sekolah, Makan, Minum dan Tinggal di Pesantren

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Subuh Keliling dan Jum’at Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Pererat Silaturahmi Bersama Forkopimda, Ulama, dan Masyarakat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:20 WIB

Perkuat Perang Melawan Narkoba, Kapolres Aceh Tenggara Tegaskan Satresnarkoba Harus Bergerak Hingga ke Akar Jaringan

Berita Terbaru